10 Buku Layanan Pelanggan Terbaik untuk Bisnis Anda

10 Buku Layanan Pelanggan Terbaik untuk Bisnis Anda

Seorang business owner (pemilik bisnis), team leader, supervisor CS, dan customer service untuk jadi terus berkembang, harus selalu upgrade skill dan knowledge, salah satunya dengan membaca buku layanan pelanggan.

Membaca buku terkait layan pelanggan bisa sebagai sumber informasi, rujukan, atau inspirasi ketika melayani pelanggan lebih terstruktur.

Meskipun ada kondisi di lapangan yang mungkin saja konsep, teknik, dan taktiknya masih belum diulas dalam sebuah buku.

Dari pengalaman penulis membaca berbagai jenis buku, terutama yang bergenre bisnis, tech startup, sampai customer relationship.

Dari 10 buku-buku inilah kita akan sama-sama mengambil bahan pelajaran (lesson learned).

Seperti bagaimana cara terbaik praktisi atau business owner perusahaan kelas dunia tersebut meningkatkan kualitas layanannya.

crm banner 2

Berikut adalah 10 buku layanan pelanggan terbaik hasil rekomendasi dari kami tim CRM.id.

Rekomendasi ini bisa jadi referensi untuk Anda pemilik bisnis, supervisor customer service, manajer operasional, sampai customer service sendiri.

Peran Buku Layanan Pelanggan Penting untuk Bisnis

Saat ini orang-orang dan beberapa perusahaan mengandalkan pelatihan atau pengalaman lapangan semata.

Ada juga yang sering menggunakan video-video panjang di YouTube untuk mempelajari bagaimana cara melayani pelanggan yang baik.

Tidak salah, tapi kalau ditambah lagi menggunakan buku sebagai salah satu referensi, bisa memperlengkap knowledge dan langkah awal peningkatan skill.

Selain itu, buku menawarkan pandangan yang luas dan terstruktur yang bisa Anda pakai untuk bahan inspirasi sesuai kondisi real saat melayani pelanggan.

Beberapa alasan pentingnya buku layanan pelanggan Anda:

Pertama, Anda Belajar dari Case Study Secara Langsung

Banyak buku ditulis berdasarkan pengalaman langsung oleh praktisi ketika membangun budaya layanan di perusahaan besar.

Jadinya Anda bisa mengambil pola umum seperti konsep yang mereka pakai, bagaimana menerapkan teknik, apa saja strategi yang mereka pakai, bagaimana case study, kesalahan yang mereka lakukan, dan hasil yang mereka peroleh.

Kedua, Buku Membantu Merapikan Berbagai Jenis Metode yang Ada Jadi Sistem

Penulisan buku itu biasanya menyusun berbagai konsep, teknik, dan strategi yang berbagai jenis itu jadi lebih sistematis, yang membangun 

Apalagi layanan pelanggan di lapangan itu adalah beberapa metode yang sudah tersusun rapi jadi sebuah sistem.

Jadi sangat cocok jika inspirasinya dari buku ini untuk kebutuhan Anda jadi CS yang lebih baik.

Peran Buku Layanan Pelanggan Penting untuk Bisnis

Ketiga, Buku Memberikan Framework yang Bisa Diterapkan Ulang

Framework yang ada di buku bisa Anda terapkan ulang ke sistem pelayanan pelanggan.

Dengan menyesuaikan dengan tipe bisnisnya yaitu UMKM atau perusahaan besar.

Baca Juga: Growth Hacking: Dari Framework, Teknik, Hingga Strategi

10 Rekomendasi Buku Pelayanan Pelanggan Terbaik untuk Anda

Sekarang, kami akan memaparkan rekomendasi 10 buku yang cocok Anda gunakan untuk pelayanan pelanggan.

Buku-buku ini penulis ulas berdasarkan apa yang sudah banyak dibahas di komunitas Goodreads, Amazon.com, dan pengalaman penulis membacanya.

1. The Customer Service Revolution – John R. DiJulius III

Buku Layanan Pelanggan - The Customer Service Revolution

Buku dengan judul lengkap The Customer Service Revolution: Overthrow Conventional Business, Inspire Employees, and Change the World ini menekankan pentingnya membangun budaya melayani.

Baik itu cara manajemen melayani/memperlakukan karyawan, karyawan memperlakukan karyawan lain atau saat melayani pelanggan.

Kalau dalam bahasa John DiJulius menjelaskan bagaimana perusahaan bisa menciptakan service obsession di seluruh struktur organisasi perusahaan.

Artinya, semua departemen bukan hanya customer service bertanggung jawab atas pengalaman pelanggan.

Insight utama dari buku ini adalah perlunya standar layanan yang terdokumentasi jelas dan terukur.

Jadi buku ini cocok buat business owner, manajer operasional, supervisor customer service, dan customer service sendiri.

Nantinya mereka bisa mengambil insight bagaimana cara memperlakukan tim lain dan customer sendiri.

Mulai dari menetapkan standar pengalaman pelanggan di setiap touchpoint, lalu latih tim secara berkala.

2. Delivering Happiness – Tony Hsieh

Buku Layanan Pelanggan - Delivering Happiness

Buku yang berjudul lengkap Delivering Happiness: A Path to Profits, Passion, and Purpose ini menceritakan perjalanan CEO Zappos ketika membangun Zappos menjadi salah satu perusahaan dengan layanan pelanggan terbaik.

Tony Hsieh menekankan bahwa kebahagiaan karyawan berbanding lurus dengan kebahagiaan pelanggan.

Dimana membangun budaya perusahaan yang kuat menjadi dasar atau landasan layanan pelanggan yang memuaskan.

Sebagaimana quotes dari Tony Hsieh di buku dan talkshownya,

To have an abundantly successful customer experience and support organization, your whole company needs to be on board. It needs to be built into your culture.

Yang artinya:

Untuk memiliki perusahaan dengan customer experience dan support yang sangat sukses, seluruh tim di perusahaan Anda perlu terlibat. Hal ini perlu dibangun ke dalam budaya perusahaan.”

Salah satu praktik terkenal Zappos adalah kebebasan agen call center untuk menghabiskan waktu selama mungkin dengan pelanggan, tanpa terpaku pada SOP.

Cocok untuk founder startup dan business owner yang ingin membangun budaya kuat dan berpengaruh pada layanan pelanggan.

Lesson learned yang bisa kita Ambil dari buku ini:

1. Bagaimana semangat entrepreneurship dan memperbaiki company culture bisa berdampak pada layanan pelanggan terbaik

2. Kecocokan dan ketepatan karyawan terhadap budaya perusahaan sangat penting seperti halnya mereka melayani pelanggan.

3. Kebahagiaan memang memantik kelancaran kerja. Artinya jika Anda bahagia, maka menangani pelanggan bukan jadi persoalan (karena itu memang passion atau ikigai Anda).

Baca Juga: Terapkan Motivasi Sales Berikut Agar Penjualan Tidak Lesu

3. The Effortless Experience – Matthew Dixon, Nick Toman dan Rick DeLisi

Buku Layanan Pelanggan - The Effortless Experience

Buku dengan judul The Effortless Experience: Conquering the New Battleground for Customer Loyalty ini membantah mitos bahwa untuk menciptakan loyalitas pelanggan, dengan cara-cara mengejutkan, dilebih-lebihkan,  bombastis atau clickbait.

Berdasarkan riset, loyalitas lebih dipengaruhi oleh faktor kemudahan ketika berinteraksi dan bertransaksi dengan sebuah bisnis.

Semakin kecil usaha/effort yang harus pelanggan keluarkan untuk menyelesaikan masalah, semakin tinggi kemungkinan mereka untuk berlangganan dan repeat order.

Konsep penting di buku ini antara lain customer effort score (CES).

Insight yang akan Anda peroleh dari buku ini adalah agar mengurangi hambatan saat berinteraksi dengan produk (bisa dari segi user experience dan packaging). 

Dan coba sederhanakan prosesnya supaya pelanggan tidak butuh mengeluarkan banyak waktu dan effort, seperti menyederhanakan satu halaman form panjang menjadi 3 langkah

Buku ini cocok dibaca untuk :

  • Tim customer support dan service
  • Pengelola call center
  • Manajer customer experience

4. Be Our Guest – The Walt Disney Company

Buku ini membedah bagaimana Disney menciptakan pengalaman pelanggan yang selaras dan punya pattern (pola) di seluruh taman hiburan mereka.

Disney tidak menyebut pelanggan sebagai customer, melainkan guest (tamu). Sedangkan kalau karyawan disebut cast member.

Semua istilah ini untuk membentuk mindset pelayanan yang benar-benar prima dan memberikan dampak ke customer.

Yang menarik, Disney memiliki sistem detail untuk memastikan standar pengalaman tetap terjaga di setiap lokasi.

Sebab itu detail kecil yang dilakukan Di buku ini membentuk pengalaman yang justru jauh lebih besar dan impactful.

Buku ini cocok untuk pebisnis retail, bagian F&B (food and beverage), dan perusahaan yang memiliki banyak cabang.

Baca Juga: Customer Base: Ini Jenis dan Cara Membangunnya

5. Hug Your Haters: How to Embrace Complaints and Keep Your Customers – Jay Baer

Buku Layanan Pelanggan - Hug Your Hater

Kalau zaman dulu ketika orang menyampaikan keluhan hanya ada customer service atau support yang tahu.

Tapi di era sekarang, keluhan pelanggan bisa mengekspresikan ketidakpuasan  (komplain) mereka lebih cepat dan lebih terbuka media sosial dan aplikasi-aplikasi review.

Jay Baer menjelaskan bahwa perusahaan harus merespons semua keluhan, baik online maupun offline, baik yang tipe offstage haters (haters dibalik layar) atau onstage haters.

Contoh-contoh yang Jay Bear berikan juga menyentuh dan lucu, seputar para haters yang mengamuk dan perusahaan yang menjadi gila karenanya.

Serta memberikan cerita-cerita inspiratif tentang perusahaan yang merespons dengan cepat danpenuh compassion.

Dari beberapa uraian penulis, kami melihat kalau pelanggan yang mengeluh sebenarnya memberi kesempatan untuk memperbaiki hubungan lebih baik lagi.

Jadi Anda jangan takut pada kritik. Sebaliknya, coba gunakan kritik tersebut sebagai bagian untuk membangun kepercayaan publik.

Untuk itu, buku ini sangat berguna untuk social media team, customer service, dan brand manager.

6. The Nordstrom Way – Robert Spector

Buku The Nordstrom Way

Buku yang berjudul lengkap The Nordstrom Way to Customer Service Excellence: A Handbook For Implementing Great Service in Your Organization ini membahas culture customer service yang sangat memuaskan dari Nordstrom.

Nordstrom terkenal dengan empowerment karyawan, dan dia highlight nilai-nilai penting yang kuat buat menciptakan pengalaman pelanggan terbaik.

Nilai-nilai itu seperti rasa hormat, kepercayaan (trust), kompensasi, dan kesenangan, yang jadi culture dasar dari pemberdayaan karyawan.

Buku ini sangat menekankan bagaimana keterlibatan karyawan menentukan pengalaman pelanggan.

Mereka memberi kebebasan pada staf untuk mengambil keputusan demi menyenangkan pelanggan, tanpa birokrasi berbelit-belit

Pada uraiannya sangat cocok diterapkan untuk bisnis retail, tapi bisa juga untuk bisnis lain.

Supervisor sales dan manajer frontline (CS, call center, dll) juga perlu menerapkan isi buku ini.

Baca Juga: Cara Supervisor Meningkatkan Penjualan & Mengelola Tim Sales

7. Raving Fans – Ken Blanchard dan Sheldon Bowles

Buku Layanan Pelanggan - Raving Fans

Ditulis dalam format cerita bisnis yang ringan, buku ini menjelaskan cara menciptakan kepuasan pelanggan sekaligus menjadikannya sebagai promotor atau advocate brand Anda.

Konsepnya secara umum ada tiga, yakni 

  • Tentukan visi layanan Anda, mau Anda arahkan ke mana
  • Ketahui apa yang pelanggan inginkan, kebutuhan, dan pain point mereka
  • Berikan added value dari yang Anda janjikan, sehingga melebihi ekspektasi mereka

Buku ini cocok untuk pelaku UMKM, Startup, dan beberapa bisnis jasa/services yang ingin meningkatkan layanan pelanggannya.

Dan membuat customer jadi lebih loyal/aktif mempromosikan.

8. Customer Experience 3.0 – John A. Goodman

Buku Customer Experience 3.0

Buku ini berfokus pada bagaimana pengalaman pelanggan yang berdampak langsung pada profit bisnis.

John Goodman menjelaskan hubungan antara komplain yang tidak terselesaikan dengan potensi kehilangan pelanggan dan reputasi brand.

Buku ini sangat berbasis data dan cocok untuk perusahaan yang ingin mengukur ROI (return on investment) dari investasi layanan pelanggan.

Sebagai manajer CX, tim eksekutif/manajemen, dan perusahaan skala menengah ke atas cocok menerapkan insight dari buku ini.

Baca Juga: Pahami Digital Customer Experience untuk Kepuasan Pelanggan

9. Outside In – Harley Manning dan Kerry Bodine

Buku Layanan Pelanggan - Outside In

Buku ini mengajarkan transformasi organisasi atau perusahaan menjadi lebih customer-centric.

Pendekatan outside in berarti melihat bisnis dari sudut pandang pelanggan, bukan dari struktur internal perusahaan saja.

Dalam artian buku ini memaparkan strategi budaya perusahaan yang berdampak pada strategi layanan pelanggan juga.

10. The Thank You Economy – Gary Vaynerchuk

Buku The Thank You Economy

Gary Vaynerchuk menjelaskan bagaimana media sosial mengembalikan bisnis ke era hubungan yang lebih personalized.

Hal ini menjadikan sebuah brand tidak lagi terlalu formal ketika memberikan pelayanan.

Pelanggan inginnya lebih ada interaksi yang natural dan memahami emosi mereka jauh lebih dalam serta lebih responsif.

Dari buku ini, kami menemukan, jika ingin membangun hubungan pelanggan yang lebih personalized, maka harus juga membangun hubungan melalui komunikasi dua arah.

Dan buku ini cocok dibaca oleh digital marketer, tim media sosial, dan customer support itu sendiri.

Baca Juga: Checklist Wajib Customer Service dalam Melayani Pelanggan

Cara Menerapkan Insight dari Buku ke Sistem Bisnis dan Layanan Pelanggan

Membaca buku memang bisa menambah perspektif baru di bidang yang Anda geluti, dalam hal ini bisnis dan layanan pelanggan. Tapi itu saja tidaklah cukup!

Anda harus melakukan beberapa langkah berikut supaya bisa menyatukan insight dari buku ke sistem layanan pelanggan Anda.

Pertama, buat standar layanan tertulis berdasarkan insight buku yang paling relevan dengan SOP atau standar kualitas layanan pelanggan Anda.

Kedua, Coba untuk mengintegrasikan Aplikasi CRM untuk mencatat seluruh komunikasi dan pengelolaan pelanggan agar mudah saat analisis dan penciptaan customer experience.

Ketiga, ukur KPI beberapa layanan customer service, seperti:

  • CSAT (Customer Satisfaction Score)
  • NPS (Net Promoter Score)
  • CES (Customer Effort Score)

Keempat, lakukan pelatihan rutin dengan mengacu beberapa poin penting dari buku dan kontekstualisasikan dengan kebutuhan.

Kelima, evaluasi secara terus menerus apa yang ada di buku dengan apa yang sudah Anda terapkan ke sistem pelayanan pelanggan. Ukur dan hitung dampaknya seperti apa.

Aplikasi WhatsApp CRM (CRM.id)

Baca Juga: 7 Contoh Continuous Improvement pada Customer Service

Kesimpulan

10 buku layanan pelanggan yang sudah kami paparkan menawarkan perspektif dan luas bagaimana sebuah bisnis mengelola layanan pelanggan.

Perspektif yang berbeda itu mulai dari membangun budaya perusahaan, kemudahan layanan, penanganan komplain,sampai transformasi menjadi customer-centric.

Jika Anda pemilik UMKM, Anda bisa membaca buku seperti Raving Fans atau Hug Your Haters.

Apabila Anda adalah customer service, Anda bisa membaca The Effortless Experience, The Customer Service Revolution, dan Customer Experience 3.0.

Sedangkan jika Anda manajer atau eksekutif, Outside In dan Customer Experience 3.0 bisa menjadi referensi strategis.

Tapi, at the end of the day, buku layanan pelanggan apapun yang Anda baca adalah bagaimana Anda bisa membawa perubahan pelayanan pelanggan di perusahaan jadi lebih bagus dan memuaskan.

Biar semakin komplit kemudahan pelayanan pelanggan, ada Aplikasi CRM (CRM.id) yang bisa menangani seluruh aktivitas pengelolaan dan komunikasi pelanggan.

Aplikasi ini sedikit banyak telah menerapkan dari konsep-konsep yang ada di buku yang sudah kami ulas. Selain itu CRM.id juga berbasis pada WhatsApp Business API.

Jika misalnya Anda tertarik untuk mencoba, bisa memulainya dengan demo aplikasi CRM dengan layanan konsultasi selama 45 menit.

Namun, jika Anda sudah tertarik ingin langsung mencoba dan berlangganan bisa klik tautan daftar berikut ini, hanya dengan Rp 40/pesan dan penggunaannya per pemakaian.

Tanpa biaya tambahan dan sudah mendapatkan unlimited agent, message, dan user.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

20 − 1 =