Dulu, kita tidak membayangkan akan ada teknologi pembuatan video hanya dengan menggunakan text, tanpa skill buat video dan hasilnya jadi, itu yang Sora AI tawarkan.
Sora AI adalah teknologi dari OpenAI yang mengubah teks ke video (text to video), inovasi ini adalah kelanjutan dari DALL·E yang hanya menghasilkan gambar.
Dengan kehadirannya, siapapun bisa mengkreasikan video tanpa harus memiliki skill editing dan pembuatan video hanya dari deskripsi teks, menggunakan bahasa kita (karena sudah tersedia di berbagai bahasa, termasuk Indonesia).
Penasaran apa saja yang Sora AI tawarkan, kemampuan, serta berita terbarunya. Artikel CRM.id ini akan membahasnya lebih lanjut.
Apa Itu Sora AI atau Sora OpenAI?

Sora AI adalah model artificial intelligence dari OpenAI yang dirancang untuk mengubah teks (prompt) menjadi video (text to video).
Yaitu sistem generative AI yang bisa generate video secara otomatis menggunakan deskripsi teks tanpa harus punya skill membuat video atau editing dan hasilnya hampir bisa menyamai profesional.
Sehingga Anda bisa dengan cepat membuat video untuk berbagai keperluan, baik untuk bisnis, marketing, dan keperluan berkreasi pribadi.
Berbeda dengan AI generasi sebelumnya, Sora tidak hanya menghasilkan klip pendek acak, tapi juga mampu:
- Membuat video dengan alur flow yang logis dan selaras
- Menjaga konsistensi objek dan karakter
- Menampilkan gerakan kamera yang natural seperti halnya professional videografer
Misalnya Anda sedang butuh video dengan campaign marketing produk makanan seafood Anda di TikTok, Instagram, dan Facebook.
Anda bisa mengetikkan text/prompt:
“Buatkan video produk makanan yang estetik dan bisa memancing orang untuk mencoba, untuk kebutuhan campaign di media sosial seperti Instagram dan TikTok.”
Baca Juga: Large Language Model: Cara Kerja dan Contohnya
Kenapa Sora AI Ramai Dibicarakan?
Ketika pertama kali diperkenalkan pada 2024, Sora OpenAI langsung viral. Setidaknya ada 2 alasan kuncinya.
Yaitu karena backupnya adalah OpenAI sendiri yang jadi perbincangan hangat dalam beberapa tahun terakhir dan alasan lain yaitu beberapa kualitas videonya melampaui ekspektasi.
Selain dari kedua faktor kunci itu, ada beberapa hal yang membuatnya ramai dibicarakan:
- Video bisa mencapai durasi hingga kurang lebih 1 menit
- Detail visual sangat realistis (cahaya, bayangan, refleksi)
- Gerakan kamera seperti hasil produksi film profesional
- Mampu menghasilkan scene kompleks dengan banyak karakter
Jika dibandingkan dengan tools lain seperti Runway atau Pika, Sora terlihat lebih unggul dalam hal pemahaman konteks dan keselarasan gambar.
Baca Juga: 10 Contoh Media Promosi dan Fungsinya
Apa Saja Peran Sora AI untuk Mempermudah Aktivitas Anda?

Sora AI punya berbagai peran dan fungsi untuk mendukung berbagai kebutuhan. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari Sora AI:
1. Pembuatan Video Marketing Campaign (Media Sosial dan Iklan)
Sora menawarkan pembuatan video promosi, iklan, dan postingan media sosial jadi lebih efisien dan tidak terlalu banyak effort.
Sebagai asisten, Sora mampu membuat video kreatif seperti TikTok, Instagram, atau YouTube dengan mudah.
Anda bisa menggunakannya untuk promote produk,memberikan informasi dan penjelasan ke audiens, atau hanya posting konten menarik yang bisa meningkatkan engagement di media tersebut.
Tidak perlu lagi harus menggunakan peralatan mahal atau banyak tim videografer, Anda bisa menghasilkan video berkualitas dengan biaya yang lebih terjangkau.
2. Sora AI untuk Keperluan Prototyping, Demo Produk, dan Market Fit
Sora AI juga punya kemampuan membuat mockup atau demo produk yang tidak perlu memproduksi video yang memakan waktu dan biaya
Hal inilah yang membuat perusahaan atau bisnis Anda bisa show up produk kepada target audience / customer sebelum launching, bisa mengetes penerimaan pasar seperti apa.
Pastinya mengurangi biaya dan effort pembuatan yang sia-sia (useless).
3. Pembuatan Data Sintetis (Penggabungan Berbagai Scene Video atau Gambar)
Sora juga bisa digunakan untuk menghasilkan video sintetis yang berguna dalam melatih model AI, khususnya di bidang computer vision, yaitu cabang AI yang khusus untuk mengolah data-data gambar dan video.
Data video sintetis ini bisa meningkatkan akurasi model dengan memberikan training dalam mengenali objek atau scene dalam sebuah video.
Baca Juga: Cohort Analysis: Pengertian dan Langkah-Langkahnya
Fitur-fitur Penting Sora AI
Sora hadir dengan sejumlah fitur yang menjadikannya powerful untuk beberapa tugas seperti:
- Text to video generation
- Image to video transformation
- Video extension (memperpanjang scene)
- Multo character scene
- Cinematic camera movement, dan
- Konsistensi atau keselarasan karakter dalam frame
Yang paling menonjol adalah kemampuannya menjaga konsistensi.
Jika karakter muncul di awal video, bentuk dan detailnya akan tetap sama hingga akhir sesuatu yang sebelumnya sulit dicapai oleh AI.
Untuk detailnya, beberapa fitur unggulan dari Sora AI antara lain:
1. Mengubah Teks ke Video (Text to Video)
Anda bisa membuat video berkualitas tinggi, realistis, atau animasi hanya dengan menggunakan deskripsi teks bernama prompt.
2. Gambar ke Video (Image to Video)
Fitur ini berguna untuk membuat gambar statis bisa menjadi gambar dinamis (video).
Jadinya Anda hanya menginputkan beberapa gambar, kemudian bisa menjadi video dengan beberapa kreasi sesuai data latih di Sora.
3. Simulasi Dunia Nyata/Fisik
Memahami objek fisik, interaksi yang konsisten antara karakter dan lingkungan.
Membuat lebih mudah saat memahami dunia nyata tanpa harus menggunakan peralatan langsung.
4. Kontrol Pergerakan Kamera (Camera Motion dan Kemampuan Multi Shot)
Menghasilkan berbagai sudut kamera secara sinematik atau biasanya kita kenal dengan complex camera motion.
Yaitu mensimulasikan gerakan kamera yang seperti tracking shot, panning, atau drone view, dengan tetap akurat secara spasial.
Bisa juga dengan kemampuan multi shot, yaitu menghasilkan beberapa sudut pengambilan gambar yang berbeda dalam satu video dan tetap menjaga visual style.

5. Audio Sinkron
Menghasilkan video dengan suara latar, dialog, atau efek suara yang sesuai dengan visual.
Bisa kita katakan menyelaraskan antar semua elemen, supaya orang yang menonton video buatan Sora AI (termasuk Anda) mendapatkan experience yang seamless (mulus).
6. Fitur Pengeditan Video
Fitur-fitur pengeditan video itu mencakup seperti Remix yang mengubah elemen video tanpa menghilangkan video originalnya.
Re-cut untuk memperpanjang scene tertentu atau berfokus pada satu momen penting sehingga perpindahan antar frame jadi lebih smooth.
Sedangkan untuk bagian ketiga adalah Loop untuk membuat looping (perulangan) di beberapa scene video, jadinya transisi jauh lebih halus.
7. Storyboard
Fungsinya untuk menentukan shot spesifik pada titik frame tertentu. Dampaknya, Anda bisa menentukan secara akurat dan presisi saat di scene tersebut.
8. Karakter Khusus
Yaitu Kemampuan membuat video yang menampilkan diri sendiri, teman, atau objek dengan konsistensi karakter.
9. Pengaturan Resolusi dan Durasi
Aplikasi text to video ini mendukung berbagai resolusi, mulai dari 480p, 720p, 1080p dan durasi sampai 1 menit-an.
Sora AI saat ini diintegrasikan ke dalam OpenAI Plus dan tersedia dalam OpenAI Pro untuk penggunaan lebih tinggi.
10. Blend
Fitur dari Sora AI ini adalah penggabungan atau mencampur dua atau lebih video dengan gaya beragam untuk menciptakan komposisi baru.
Jadinya output video yang dihasilkan menjadi lebih fresh dan ada unsur kebaruan.
Sangat cocok untuk beberapa proyek video eksperimen menciptakan video baru dari bahan yang ada.
Baca Juga: Fitur WhatsApp Marketing Tools yang Wajib Dicoba!
Cara Kerja dan Membuat Video dari Teks dengan Sora AI
Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana cara menggunakan Sora OpenAI?
Kalau Anda familiar menggunakan ChatGPT atau DALL-E, flow kerja Sora mirip dengan cara interaksi kedua pendahulunya itu.
1. Input Prompt
Saat memasukkan prompt, Anda bisa mengetikkan deskripsi detail output video seperti apa yang Anda inginkan.
Contoh:
“Close up wajah seorang pengrajin kayu tua di workshop yang remang-remang, cahaya matahari masuk dari celah jendela, debu beterbangan di udara, ekspresi fokus saat ia memahat kayu, dengan tone warna kuning dengan sekeliling hitam sehingga menimbulkan efek sinematik”
2. Pemrosesan Spasial-Temporal atau Tokenizer (Menggunakan Prinsip Arsitektur Transformer)
Sora memecah video menjadi bagian-bagian kecil yang disebut patches. Hal ini mirip dengan token dalam teks.
Menggunakan prinsip Arsitektur Transformer dan penerapan dari Model GPT (seperti halnya ChatGPT) dari OpenAI.
Model tersebut kemudian menyusun unit-unit ini dalam ruang (visual) dan waktu (gerakan), ini yang disebut spasial-temporal.

3. Rendering dan Penyesuaian Akhir
Model diffusion bekerja menghilangkan noise hingga tercipta visual yang tajam. Membuat sentuhan terakhir pada video agar lemi seamless.
Cara Menggunakan Sora AI
Sedangkan flow penggunaannya yaitu:
- Login ke platform OpenAI
- Akses fitur Sora (jika sudah tersedia untuk publik)
- Masukkan prompt teks
- Generate video
- Edit atau extend hasil video
Sora terbatas untuk yang level langganan di ChatGPT Pro.
Baca Juga: 15 Ide Bisnis Digital yang Cocok untuk Budget Terbatas
Best Practice Pembuatan Simple Prompt Engineering di Sora AI
Sama seperti aplikasi AI berbasis teks dan gambar, kualitas video sangat bergantung pada prompt yang Anda berikan.
Semakin spesifik promptnya, maka outputnya juga akan jauh semakin baik (faktor lainnya apakah paket free atau premium).
Tapi ada beberapa teknik membuat prompt yang baik, salah satunya menggunakan prompt engineering.
Struktur prompt untuk video generation yang tepat biasanya mencakup beberapa hal, antara lain:
- Entitas subjek utama (orang, objek, dan lainnya)
- Lokasi atau lingkungan
- Gaya visual
- Pencahayaan
- Gerakan kamera
- Dan sebagainya
Contoh promptnya:
- “Seorang laki-laki berjalan di kota Tokyo bergaya anime, dengan warna lampu kota malam hari pada musim spring, pencahayaan sinematik, shot dengan kamera 35 mm, slow motion.”
- “Sebuah kedai makanan yang sumber tenaga listriknya menggunakan panel surya dengan panorama 360 derajat, dengan tone warna sinematik seperti di film-film”
Semakin detail prompt, probabilitas menghasilkan output yang berkualitas tinggi juga semakin besar.
Kelebihan dan Keterbatasan Sora AI Daripada AI Video Generator Lain

Meskipun Sora AI terbilang populer sebagai AI video generator, ada beberapa keunggulan dan keterbatasan daripada tools lainnya.
Berikut ini CRM.id paparkan keduanya.
Kelebihan dan Keunggulan Sora AI
Sora AI memberikan penciptaan video generatif dengan visual experience dan scene yang lebih seamless daripada beberapa AI video generative sebelumnya.
Kelebihan itu mencakup:
- Video terasa sangat realis (seperti buatan videografer profesional). Kenapa bisa dibilang begitu? Karena pembuatan video mampu menghasilkan tekstur, pencahayaan, dan bayangan yang sangat mirip dengan real life. Rasanya seperti melihat buatan videografer profesional.
- Kekonsistensistenan objek walaupun terjadi transisi. Objek atau karakter tetap terlihat sama dan tidak berantakan dari segi pixelnya, walaupun objek tersebut bergerak, berputar, atau sempat tertutup oleh objek lain.
- Durasi video lebih panjang. Sora AI support pembuatan video sampai 60 detik, melampaui rata-rata kompetitornya yang saat itu masih berada di waktu 5-10 detik.
- Pemahaman bahasa yang lebih dalam. Karena perkembangan model GPT (Generative Pre-trained Transformer) dari OpenAI yang terus improve dari tahun ke tahun, Sora sangat akurat dalam menerjemahkan instruksi teks yang kompleks menjadi gambar atau scene video yang jauh lebih tepat.
- Kemampuan multi Input atau kita kenal dengan multimodal. Tidak hanya teks, Sora bisa generate video dari gambar statis menjadi animasi atau bisa memperpanjang durasi video yang sudah ada.
Keterbatasan, Kekurangan dan Tantangan Sora AI
Setelah kita melihat kelebihan dari Sora AI, selanjutnya akan bahas keterbatasannya.
Berikut ini CRM.id paparkan lebih detail.
- Biaya komputasi tinggi. Proses pembuatan video membutuhkan resource besar, jauh lebih mahal daripada teks atau gambar. Selain itu juga butuh waktu training lebih lama dan ukuran penyimpanan lebih besar.
- Risiko bias dan etika. Seperti halnya AI lainnya, Sora bisa menghasilkan output yang bias atau tidak akurat jika data latihnya cenderung tidak berimbang. Misalnya akan lebih generate video orang berkulit putih jika data latihnya 90% lebih video orang berkulit putih.
- Akses masih terbatas. Belum semua pengguna bisa mencoba Sora AI secara bebas. Bergantung pada jenis paket yang dipilih, ada yang aksesnya terbatas ada juga yang full access seperti di paket ChatGPT Pro.
- Isu legal (hukum) dan deepfake. Kemampuan generate video realistis dengan berbagai kemampuan ini juga memunculkan risiko seperti penyalahgunaan konten, pelanggaran copyright (hak cipta), dan munculnya video deepfake (video palsu menyerupai orang tertentu).
Baca Juga: Pengertian Competitor Analysis, Manfaat, dan Cara Melakukannya
Kasus Penggunaan Sora AI di Bisnis dan Marketing
Tidak hanya untuk urusan pekerja seni, wadah kreativitas, Sora AI berguna dalam hal penerapan di bidang bisnis dan marketing.
Beberapa use casenya:
- Pembuatan video marketing dan video edukasi produk berbasis AI
- Konten video untuk keperluan social media marketing (Facebook marketing, TikTok marketing, Instagram marketing)
- Marketing campaign lainnya berbasis video
Update Terbaru Tentang Sora AI: ChatGPT Memutuskan untuk Discontinued

Platform Sora AI dibuat untuk menandingi TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook ini harus menghentikan operasionalnya tepat di akhir Bulan Maret 2027.
Sebagaimana berita dari Tempo yang mengutip dari TechCrunch, melalui akun X (Twitter) resmi Sora, dan sudah dirilis pada page berjudul: What to know about the Sora discontinuation.
Hal itu karena ada beberapa advokasi atau gugatan terkait banyaknya penyebaran konten deepfakes di platform tersebut.
Konten deepfakes adalah pembuatan video palsu atau manipulasi yang sama persis dengan karakter atau tokoh tertentu.
Manipulasi ini dari wajah, fisik, dan suara yang sangat mirip dengan orang aslinya dengan tujuan untuk menghancurkan kredibilitas seseorang.
Dikhawatirkan fitnah akan semakin banyak, adu domba, dan menciptakan perselisihan, terutama dalam politik.
Hal itu juga diperkuat oleh Katadata Indonesia, kalau Proyek Sora AI itu butuh beban komputasi besar sehingga menghambat product development OpenAI lainnya yang lebih menjanjikan secara finansial.
Sehingga para petinggi OpenAI, termasuk Sam Altman beralih lebih fokus ke riset robotika dan AGI lainnya atau mematangkan produk yang sudah mature seperti ChatGPT dengan upgrade model terbaru.
Mungkin saja kedepan Anda sudah tidak akan menggunakan Sora AI lagi, atau bisa saja diintegrasikan jadi satu kesatuan dalam ekosistem ChatGPT.
Baca Juga: Apa itu Marketing Communication? Langkah dan Tantangannya
Kesimpulan
Demikian penjelasan detail tentang Sora AI, mulai dari pengertiannya, fitur, cara kerja, berita terbaru, dan sebagainya.
Sora salah satu terobosan terbesar dalam dunia generative AI.
Dengan kemampuannya mengubah teks menjadi video realistis, teknologi ini membuka peluang baru dalam berbagai industri mulai dari marketing sampai hiburan.
Sayangnya, OpenAI selaku induknya harus menghentikan operasional Sora semenjak 24 Maret 2026, karena alasan biaya operasional dan banyaknya penyebaran video deepfakes.

Maka dari itu, penggunaan tools untuk kepentingan bisnis atau marketing tidak hanya di video, Anda bisa menggunakan tools berbasis chat, seperti WhatsApp CRM untuk integrasi layanan pelanggan.
Fiturnya mencakup mulai dari manajemen kontak, manajemen baris chat, multi agent, biaya langgan terjangkau, dan sebagainya.
Anda bisa mencoba beberapa fiturnya dengan mengisi form melalui tautan demo aplikasi CRM, CRM.id.
- Cari Tahu Apa Itu WhatsApp Call & Fungsinya untuk Bisnis - 17 Juli 2026
- Mengulik Meta Business Suite: Fitur & Aplikasinya untuk Bisnis - 17 Juli 2026
- Voice of Customer: Cara Ubah Feedback Jadi Loyalitas Pelanggan - 16 Juli 2026