35 Contoh CTA WhatsApp Unik yang Bisa Anda Coba

35 Contoh Jenis CTA WhatsApp Unik yang Bisa Anda Coba

Contoh CTA WhatsApp yang sangat biasa seperti “Hubungi kami”, “Klik link berikut” atau “Chat sekarang”, saat ini sudah kurang menarik lagi untuk meningkatkan chat dan penjualan.

Selain karena konteksnya tidak jelas (kurang deskriptif), juga kurang menarik perhatian calon pelanggan dan pelanggan untuk mengikuti ajakan tersebut.

Terlebih ketika kecepatan dan kemudahan akses informasi sudah sangat luas, pola komunikasi juga berubah, termasuk dalam hal pembuatan CTA (call to action).

CTA yang biasa (mainstream) itu tidak berhasil meningkatkan peluang calon pelanggan atau pelanggan untuk bertindak (klik tautan, menghubungi, dan lainnya).

Jadi Anda perlu membuat CTA yang lebih kreatif dan unik.

Dampak dari CTA yang unik itu bisa meningkatkan jumlah chat pelanggan, mempercepat proses closing, meningkatkan engagement, dan membantu customer service menangani pertanyaan lebih efektif

Apalagi jika Anda menggunakan WhatsApp sebagai channel yang sifatnya lebih personal, cepat, dan praktis daripada email atau form di website.

Artikel CRM.id ini akan membahas 35 contoh CTA WhatsApp unik yang bisa Anda gunakan dan jadikan inspirasi.

Mengapa CTA WhatsApp Sangat Penting untuk Anda?

crm banner 2

Jika Anda adalah owner usaha kecil sekaligus merangkap sebagai customer service atau customer service sendiri, Anda perlu menggunakan WhatsApp Business sebagai media layanan pelanggan dan perlu memaksimalkan penggunaannya.

Salah satu kesalahannya yaitu menggunakan CTA yang terlalu umum seperti: “Hubungi kami”, “Klik di sini”, “Chat sekarang”.

CTA seperti ini tidak mengandung deskripsi dan kurang kuat untuk mentrigger pelanggan segera bertindak (membeli, klik tautan yang Anda inginkan, dsb).

CTA yang bagus seharusnya mampu menjelaskan hal berikut secara detail:

  1. Menjelaskan tindakan yang harus calon pelanggan / pelanggan lakukan
  2. Memberi alasan mengapa pelanggan harus melakukannya (menjelaskan manfaat/value)
  3. Menciptakan rasa urgensi, dan alasan kuat jika tidak melakukannya
  4. Mengurangi keraguan pelanggan dengan memberikan deskripsi yang mudah mereka pahami dan kontekstual
  5. Membuat mereka jauh lebih cepat dalam pengambilan keputusan
  6. Meningkatkan jumlah chat masuk tanpa menambah resources yang besar
  7. Mempercepat closingan
  8. Mengurangi menjawab pertanyaan yang tidak relevan atau jawabannya bisa ditemukan pada knowledge base
  9. Meningkatkan efisiensi pekerjaan CS

Baca Juga: Tips Menulis Call to Action Persuasif yang Banyak Diklik!

Apa Itu CTA WhatsApp dan Bagaimana Cara Kerjanya?

CTA adalah instruksi yang mentrigger users untuk melakukan tindakan tertentu. Formatnya dari bentuk tombol, teks, banner, link, pesan promosi.

Apa Itu CTA WhatsApp dan Bagaimana Cara Kerjanya

Kalau CTA yang mengarah ke no WhatsApp, tujuannya adalah triggering customer memulai chatting.

Entah yang berasal dari ads campaign, button di website, atau bio dan post media sosial.

Contohnya:

  • “Segera hubungi kontak WA kami untuk konsultasi gratis”
  • “Yuk tanya stok sekarang, melalui nomor berikut [Nomor WhatsApp]”
  • “Klik kontak WhatsApp ini untuk pemesanan”

CTA yang baik biasanya mengandung komponen berikut

  1. Kata kerja (chat, pesan, tanya)
  2. Manfaat/value/urgensi (gratis, cepat, promo)
  3. Konteks (produk, kebutuhan, solusi)

Kalau Anda menyusun CTA dengan benar, customer tidak perlu berpikir terlalu lama tentang apa yang harus mereka lakukan.

Baca Juga: Strategi WhatsApp Marketing yang Jitu Meningkatkan Leads

Contoh CTA WhatsApp Unik yang Bisa Anda Gunakan (Atau Bahan Inspirasi)

Berikut 35 contoh CTA WhatsApp yang bisa Anda gunakan di website, media sosial, landing page, atau saat campaign.

I. CTA untuk Memancing Pertanyaan Produk

CTA jenis ini cocok untuk Anda yang ingin meningkatkan jumlah pertanyaan pelanggan tentang produk.

Beberapa contoh CTA yang bisa Anda gunakan:

  1. “Chat kami untuk informasi detail produk”
  2. “Anda bisa menanyakan stok sekarang sebelum kehabisan”
  3. “Klik kontak WhatsApp berikut [no WA] untuk konsultasi gratis” >> biasanya ini cocok untuk bisnis berbasis jasa/services
  4. “Butuh rekomendasi barang dengan harga terjangkau? Tim kami siap membantu Anda”
  5. “Tanya produk yang paling cocok untuk Anda”

II. CTA untuk Trigger Pembelian

Pada tahap ini, pelanggan sudah cukup tertarik dan hanya butuh trigger kecil untuk membeli.

Contoh yang bisa Anda gunakan:

  1. “Pesan sekarang via kontak WhatsApp Ini”
  2. “Jika order hari ini, prosesnya akan lebih cepat” >> menambah elemen waktu untuk memperkuat action
  3. “Beli sekarang tanpa ribet” >> menekankan pada kemudahan transaksi
  4. “Segera miliki produk Anda sekarang, terbatas sampai hari ini, jangan sampai kehabisan!!” >> memberikan kesan eksklusif dan cepat habis
  5.  “Chat sekarang sebelum stok habis” >> menambahkan prinsip scarcity (kelangkaan)

III. Contoh CTA WhatsApp untuk Promo dan Diskon

Contoh CTA WhatsApp untuk Promo dan Diskon

Promo adalah salah satu pemicu tindakan pelanggan untuk menghubungi Anda.

Hal itu karena ada unsur psikologis, seperti memberikan kesan lebih murah daripada harga biasanya.

Beberapa contoh CTA yang bisa Anda gunakan:

  1.  “Yuk chat sekarang juga untuk klaim promo hari ini”
  2.  “Klik tautan berikut [link yang secure] untuk dapat diskon”
  3.  “Minta kode promo sekarang, dengan memutar roll wheel ini”
  4.  “Promo khusus hanya berlaku via WhatsApp”
  5.  “Tanya promo terbaru sekarang juga”

CTA ini efektif karena memanfaatkan rasa ingin mendapatkan keuntungan lebih atau fear of missing out (FOMO).

IV. CTA untuk Konsultasi dan Edukasi

Untuk bisnis jasa atau produk kompleks, kadang CTA yang menggunakan pendekatan konsultasi dan edukasi jadi penting sebelum customer membeli.

Contoh CTA:

  1.  “Konsultasi gratis via WhatsApp kami, dan Anda akan mendapatan free consultation selama 45 menit”
  2.  “Diskusikan kebutuhan Anda sekarang bersama tim hebat kami”
  3.  “Tanya ahli kami langsung untuk merasakan experience dan penyelesaian masalah Anda”
  4.  “Butuh solusi? Chat tim kami, dan tim kami sangat responsif”
  5.  “Konsultasikan masalah Anda secepatnya, dan buatlah pekerjaan jauh lebih mudah”

Baca Juga: Cara Meningkatkan B2B Lead Generation via WhatsApp Business

V. CTA untuk Lead Generation

CTA ini bertujuan mengumpulkan data atau minat calon pelanggan dan sangat umum digunakan untuk bisnis B2B.

Contoh:

  1.  “Untuk melihat daftar menu, silahkan cek katalog kami di profile”
  2.  “Jika Anda penasaran pricelist kami, coba cek via WhatsApp” >> Cocok untuk produk dengan banyak variasi harga.
  3.  “Download katalog dengan menghubungi kami terlebih dahulu”
  4.  “Minta penawaran harga sekarang”
  5.  “Tanya paket lengkap di WhatsApp”

VI. CTA untuk Buat Customer Engagement

Jenis CTA ini digunakan untuk menjaga interaksi dengan pelanggan.

Biasanya dalam penggunaannya adalah menciptakan kesan ramah, adanya interaksi, dan responsif.

Contoh inspirasi yang bisa Anda gunakan:

  1.  “Chat kami jika ada pertanyaan lanjutan”
  2.  “Kirim pesan ke kami sekarang”
  3.  “Tim kami siap membantu menangani permasalahan Anda”
  4.  “Klik WhatsApp untuk respon cepat” >> Menekankan kecepatan layanan
  5.  “Butuh bantuan? Hubungi kami” >> CTA yang sangat biasa digunakan untuk customer service.

VII. CTA untuk Urgency dan Closing Rate

CTA untuk Urgency dan Closing Rate

Jenis call to action ini menekankan pada pengambilan keputusan cepat dan sangat tepat untuk meningkatkan conversion rate.

Contoh templatenya:

  1.  “Chat sekarang sebelum promo berakhir”
  2.  “Booking reservasi Anda hari ini juga untuk kemudahan melalui WhatsApp Flows kami”
  3.  “Pesan sekarang, slot terbatas”
  4.  “Amankan promo Anda sekarang”
  5.  “Chat sekarang, respon kami sangat cepat”

Baca Juga: 10 Contoh Template Broadcast Whatsapp Untuk Bisnis Anda

Contoh Kasus Penerapan CTA WhatsApp

Banyak bisnis gagal bukan karena CTA-nya jelek, tapi karena penempatannya tidak kontekstual.

Misalnya pada website fashion:

“Masih bingung menentukan ukuran yang tepat? Tim kami siap membantu Anda.”

Maka call to actionnya: “Tanya size pakaian via WhatsApp buat detail

Untuk bisnis jasa:

“Ingin meningkatkan penjualan tapi belum tahu strategi yang tepat?”

maka CTA-nya: “Coba konsultasi gratis selama 45 menit terlebih dahulu bersama tim kami melalui kontak WhatsApp berikut

Baca Juga: Contoh Variasi Email untuk Menawarkan Produk Anda

Cara Membuat dan memaksimalkan CTA WhatsApp yang High Converting

CTA yang menghasilkan konversi tinggi biasanya mengikuti pattern tertentu, misalnya:

Pertama, pastikan selalu menggunakan kata kerja yang memicu terjadinya tindakan, seperti: “chat”, “pesan”, “konsultasi”, “klaim”, “booking”, dan sebagainya.

Kata kerja ini membantu pelanggan memahami apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Kedua, Anda bisa menampilkan manfaat atau value dari produk Anda di CTA secara eksplisit (gamblang / jelas).

Daripada Anda menggunakan “Hubungi kami” saja tanpa konteks dan manfaat, coba ubah menjadi: “Hubungi kontak WhatsApp kami untuk konsultasi gratis”.

Cara Membuat dan memaksimalkan CTA WhatsApp yang High Converting

Ketiga, Coba terapkan penggunaan urgency atau sense of scarcity secukupnya.

Urgensi ini membantu customer mengambil keputusan lebih cepat, contoh kata-kata yang biasa digunakan: “hari ini”, “sekarang”, “promo/produk terbatas”, “sebelum habis”, dll.

Keempat, Gunakan bahasa atau tonpe yang sesuai dengan gaya komunikasi alami manusia, tidak kaku seperti robot.

Kelima, Setiap pembuatan CTA perlu menyesuaikan dengan tahap customer journey, karena tiap funnel atau touchpoint, gaya CTA-nya pun juga berbeda.

Sedangkan, untuk memaksimalkan penggunaannya, Anda bisa menggunakan aplikasi CRM.

Terlebih ketika jumlah chat meningkat dan tim yang handling sangat terbatas, hal itu justru bisa menjadi masalah.

Keenam, Uji beberapa CTA berbeda (bisa pakai A/B testing).

Lakukan eksperimen untuk melihat CTA mana yang paling tepat mendatangkan banyak chat dan penjualan.

Baca Juga: Cara Membuat  dan memaksimalkan CTA WhatsApp yang High Converting

Bagaimana Cara Menempatkan CTA yang Tepat?

Beberapa lokasi penempatan CTA yang mengarahkan ke WhatsApp, seperti:

  • Website biasanya disimbolkan dengan bentuk pop-up mengambang di pojok kanan bawah
  • Landing page produk
  • Halaman produk
  • Bio media sosial: Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya
  • Postingan media sosial (Feeds atau Stories)
  • Di awal paragraf, akhir, atau sepanjang tulisan (asal tidak berlebihan dan konteksnya tepat pada artikel blog
  • Digital ads/campaign
  • Email marketing

Semakin mudah pelanggan menemukan CTA, semakin besar kemungkinan mereka menghubungi Anda.

Penempatan ini harus benar-benar diperhatikan, karena semakin mudah ditemukan, semakin tinggi konversinya.

Baca Juga: Landing Page: Pengertian, Tips Membuatnya, dan Contoh Desain yang Menarik

Kesimpulan

CTA WhatsApp adalah elemen penting untuk meningkatkan jumlah chat, penjualan (mempercepat closing) dan membangun hubungan dengan pelanggan.

Melalui 35 contoh yang sudah kita bahas, Anda memiliki berbagai opsi yang bisa Anda pakai sesuai kebutuhan, atau bisa jadi sumber inspirasi.

Pemahaman ke berbagai jenis CTA ini sangat berguna untuk owner bisnis dan customer service untuk mempengaruhi cara pelanggan merespon dan segera bertindak.

Aplikasi WhatsApp CRM (CRM.id)

Kami menyediakan aplikasi CRM yang terintegrasi dengan WhatsApp API dan tampilannya minimalis, sehingga memudahkan pengguna baru.

Selain itu terdapat berbagai macam fitur lain seperti adanya template pesan untuk kemudahan broadcast pesan.

Jika Anda ingin mencoba beberapa fiturnya, bisa dengan mencoba demo produk CRM.id atau bertanya langsung menggunakan kontak WhatsApp tim kami.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

15 − 14 =