Mendapatkan pesan dari nomor asing di aplikasi pesan seperti WhatsApp membuat sebagian orang kurang nyaman dan mengganggu. Tapi bagaimana cara mengetahui nomor WA orang yang tidak dikenal itu?
Bagi pengguna biasa, menerima pesan ini mungkin saja mengganggu dan bisa diabaikan. Berbeda ceritanya ketika Anda adalah seorang business owner, agen customer service (CS), atau tim sales.
Satu pesan dari nomor yang belum ada di kontak Anda bisa mendatangkan 2 kemungkinan, yaitu calon pelanggan potensial yang mau membeli produk Anda, atau justru pelaku penipuan.
Untuk itulah membedakan dua jenis pengirim pesan ini sangat penting untuk mendukung semua aktivitas bisnis.
Jika tim CS atau sales Anda salah mengambil langkah, seperti terlalu percaya pada apa yang nomor asing sampaikan tersebut, risikonya kebocoran data pelanggan dan bisa menyebabkan kerugian.
Sebaliknya, jika mengabaikan pesan dari nomor asing yang ternyata adalah calon pelanggan atau klien, bisnis Anda tentu akan kehilangan potensi pendapatan.

Untuk itu artikel CRM.id ini kita akan membahas dan berbagi insight cara mengecek identitas pengirim pesan tersebut.
Cara ini berguna untuk business owner, customer service, dan sales yang mengelola banyak interaksi pelanggan setiap harinya.
Kenapa Validasi atau Pengecekan Kontak Jadi Bagian Customer Management?
Nomor telepon adalah identitas penting jika Anda menjadikannya sebagai salah satu channel marketing dan sales Anda, seperti di WhatsApp.
Terlebih untuk menghindari dari upaya penipuan, social engineering, dan scam.
Laporan Asia Scam Report tahun 2024 yang Global Anti-Scam Alliance (GASA) menunjukkan 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap pekannya.
Mayoritas dari serangan tersebut masuk melalui pesan teks dan aplikasi chat, seperti WhatsApp, Telegram, atau SMS.
Selain itu kualitas data adalah salah satu hal penting dalam pengelolaan hubungan pelanggan atau sistem CRM, terutama dalam strategi penjualan.
Paul Greenberg, seorang pakar CRM global dan penulis buku CRM at the Speed of Light, pernah menyatakan sistem CRM pada dasarnya berfungsi untuk mempertahankan pelanggan secara sustainable. (no follow)
Kalau tidak ada proses pengenalan data kontak yang akurat, sales pipeline Anda hanya akan penuh dengan data sampah atau nomor-nomor anonim yang tidak punya peluang konversi menjadi penjualan.
Lebih jauh lagi, mengenali siapa yang menghubungi Anda akan membantu tim merancang gaya komunikasi yang tepat.
Menjawab pesan dari seorang direktur perusahaan tentu membutuhkan pendekatan yang berbeda daripada membalas pesan dari pelanggan ritel biasa.
Berikut ini berbagai metode yang bisa langsung Anda terapkan untuk melihat identitas nomor-nomor asing tersebut.
Baca Juga: Ketahui Tentang Whatsapp Verified Agar Bisnis Lebih Trusted!
8 Cara Mengetahui Nomor WA Orang Yang Tidak Dikenal

Tidak semua metode pengecekan yang rumit dan membutuhkan skill teknis tinggi.
Anda bisa memulainya dari fitur bawaan HP sampai menggunakan aplikasi yang bisa Anda download di Play Store atau App Store, bisa juga memanfaatkan tools lainnya (pastikan legal/resmi).
Caranya:
1. Cek Lewat Fitur “Cari Kontak” Bawaan HP/WA
Langkah pertama yaitu memanfaatkan ekosistem aplikasi itu sendiri yang berada di HP Anda.
Banyak pengguna mengabaikan trik simple ini, entah karena tidak tahu atau memang tahu tapi sengaja mengabaikan.
Padahal cara ini sangat tepat untuk melihat apakah nomor tersebut terdaftar sebagai akun bisnis resmi atau pengguna biasa.
Caranya sangat praktis, yaitu:
- Anda cukup menyimpan nomor anonim tersebut ke daftar kontak HP Anda dengan nama sementara, misalnya “Cek Kontak 1”.
- Setelah nomor tersimpan, buka kembali aplikasi chat Anda dan refresh daftar kontak.
- Cari nama “Cek Kontak 1” yang baru saja Anda buat, lalu buka profilnya.
Jika nomor tersebut menggunakan akun bisnis, profil akan menampilkan label Akun Bisnis.
Anda bisa melihat detail lain seperti kategori bisnis, alamat lengkap, alamat email, dan katalog produk yang mereka tawarkan.
Hal ini menjadi pertanda baik kalau pengirim pesan tersebut adalah entitas bisnis yang mungkin ingin menjalin kerja sama dengan Anda.
2. Bedah Informasi dari Foto Profil dan Kolom “About”
Bila metode pertama tidak membuahkan hasil, sekarang coba berpindah ke unsur yang ada visualnya seperti foto.
Coba perhatikan foto profil yang nomor misterius tersebut gunakan.
Pelaku spammy seringkali menggunakan foto profil hasil curian dari internet, foto wanita cantik palsu, atau logo instansi resmi yang buram karena mendownload secara sembarangan.
Jika curiga, Anda bisa mengambil screenshot dari foto profil tersebut, memotong gambarnya, lalu melakukan pencarian gambar terbalik menggunakan Google Lens.
Selain foto, perhatikan juga bagian About atau status teks di profil mereka.
Pengguna asli biasanya menggunakan status standar bawaan aplikasi seperti Available atau Busy, kutipan kata-kata bijak, atau informasi pekerjaan mereka.
Sebaliknya, akun-akun bodong secara massal seringkali memiliki status yang kosong sama sekali atau menggunakan deretan karakter acak yang tidak beraturan dan bermakna.
Baca Juga: Username WA: Fitur Baru WhatsApp & Manfaat Buat Owner
3. Pakai Aplikasi Identifikasi Nomor Seperti Truecaller/Getcontact

Cara ini adalah jadi andalan yang sangat populer di kalangan masyarakat umum atau profesional.
Penulis sendiri juga menggunakan aplikasi ini untuk mengidentifikasi tag atau informasi jika ada nomor asing masuk, jika tidak ada informasi yang tampil di WhatsApp.
Aplikasi pelacak ID penelepon mengumpulkan tag atau nama yang jutaan pengguna lain berikan pada satu nomor tertentu.
Ketika ada nomor asing masuk, Anda cukup menyalin nomor tersebut dan menempelkannya di kolom pencarian aplikasi pelacak.
Dalam hitungan detik, aplikasi akan menampilkan daftar nama atau tag yang orang lain berikan pada nomor tersebut.
Contohnya seorang staf admin toko menerima pesan permintaan penawaran harga pada sebuah produk.
Profil pengirim terlihat meyakinkan dengan logo bisnis.
Tapi si admin tidak begitu saja percaya, lalu dia memutuskan sebelum membuat penawaran yang memakan waktu, admin tersebut mengecek nomornya di aplikasi pelacak.
Ternyata, puluhan pengguna lain telah memberikan tag seperti “Penipu Bodong”, “Awas Penipuan Minta Uang Transfer”, “Hati-hati Penipu Gila”, dan sebagainya.
Berkat pengecekan ini, tim tersebut melakukan pengecekan dan verifikasi untuk menyeleksi calon customer, yang bisa berhasil menghemat waktu berjam-jam dan terhindar dari skema penipuan.
Walau sangat membantu, Anda tetap perlu bijak. Tag yang muncul adalah murni buatan pengguna lain.
Kadang ada tag yang sifatnya bercanda atau tidak relevan (biasanya yang memberi nama tag bercanda itu dari orang dekatnya).
Gunakan informasi ini sebagai referensi, bukan satu-satunya penentu nomor tersebut scam atau bukan.
4. Cek Lewat Google (Search Nomor Tersebut)
Mesin pencari atau search engine adalah perpustakaan terbesar di dunia, termasuk untuk urusan melacak jejak digital sebuah nomor telepon.
Pendekatan ini sangat direkomendasikan jika Anda mencurigai nomor tersebut milik sebuah perusahaan, lembaga pemerintah, atau justru sindikat penipuan yang sudah sering mendapat laporan di forum-forum publik.
Untuk hasil yang maksimal, gunakan variasi format penulisan nomor di kolom pencarian Google.
Misalnya, jika nomornya adalah 081234567890, cobalah mencari dengan format:
- ‘081234567890’
- ‘+6281234567890’
- ‘0812-3456-7890’
Tanda kutip tunggal artinya menginstruksikan Google untuk mencari frasa pasti dari nomor tersebut.
Jika nomor itu milik lead bisnis B2B yang valid, kemungkinan besar nomor tersebut akan muncul di halaman Contact Us pada situs web resmi mereka atau di direktori bisnis lokal.
Di sisi lain, jika nomor itu sering digunakan untuk menipu, search engine biasanya akan memunculkan thread diskusi dari platform seperti X (Twitter), Kaskus, Threads, atau grup Facebook di mana para korban membagikan pengalaman buruk mereka.
5. Sinkronisasi Data Otomatis dengan Platform CRM

Langkah-langkah sebelumnya mengharuskan Anda melakukan pengecekan manual.
Bayangkan misalnya bisnis Anda menerima ratusan pesan dari nomor baru setiap harinya.
Mengecek satu per satu secara manual tentu akan menurunkan produktivitas tim customer service, tidak efisien bukan?
Untuk itulah kenapa sebuah bisnis (terutama yang sudah berkembang, UKM) yang menggunakan software CRM yang terhubung dengan nomor WhatsApp punya kelebihan tersendiri.
Sistem CRM mampu menangani masuknya nomor baru dengan workflow yang rapi dan serba otomatis.
Apabila ada nomor asing mengirimkan pesan ke akun bisnis perusahaan, sistem CRM yang terhubung melalui Application Programming Interface (API) akan langsung mencocokkan nomor tersebut dengan database yang ada di sistem.
Jika nomor itu milik pembeli atau klien lama yang mungkin sedang menggunakan nomor baru dari perusahaannya (berdasarkan deteksi kesamaan domain email atau nama), sistem akan memberikan pemberitahuan.
Jika benar-benar baru, CRM akan otomatis membuatkan tiket pelanggan (lead profile) baru dan mencatat riwayat chat.
Dengan proses ini, tim Anda tidak perlu lagi repot menebak-nebak, karena profil identitas akan terlacak seiring interaksi dengan pelanggan.
Baca Juga: Aplikasi CRM Marketing untuk Pengelolaan Data Pelanggan
6. Gunakan Platform Pengecekan Kredibilitas Transaksi
Sering kali, nomor tak dikenal bukan untuk menyapa saja, lebih ke langsung menawarkan produk murah, pinjaman cepat cair, atau meminta Anda mentransfer sejumlah dana dengan modus salah kirim.
Modus-modus tersebut biasanya langsung menyertakan nomor rekening bank.
Daripada pusing melacak identitas asli pemilik nomor yang bisa saja menggunakan kartu SIM sekali pakai, Anda bisa langsung melacak jejak rekening bank yang mereka berikan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menyediakan portal resmi cekrekening.id, Anda bisa dengan mudah mengeceknya.
Selain itu, ada juga platform lainnya seperti kredibel.co.id untuk mengecek identitas..
Anda cukup memasukkan nomor rekening atau nomor telepon yang diberikan oleh pengirim pesan dari nomor asing ke website-website tersebut.
Jika nomor tersebut pernah dilaporkan oleh korban penipuan sebelumnya, rekam jejak hitamnya akan langsung muncul pada dashboard websitenya.
7. Lacak Lewat Jejak Media Sosial

Di zaman yang serba terhubung saat ini, batas antara kehidupan profesional dan personal sudah melebur jadi satu.
Banyak orang menggunakan nomor telepon yang sama untuk mendaftar berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, sampai TikTok.
Anda bisa memanfaatkan fitur sinkronisasi kontak pada aplikasi media sosial tersebut.
Simpan nomor yang tidak Anda kenal tadi ke dalam kontak HP. Kemudian, buka aplikasi Instagram atau TikTok dan izinkan aplikasi tersebut membaca kontak Anda.
Buka menu saran teman (suggested friends). Algoritma platform biasanya akan memunculkan akun media sosial yang terhubung dengan nomor yang baru saja Anda simpan.
Melihat profil LinkedIn atau Instagram pengirim pesan akan memberi Anda gambaran utuh tentang identitas, profesi, dan karakter orang tersebut.
8. Menggunakan SOP Komunikasi Langsung yang Profesional
Kadang, cara paling efisien untuk mengetahui identitas seseorang adalah dengan bertanya langsung. Hal yang membedakan adalah cara Anda bertanya.
Untuk tim bisnis atau customer service, membalas pesan nomor baru dengan tulisan “Ini siapa ya?” akan terkesan sangat tidak profesional dan berpotensi menyinggung calon pembeli atau klien.
Buatlah Standar Operasional Prosedur (SOP) berupa template pesan yang sopan. Anda bisa menggunakan kalimat seperti berikut:
“Halo, selamat pagi/siang. Terima kasih telah menghubungi [Nama Bisnis Anda].
Untuk memberikan layanan terbaik dan agar kami bisa mengarahkan Anda ke tim yang tepat, bolehkah kami mengetahui nama lengkap dan/atau instansi/perusahaan Bapak/Ibu?”
Pendekatan ini juga pendekatan yang lebih halus untuk mengetahui identitas nomor asing tanpa harus menodong langsung, sekaligus buat membangun citra merek (brand image) yang ramah dan siap melayani.
Calon pelanggan sungguhan tidak akan keberatan memberikan identitas mereka jika ada treatment dengan cara yang elegan.
Baca Juga: 12 Contoh Pelayanan Customer Service yang Baik
Cara Mengetahui Identitas Nomor WA Orang Yang Tidak Dikenal denganWaspada Terhadap Indikasi Penipuan/Spam di WhatsApp
Setelah menguasai berbagai cara melacak nomor, bagian yang tak kalah penting adalah memahami kapan Anda harus segera berhenti berinteraksi dan memblokirnya.

Mengidentifikasi nomor adalah satu hal, tapi melindungi keamanan data bisnis Anda adalah prioritas.
Pelaku penipuan dan cyber crime terus berevolusi merancang skenario yang terlihat sangat meyakinkan.
Berdasarkan panduan keamanan resmi dari pengembang aplikasi, ada beberapa pola perilaku yang wajib Anda waspadai sebagai indikasi kuat penipuan atau spam.
Ciri-Ciri Pesan Berbahaya dari Nomor Tak Dikenal
1. Mengirim File dengan Format Tidak Wajar (Modus APK)
Ciri ini adalah salah satu ancaman paling sering terjadi di Indonesia belakangan ini.
Pengirim akan berpura-pura menjadi kurir paket, petugas pajak, atau kerabat yang mengirimkan undangan pernikahan.
Mereka memasukkan dokumen yang sekilas bernama Resi_Paket.pdf, atau Undangan_Nikah.pdf padahal jika diperhatikan dengan teliti ekstensinya adalah .apk (aplikasi Android).
Jika Anda atau karyawan mendownload dan memasang file tersebut, aplikasi itu akan meretas sistem ponsel, mencuri kode One Time Password (OTP), dan menguras saldo rekening bank.
Untuk itu, jangan pernah mendownload file jenis apa pun dari nomor yang belum Anda verifikasi identitasnya.
2. Meminta Kode Verifikasi (OTP WhatsApp atau SMS)
Banyak peretas atau penipu yang mencoba mengambil alih akun chat/WA bisnis dengan cara memasukkan nomor target ke device lain.
Saat kode OTP masuk ke ponsel Anda, peretas akan mengirim pesan dari nomor asing, menyamar sebagai kasir minimarket atau pihak operator, memohon agar Anda menyerahkan enam digit angka tersebut dengan alasan salah input.
Meta Developers secara tegas memperingatkan bahwa kode enam digit tersebut adalah rahasia pribadi yang tidak boleh dibagikan kepada siapapun.
Baca Juga: Begini Cara Membuat Link WA yang Praktis Anti Ribet
3. Tautan (Link) yang Mencurigakan
Seringkali nomor asing mengirimkan pesan promosi produk diskon besar-besaran, bantuan sosial, atau lowongan kerja dengan gaji tidak masuk akal, plus link panjang yang terlihat berantakan.
Link semacam ini sering kali mengarah ke situs phising yang mereka rancang sedemikian rupa menyerupai website resmi untuk mencuri kata sandi dan kredensial Anda.
Cara Bertindak Menurut Panduan Resmi

Jika Anda sudah memastikan kalau pesan yang masuk memenuhi ciri-ciri tersebut, jangan hanya Anda diamkan.
Sebaiknya Anda memanfaatkan fitur pelaporan keamanan bawaan.
Berdasarkan halaman FAQ resmi dari pihak aplikasi mengenai nomor asing, Anda memiliki opsi untuk memblokir dan melaporkan pengirim.
Saat nomor tak dikenal pertama kali mengirim pesan kepada Anda, sistem akan secara otomatis memunculkan peringatan di bagian bawah tampilan chat dengan pilihan Blokir (Block) atau Tambahkan Kontak (Add to Contacts).
Dengan menekan opsi Report and Block, Anda dapat memutus akses komunikasi mereka ke nomor Anda dan sistem pusat juga akan menerima 5 pesan terakhir dari pengirim tersebut untuk Anda tinjau.
Jika terbukti melanggar ketentuan layanan atau melakukan penyebaran spam, akun pelaku akan terblokir secara permanen oleh sistem pusat.
Langkah kecil dari Anda ini bisa menyelamatkan ribuan calon korban lainnya.
Bagi pengguna akun bisnis resmi, pihak aplikasi juga menyediakan fitur verifikasi khusus.
Menggunakan akun bisnis yang telah terverifikasi (adanya centang biru di samping nama brand) akan meningkatkan kepercayaan dari pelanggan Anda sendiri.
Hal ini membuktikan bahwa identitas bisnis Anda sah dan bisa Anda pertanggung jawabkan.
Baca Juga: Waspada! 10 Ciri Penipuan Promo Hadiah Langsung di WA
Kesimpulan
Seperti itulah penjelasan dari tim CRM.id mengenai cara mengetahui nomor WA orang yang tidak dikenal.
Dari penjelasan tersebut kita tidak khawatir ketika ada nomor baru/asing masuk, apakah penipuan atau calon customer baru.
Untuk orang yang ingin tahu tentang siapa yang menghubunginya bisa menggunakan aplikasi pelacak ID, tag, atau nama di HP.
Tapi untuk kebutuhan bisnis, mengelola nomor baru atau asing harus Anda lakukan dengan framework yang lebih rapi.
Setiap nomor yang masuk adalah data yang perlu Anda kelola, filter, dan pastikan keamanannya sebelum input ke database kontak CRM Anda.
Anda bisa mulai dari menggunakan fitur bawaan di HPl, menelusuri jejak digital di mesin pencari seperti Google dan media sosial, cross-check ke berbagai platform, sampai menetapkan SOP yang elegan.
Anda tidak bisa mengandalkan pengecekan manual secara terus-menerus yang akan menguras waktu dan energi tim Anda.
Apalagi jika skala bisnis sudah semakin meningkat, maka jumlah pesan masuk juga bertambah yang akan Anda terima setiap harinya.
Untuk mengelola komunikasi dengan pelanggan dengan rapi, Anda sudah membutuhkan software CRM, kalau menggunakan WhatsApp sebagai channel utama, maka Anda perlu mempertimbangkan WhatsApp CRM.
Salah satu aplikasi bisnis CRM, salah satu contohnya CRM.id.
CRM.id punya fitur-fitur seperti manajemen kontak dan pesan customer dan label/tag dengan multi agent memudahkan membalas banyak pesan oleh tim yang berbeda-beda.
Terus juga ada template pesan broadcast yang berfungsi menyebarkan pesan promosi dengan mengikuti panduan dan mendapat persetujuan Meta.
Anda bisa mencoba CRM.id dengan mengisi form demo Aplikasi CRM ini. Nantinya akan ada jadwal meeting bersama tim CRM.id.
- 8 Cara Mengetahui Identitas Nomor WA Orang Yang Tidak Dikenal - 20 Agustus 2026
- Panduan Lengkap Sales Tracking di Tahun 2026 - 19 Agustus 2026
- Cara Membagikan Banyak Kontak WA Sekaligus Tanpa Ribet - 18 Agustus 2026