Chatbot Customer Service: Contoh, Template & Cara Membuat

Chatbot Customer Service - Contoh, Template dan Cara Membuat

Chatbot customer service itu bentuknya bervariasi, dari contoh, template, dan cara membuatnya.

Sampai sejauh ini, banyak pekerjaan yang lebih fokus pada efisiensi dan ada tuntutan cepat dalam merespon.

Tapi disisi lain, seringkali jumlah tim/agen CS masih terbatas.

Nah disitulah letak tantangannya, bagaimana caranya merespon cepat (terutama untuk pertanyaan umum/FAQ), tepat, dan menyelesaikan problem tapi dengan resources dan jumlah agen sedikit.

Untuk itulah ada kebutuhan menggunakan chatbot customer service.

Jadi sekalipun ada di luar jam kerja operasional, chat customer tetap ada yang merespon, seperti chatbot yang ada di marketplace seperti Shopee.

crm banner 3

Jadi seperti apa peran, contoh, cara membuat, serta template chatbot customer service?

Artikel dari CRM.id ini mengupasnya dengan lebih pendekatan praktis bagaimana chatbot digunakan contoh penerapannya, dan template yang bisa langsung Anda pakai.

Apa Manfaat Chatbot Customer Service?

Chatbot customer service adalah sistem yang menawarkan cara berinteraksi dengan customer secara otomatis melalui chat.

Biasanya muncul di website, WhatsApp, Instagram, atau media komunikasi lain yang dipakai oleh customer.

Biasanya penggunaan chatbot untuk menjawab pertanyaan dasar dan umum (FAQ).

Seiring perkembangannya berevolusi sebagai asisten customer service dengan kemampuan hampir menyerupai agen CS (human).

Yang bisa chatbot CS lakukan, yakni:

  • Menyaring pertanyaan customer sebelum mengarahkan ke human agent customer service
  • Menjawab general question dan menyapa ketika ada customer menghubungi
  • Memahami konteks percakapan/chat
  • Memberikan rekomendasi produk
  • Mengumpulkan data pelanggan

Yang bisa chatbot lakukan itu, mempermudah dan mempercepat tugas human customer service.

Lebih detailnya, manfaat chatbot customer service yang bisa agen CS rasakan setelah mereka menggunakannya secara langsung.

Jadi, berikut ini detail manfaat penggunaan chatbot customer service.

Apa Manfaat Chatbot Customer Service

1. Kecepatan Respon Meningkat

Ketika pelanggan menghubungi Anda, mereka tidak perlu lagi menunggu lama hanya untuk mendapatkan jawaban dasar.

Chatbot bisa langsung merespon dalam hitungan detik, bahkan di luar jam operasional.

2. Mengurangi Beban Tim Customer Service

Pertanyaan yang sifatnya berulang seperti cara order, status pengiriman, atau metode pembayaran tidak lagi membuat CS harus melakukan manual satu per satu.

Hal ini membuat tim CS bisa fokus pada kasus yang lebih kompleks dan membutuhkan kerja dari agen CS manusia.

3. Memberikan Efisiensi Biaya Operasional yang Cukup Besar

Peran lain dari chatbot adalah bisa melayani dengan volume chat tinggi tanpa harus menambah banyak staf.

Kegiatan semacam ini sangat terasa terutama saat ada promo atau campaign tertentu, dimana sering terjadi lonjakan chat.

4. Memberikan Konsistensi Layanan

Chatbot selalu memberikan jawaban yang sama sesuai flow yang sudah ditentukan.

Tidak ada kelelahan atau menjawab sesuai mood, yang kadang mempengaruhi kualitas pelayanan manusia.

5. Chatbot Membuka Peluang untuk Personalisasi

Dengan penyatuan yang tepat, chatbot bisa mengenali customer, membaca history mereka, dan memberikan respon yang lebih relevan sesuai minat dan preferensi customer.

Baca Juga: WhatsApp Chatbot: Manfaat, Fitur, dan Cara Mendapatkannya

Jenis-jenis Chatbot Customer Service

Kalau Anda sedang mempertimbangkan menggunakan chatbot, Anda harus memperhatikan kalau tidak semua chatbot itu sama.

Ada salah satu penelitian yang berjudul: Peran Chatbot AI dalam Mengotomatiskan Layanan Pelanggan dan Meningkatkan Efisiensi Operasional E-commerce mengutip Michael McTear (2020), yaitu: jenis chatbot customer service, yaitu rule-based chatbot dan AI-powered chatbot.

Kemudian kami CRM.id menambahkan satu jenis lagi dengan menggabungkan antara keduanya, yaitu hybrid chatbot.

1. Rule-based Chatbot

Chatbot ini bekerja berdasarkan flow yang sudah ditentukan sebelumnya.

Biasanya berbentuk pilihan menu, di mana pelanggan tinggal memilih opsi yang sesuai dengan kebutuhannya.

Jenis ini cukup tepat untuk beberapa kebutuhan dasar, terutama jika pertanyaan customer masih terbatas dan tidak terlalu bervariasi.

Jenis-jenis Chatbot Customer Service

2. AI-powered Chatbot

Chatbot yang berbasis AI menggunakan teknologi natural language processing (NLP) atau pemrosesan bahasa alami.

Jenis chatbot ini bisa memahami pertanyaan pelanggan dan merespon berdasarkan dari data pelatihan.

Chatbot berbasis AI ini ada yang menggunakan task NLP biasa, ada yang menggunakan large language model (LLM) seperti ChatGPT atau Perplexity AI.

Interaksinya terasa lebih natural menyerupai berinteraksi dengan CS manusia, karena tidak harus selalu mengikuti format aturan tertentu.

3. Pendekatan Hybrid Chatbot

Penggunaan chatbot sebagai layer awal untuk menangani pertanyaan-pertanyaan simple. Kemudian jika diperlukan, chat akan dialihkan ke agen manusia.

Model ini termasuk paling seimbang karena tetap efisien tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Selain itu, ada juga voice chatbot yang ada di sistem call center, meskipun penggunaannya masih belum sepopuler chatbot berbasis teks di Indonesia.

Baca Juga: Apa Itu Otomasi? Ini Manfaat dan Jenis-Jenisnya

Contoh Chatbot Customer Service di Sektor Industri

Agar lebih mudah terdapat gambaran, kita bisa lihat bagaimana penggunaan chatbot di berbagai industri.

1. E-commerce

Chatbot biasanya digunakan untuk membantu pelanggan melacak pesanan atau menanyakan ketersediaan produk.

Ketika pelanggan bertanya tentang status order, chatbot bisa langsung meminta nomor pesanan dan memberikan update secara otomatis.

2. Sektor Perbankan

Chatbot sering dimanfaatkan untuk memberikan informasi dasar seperti produk layanan atau panduan transaksi.

Hal ini membantu mengurangi beban call center yang biasanya sangat tinggi.

3. Di Industri Travel

Chatbot bisa membantu proses booking, memberikan informasi jadwal, sampai menjawab pertanyaan terkait perjalanan atau travel.

Semua dilakukan dengan cepat tanpa harus menunggu agen CS, kecuali jika memang butuh jawaban yang kompleks.

Contoh Chatbot Customer Service di Sektor Industri

4. Untuk Bisnis SaaS atau Tech

Chatbot sering berguna dalam dalam proses onboarding calon customer/leads.

Pengguna baru bisa langsung mendapatkan panduan tanpa harus membaca dokumentasi panjang.

Yang menarik, di sektor pendidikan pun chatbot mulai banyak digunakan.

5. Bidang Pendidikan atau Training

Penggunaan chatbot di sektor pendidikan (education) atau training, biasanya chatbot berguna untuk membantu proses pendaftaran atau memberikan informasi program.

Ada juga yang memandu siswa saat pendaftaran tanpa perlu menggunakan agen CS manual.

Baca Juga: Studi Kasus Tugas Customer Service di Berbagai Industri

Contoh Template Chatbot Customer Service

Salah satu cara tercepat untuk mulai menggunakan chatbot adalah dengan memanfaatkan template.

Tapi yang perlu Anda perhatikan kalau template sebaiknya tidak terdengar kaku.

Misalnya, untuk pesan opening/pembuka, hindari bahasa yang terlalu formal. Anda bisa menggunakan pendekatan yang lebih santai seperti:

Halo. Selamat datang di [Nama Brand]. Mau dibantu soal apa hari ini?

Pendekatan seperti ini terasa lebih ramah dan tidak menciptakan jarak dengan pelanggan.

Untuk situasi komplain, tone of voice komunikasi juga sangat penting.

Daripada terdengar seperti template standar, lebih baik gunakan kalimat yang menunjukkan empati seperti:

Maaf ya atas kendalanya. Biar kami bantu cek, boleh kirim detail pesanannya?

Baca Juga: Panduan WhatsApp Flows untuk Sederhanakan Chat Bisnis

Cara Membuat Chatbot Customer Service

Cara Membuat Chatbot Customer Service

Beberapa orang berpikir kalau membuat chatbot itu perlu menggunakan tools khusus yang sangat canggih.

Padahal sebenarnya, langkah paling pentingnya justru ada sebelum itu.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan memahami masalah yang ingin segera terselesaikan.

Apakah chatbot akan digunakan untuk mempercepat respon? Mengurangi beban CS? Atau meningkatkan penjualan?

Setelah itu, langkah kedua Anda bisa mulai dari data yang sudah ada. Chat history adalah sumber insight untuk Anda kelola.

Dari situ, Anda bisa melihat pola pertanyaan pelanggan dan mulai merancang alur percakapan yang lebih tepat.

Saat membuat flow, usahakan tetap sederhana. Terlalu banyak opsi justru membuat pelanggan bingung.

Langkah ketiga berfokus pada kebutuhan utama, lalu kembangkan secara bertahap.

Hal penting lain yang sering CS abaikan saat menggunakan chatbot CS adalah menyediakan jalur ke human agent.

Chatbot tidak harus menjawab semua hal. Justru, customer experience akan lebih baik jika mereka punya opsi untuk berbicara dengan agen CS saat dibutuhkan.

Baca Juga: Cara Mengaplikasikan Flow Chatbot ke Whatsapp Anda

Cara Memilih Chatbot Customer Service dan Best Practice Penggunaannya

Memilih chatbot tidak bisa hanya berdasarkan harga atau popularitas tools saja.

Anda harus memperhatikan apakah chatbot customer service tersebut sesuai dengan kebutuhan CS Anda.

Misalnya, apakah tim Anda mudah menggunakannya? Apakah bisa terintegrasi dengan sistem yang sudah ada? Apakah mampu menangani volume chat yang terus berkembang?

Selain itu, perhatikan juga support dari penyedia/vendor. Dalam penerapannya, support yang responsif lebih penting daripada fitur yang terlalu kompleks.

Misalnya CRM.id memberikan support dengan kecepatan respon yang kurang lebih 5-10 menit, bahan lebih cepat dari itu.

Pelayanan cepat dan tepat adalah langkah penting dari CRM.id.

Sedangkan untuk best practice penggunaanya, dimana chatbot benar-benar memberikan hasil sesuai harapan, ada beberapa pendekatan, yakni:

Pertama, gunakan bahasa yang terasa natural.

Hindari kalimat yang terlalu formal atau kaku karena bisa membuat pengalaman interaksi jadi terasa dingin, kaku dan hambar.

Cara Memilih Chatbot dan Best Practice Penggunaannya

Kedua, jangan menjadikan chatbot sebagai pengganti total manusia.

Chatbot sebaiknya menjadi lapisan awal yang membantu, bukan menggantikan interaksi manusia sepenuhnya.

Ketiga, lakukan evaluasi di waktu tertentu.

Chatbot bukan sistem yang sekali jadi lalu dibiarkan. Anda perlu terus mengoptimasi berdasarkan data dan feedback pengguna.

Baca Juga: 12 Contoh Pelayanan Customer Service yang Baik

Kesimpulan

Seperti itu penjelasan terkait chatbot customer service, contoh, template, dan cara cara membuatnya.

Dengan memahami cara kerja, jenis, serta strategi penerapannya, Anda bisa memanfaatkan chatbot untuk menjawab pertanyaan customer lebih efisien.

Chatbot customer service membantu meringankan pekerjaan membuat template pesan, pesan broadcast, dan asistensi dari customer service saat berada di luar jam kerja.

Ada alternatif di platform CRM yang bisa untuk melakukan broadcast pesan dan penyediaan template pesan (terutama untuk pesan promosi).

Di CRM.id Anda bisa melakukan semua hal tersebut dan menjaga aktivitas operasional saat melayani pelanggan dapat berjalan sesuai SOP dan KPI.

Untuk mencobanya, Anda bisa melakukan demo aplikasi di CRM.id. Nantinya tim CRM.id akan menghubungi Anda untuk sesi konsultasi atau demo meeting di Zoom Meeting.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

sixteen + six =