Begini Cara Menyembunyikan Status WA dari Orang Lain

Begini Cara Menyembunyikan Status WA dari Orang Lain

Cara menyembunyikan status WA dari orang lain sangat penting untuk memisahkan privasi yang ingin orang atau kontak kita ketahui dan tidak.

Berkembangnya fungsi WhatsApp dari cuma perpesanan personal sampai mewadahi kebutuhan bisnis.

Sehingga Anda harus memisahkan status WA untuk kebutuhan keduanya supaya lebih rapi dan navigasinya lebih mudah.

Tapi bagi sebagian orang, terutama yang baru mencoba-coba bisnis dengan skala rumahan atau mikro, yang distribusinya masih menggunakan WA personal, aktivitas bisnis dan pribadi masih campur aduk.

Seringkali harus repot mengecualikan status dari kontak yang tidak berkaitan dengan kehidupan personal.

Agar menjaga hubungan baik dengan customer sama pentingnya dengan menjaga hubungan dengan kontak personal.

Artikel dari CRM.id (aplikasi CRM dan WhatsApp API Official) ini akan membahas panduan cara menyembunyikan status WA dari orang lain itu langkah demi langkahnya.

Kenapa Privasi Status WhatsApp Sangat Penting?

Kenapa Privasi Status WhatsApp Sangat Penting

Pertanyaaan yang biasanya muncul, kenapa privasi status WA diciptakan dan penting untuk penggunanya?

Jawaban simplenya pasti untuk melindungi privasi penggunaan status WA (stories), untuk siapa saja yang boleh melihat dan tidak boleh.

Selain untuk penggunaan personal, privasi stories juga berlaku untuk penggunaan WA Business.

Menurut laporan dari lembaga riset komunikasi digital pada awal tahun 2026, lebih dari 72% pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Asia Tenggara menggunakan nomor WhatsApp pribadi mereka untuk melayani customernya.

Bayangkan jika Anda tiap harinya fokus promosi produk dan menangani closingan atau deal dengan customer dan klien.

Tiba-tiba ada satu waktu memposting status keluhan tentang pekerjaan atau membagikan meme yang tidak pantas dan jelas (absurd) dan mereka melihatnya.

Kepercayaan customer dan klien yang sebelumnya dibangun berbulan-bulan seketika mikir, “kok begini ya dia” dalam kurun waktu story 24 jam tayangan status tersebut, bahkan sekalipun sudah hilang storynya.

Dengan menerapkan cara menyembunyikan status WA yang tepat membuat Anda bisa:

1. Melakukan Segmentasi Audience

Di CRM, kita membagi customer atau nomor kontak berdasarkan tingkatan (cold prospect, warm, dan hot, serta loyal customer).

Anda bisa membagikan katalog promosi hanya kepada loyal customer melalui status WA.

2. Menjaga Batasan Profesional

Memastikan kalau investor atau rekan bisnis tidak melihat pembaruan kehidupan pribadi Anda yang tidak relevan dengan hubungan kerja.

3. Melindungi Data Sensitif

Menghindari pencurian identitas atau penyalahgunaan lokasi terkini oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan di daftar kontak Anda.

Baca Juga: Cara Membuat Backup Whatsapp di Android dan iPhone

Cara Menyembunyikan Status WA dari Orang Lain

Cara Menyembunyikan Status WA dari Orang Lain

Aplikasi WhatsApp telah mendesain privasi yang sangat tepat untuk pengguna awam sekalipun.

Setting ini berlaku secara general, baik Anda menggunakan WhatsApp Messenger biasa atau WhatsApp Business.

Berikut ini metode untuk mengatur siapa saja yang berhak melihat pembaruan harian Anda.

1. Cara Agar Status WA Tidak Dilihat Orang Tertentu

Metode pertama ini sangat cocok jika Anda memiliki daftar kontak seperti teman dan keluarga.

Tapi ada beberapa klien, customer, bos, atau rekan kerja yang ingin Anda kecualikan.

Berikut ini cara-caranya ketika menggunakan device Android atau iPhone.

Langkah-langkah menyembunyikan status WA untuk pengguna Android:

  • Buka aplikasi WhatsApp Anda
  • Pilih menu Pembaruan atau Updates (sebelumnya bernama tab Status)
  • Pencet ikon tiga titik vertikal di pojok kanan atas, lalu pilih opsi Privasi status atau Status privacy
  • Anda akan melihat tiga pilihan, yaitu “My contacts (kontak saya)”, “My contacts except… (Kontak saya kecuali…)”, “Only share with…. (hanya bagikan dengan…)”. Anda pilih opsi kedua, yakni Kontak saya kecuali…
  • Daftar kontak Anda akan terbuka. Centang nama-nama orang yang tidak Anda inginkan untuk melihat status Anda (misalnya bos, customer A, karyawan B)
  • Ketuk ikon centang hijau di pojok kanan bawah untuk menyimpan pengaturan dan pengaturan sudah terupdate (setting updates)

Langkah-langkah untuk pengguna iPhone (iOS):

Untuk penggunaan iOS tidak terlalu berbeda dengan cara-cara seperti menggunakan Android.

  • Buka WhatsApp dan masuk ke menu pengaturan di pojok kanan bawah
  • Pilih menu Privasi, kemudian ketuk Status
  • Pilih opsi Kontak Saya Kecuali…
  • Pilih nama-nama kontak yang ingin Anda blokir dari pembaruan status Anda, lalu pilih Selesai di pojok kanan atas

2. Cara Membagikan Status Hanya ke Kontak Pilihan

Cara Membagikan Status Hanya ke Kontak Pilihan

Jika pendekatan sebelumnya mengecualikan kontak yang tidak ingin melihat status WA Anda, maka bagian ini akan memberikan cara membagikan status ke kontak tertentu yang Anda pilih.

Lebih efisien daripada langkah sebelumnya, jika kebutuhan Anda hanya untuk orang-orang tertentu tanpa perlu memilih kontak yang dikecualikan.

Jauh lebih spesifik juga, sehingga lebih mudah untuk Anda navigasi sendiri.

Cara penerapannya sebagai berikut:

  • Masuk ke menu Privasi Status seperti pada langkah sebelumnya
  • Pilih opsi ketiga, yaitu Hanya bagikan dengan… (Only share with….)
  • Pilih siapa saja yang boleh melihat status WA (stories) Anda
  • Simpan pengaturan, dan terjadi perubahan

Cara ini adalah cara paling umum atau dasar dari fitur segmentasi customer di WA Business dan WA Business API.

Misalnya, Anda baru saja launching produk khusus untuk pelanggan VIP.

Anda bisa menggunakan opsi Hanya bagikan dengan… dan memilih 50 kontak pelanggan VIP Anda.

Mereka akan mendapat penawaran eksklusif yang relevan dan cocok dengan kebutuhan atau masalahnya, sementara ribuan kontak lain tidak perlu menerima promosi yang tidak relevan tersebut.

3. Pengaturan Privasi Bawaan (Default)

Jika Anda sama sekali belum pernah mengulik menu ini, WhatsApp secara otomatis menetapkan privasi Anda pada opsi Kontak saya.

Artinya, hanya orang yang nomornya Anda simpan, dan mereka juga menyimpan nomor Anda, yang bisa saling melihat status.

Jika Anda tidak menyimpan nomor seseorang, meski mereka menyimpan nomor Anda, mereka tidak akan bisa melihat pembaruan status WA Anda.

Untuk lebih detailnya Anda bisa mengunjungi Pusat Bantuan WhatsApp Cara Mengubah Pengaturan Privasi

Baca Juga: Cara Mengunci Aplikasi WA di HP Android, iOS dan Laptop

Strategi Integrasi Privasi (Cara Menyembunyikan Status WA) dengan Aplikasi CRM

Aplikasi CRM

Bagi pebisnis yang serius, mengelola ratusan bahkan ribuan kontak secara manual di HP akan berujung pada kelelahan, karena mengulang yang sifatnya administrasi.

Hal inilah untuk pengelolaan kontak di WhatsApp harus sinkron dengan software CRM perusahaan.

Tapi, kita harus melihat cara menyembunyikan status WA sebagai bagian dari customer lifecycle management.

1. Manajemen Label WhatsApp Business sebagai Pengganti CRM Mini

Jika bisnis Anda belum siap menggunakan software CRM seperti CRM.id, WhatsApp Business menyediakan fitur label ini.

Anda bisa menandai chat dengan label berwarna seperti lead baru, menunggu konfirmasi, atau sudah selesai.

Ketika Anda ingin memposting status berupa penawaran diskon penagihan, Anda bisa membuka daftar label, melihat siapa saja yang masuk dalam kategori menunggu konfirmasi, dan lain-lain.

Atau menggunakan fitur privasi Hanya bagikan dengan… untuk menargetkan orang-orang tersebut.

Sehingga menjauhkan Anda dari kesan terlalu agresif untuk customer yang sudah melunasi tagihan mereka.

2. Sinkronisasi Tagging Kontak Lewat Software CRM

Untuk perusahaan berskala menengah, integrasi antara kontak WhatsApp dan CRM perlu Anda perhatikan.

Ketika staf sales Anda memasukkan data customer baru ke dashboard CRM (misalnya CRM.id), pastikan terdapat format penamaan kontak.

Contoh penamaan yang biasa konsultan rekomendasikan:

B2B – Nama Perusahaan – Nama Klien (B2B – TechNova – Budi Santoso)

Dengan format penamaan kontak yang rapi, agen penjualan bisa dengan mudah mencari keyword B2B di pencarian saat mengatur pengecualian privasi status.

Ketertiban manajemen basis data inilah yang membuat eksekusi cara agar status WA tidak terlihat orang tertentu jadi sangat cepat, akurat, dan terhindar dari risiko salah target.

Baca Juga: Strategi Conversation Marketing yang Tepat untuk Bisnis

Menjawab Kekhawatiran Seputar Fitur Cara Menyembunyikan Status WA

Berikut ini jawaban dari beberapa kebingungan yang sering pengguna alami terkait sistem pemblokiran status ini:

1. Apakah orang yang kita kecualikan akan tahu kalau mereka diblokir dari status kita?

Tidak. Algoritma privasi WhatsApp Anda rancang agar proses ini berjalan adanya pemberitahuan atau notifikasi ke orang yang tidak Anda tujukan status WA.

Mereka hanya akan menganggap bahwa Anda sedang tidak mengupload status baru.

2. Apakah pengaturan privasi berlaku mundur untuk status yang sudah tayang?

Menjawab Kekhawatiran Seputar Fitur Cara Menyembunyikan Status WA

Jika Anda mengupload status pada pukul 08:00 pagi dengan setelan publik, lalu mengubah privasi menjadi mengecualikan orang A pada pukul 08:15.

Maka orang A masih bisa melihat status pukul 08:00 tersebut jika orang tersebut membuka aplikasinya di sela-sela waktu tersebut.

Perubahan privasi hanya akan berlaku untuk status yang diunggah setelah setting atau pengaturan baru tersimpan.

Jadi, pastikan Anda mengubah pengaturan privasi sebelum menekan tombol kirim.

3. Bagaimana pengaruh fitur baca (read receipts) pada status?

Apabila Anda mematikan fitur centang biru (read receipts), Anda bisa melihat status orang lain secara anonim (mereka tidak tahu Anda melihatnya).

Konsekuensinya, Anda juga tidak akan bisa melihat siapa saja daftar penonton yang telah melihat status Anda, meskipun Anda sudah mengatur target privasi secara spesifik.

Baca Juga: Apa Saja Fitur-fitur Yo WhatsApp, Bahaya, dan Solusinya?

Kesimpulan

Seperti itu lah penjelasan tentang cara menyembunyikan status WA yang CRM.id paparkan.

Tindakan menyembunyikan status tidak selamanya buruk, karena memang ada kalanya perlu menjaga privasi yang tidak perlu semua orang (kontak) ketahui.

Baik untuk kebutuhan personal atau untuk urusan profesional atau bisnis.

Cara menyembunyikan status WA sebagai salah satu dasar dari adanya proses segmentasi customer.

Dengan memahami antara metode Kontak saya kecuali… dan Hanya bagikan dengan…,

Anda bisa memisahkan persona untuk kehidupan personal dari urusan profesional dengan lebih mudah dan fleksibel.

crm banner 3

Di aplikasi CRM seperti CRM.id terdapat fitur-fitur lanjutan dari menyembunyikan status WA ini, yaitu segmentasi dengan label dan tagging sesuai warna.

Anda bisa mencoba demo aplikasi CRM (CRM.id) berikut, nantinya akan ada Zoom meeting 1-on-1 dengan senior consultant CRM.id.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

20 − nine =