Cara Mudah Reservasi Lewat WA dan Jenis-jenisnya

Cara Mudah Reservasi Lewat WA dan Jenis-jenisnya

Cara reservasi lewat WA sebenarnya cuma butuh empat data saja, yaitu nama, tanggal, jam, dan jumlah orang.

Pelanggan kirim keempatnya ke nomor nomor bisnis yang menyediakan layanan reservasi, lalu adminnya membalas dengan konfirmasi.

Tapi masalahnya muncul di sisi bisnis, saat chat reservasi menumpuk, jadwal bertabrakan, dan tamu yang sudah booking tidak datang.

Untuk itulah artikel CRM.ID ini dibuat untuk membahas dua sisi sekaligus. Kalau Anda pelanggan, Anda akan dapat langkah dan format pesan yang rapi.

Kalau Anda pemilik bisnis, customer service, atau sales, Anda akan mendapatkan penjelasan detail terkait empat jenis sistem reservasi WhatsApp, aturan 24 jam dan biaya pesan dari Meta, hitungan kerugian no show, serta template yang bisa Anda download langsung.

Step by Step Cara Reservasi Lewat WA

crm banner 2

Langkah ini cocok untuk bisnis restoran, klinik, salon, penginapan, sampai studio foto. Yang mana dengan memberikan admin semua data dalam 1 pesan.

Anda harus menyiapkan langkah-langkah sebagai berikut:

Siapkan 4 Data Reservasinya

Siapkan nama pemesan, tanggal dan jam kedatangan, jumlah orang atau jenis layanan, serta nomor yang aktif.

Tambahkan permintaan khusus kalau ada, misalnya kursi bayi, area tanpa rokok, atau terapis tertentu. Satu pesan yang lengkap mengurangi chat yang bolak-balik.

Contoh Format Pesan Reservasi WA

Salin format ini, lalu ganti isinya:

Halo Admin [Nama Bisnis], saya mau reservasi.

Nama: Rania Putri

Tanggal: Sabtu, 24 Oktober 2026

Jam: 19.00

Jumlah orang: 4

Catatan: butuh kursi bayi

Mohon konfirmasi ketersediaannya ya.

Pastikan Reservasi Sudah Sah Sebelum Menutup Chat

Reservasi baru sah kalau admin membalas dengan ringkasan lengkapnya dari nama, tanggal, jam, jumlah orang, dan aturan seperti DP (down payment) atau batas keterlambatan.

Balasan singkat seperti oke kak belum cukup. Minta ringkasannya, lalu simpan screenshotnya.

Baca Juga: Contoh dan Cara Membuat Pesan Otomatis untuk WA Bisnis

Jenis-Jenis Reservasi Lewat WhatsApp untuk Bisnis

Sebuah bisnis biasanya “naik tangga” secara bertahap, dalam artian melakukan scaling.

Jenis-Jenis Reservasi Lewat WhatsApp untuk Bisnis

Berikut 4 jenis reservasi lewat WA dari yang paling sederhana atau manual sampai yang paling otomatis.

Jenis 1 (Chat Manual di WhatsApp Biasa)

Admin membalas satu per satu dan mencatat jadwal di buku atau spreadsheet. Biayanya nol, tapi jadwalnya mudah bertabrakan/berbenturan.

Sebagai patokan kasarnya, cara ini masih aman untuk satu admin dengan reservasi kurang dari sekitar 10 per hari.

Begitu ada 2 orang berbagi satu smartphone, riwayat chat pasti akan sudah mulai berantakan.

Panduan WhatsApp Messenger untuk bisnis dari CRM.ID menjelaskan kapan Anda perlu pindah dari chat biasa ke chat bisnis untuk mengantisipasi jumlah pesan yang mulai tidak rapi.

Jenis 2 (WhatsApp Business App dengan Label dan Balasan Cepat)

Aplikasi WhatsApp Business memberi profil bisnis dengan jam operasional, pesan sapaan, pesan di luar jam kerja, balasan cepat, dan label.

Untuk reservasi, buat label Tanya, Tahan alokasi, Menunggu DP, Terkonfirmasi, Hadir, dan Batal.

Ikuti cara download WhatsApp Business dan cara membuat pesan otomatis di WA Bisnis untuk penyiapannya.

Jenis 3 (Link wa.me, QR Code, dan Iklan Click to WhatsApp)

Jenis ini mengatur dari mana pelanggan masuk ke chat. Letakkan link atau QR code di Google Business Profile, bio Instagram, dan meja kasir. Dokumentasi Meta punya halaman khusus terkait QR code dan message links.

Meta menyebut tombol Send Message di Facebook Page sebagai free entry point, dan iklan Click to WhatsApp mengarahkan pelanggan dari Facebook dan Instagram langsung ke chat.

Isi pesan awal di link supaya pelanggan tinggal menekan kirim, contohnya seperti berikut:

https://wa.me/628123456789?text=Halo%20saya%20mau%20reservasi

Catatan: Nomor ini hanya contoh, dan bukan nomor yang mengarah pada satu orang/bisnis tertentu. Anda bisa mengganti nomor tersebut sesuai kebutuhan Anda)

Jenis 4 (WhatsApp Business Platform, WhatsApp Flows, dan CRM)

Di jenis ini pelanggan mengisi formulir langsung di dalam chat. Blog Meta for Developers menunjukkan template Flow bernama Book an appointment, lengkap dengan layar detail detil janji reservasi, data pelanggan, ringkasan, dan syarat ketentuan.

Untuk cek slot kosong secara langsung, Flow terhubung ke endpoint milik sistem Anda.

Anda bisa mempelajari contohnya di panduan WhatsApp Flows CRM.ID. Kalau banyak agen berbagi satu nomor, aplikasi WhatsApp CRM membagi chat, menyimpan riwayat, dan memberi laporan.

Tabel berikut menjelaskan lebih detail terkait jenis reservasinya.

JenisCocok untukOtomatisasiKelemahan
Chat manual1 admin, reservasi sedikitTidak adaJadwal mudah bentrok
WhatsApp Business AppUKM dengan 1 sampai 2 adminSapaan, balasan cepat, labelSatu device, tanpa laporan
Link, QR, Click to WhatsAppSemua bisnis sebagai pintu masukPesan awal terisiTetap butuh admin atau sistem di belakangnya
Platform, Flows, dan CRMDua agen atau lebih, volume tinggiFormulir, pengingat, pembagian chatButuh penyiapan dan biaya pesan

Baca Juga: WhatsApp Notification API: Contoh Kasus & Cara Penggunaan untuk UKM

Cara Setup Reservasi Lewat WhatsApp Business dalam 7 Langkah

Untuk setup reservasi caranya terbilang mudah, karena Anda bisa melakukannya dalam beberapa menit dengan 7 langkah berikut:

Cara Setup Reservasi Lewat WhatsApp Business dalam 7 Langkah
  1. Install WhatsApp Business dengan nomor khusus reservasi
  2. Lengkapi profil seperti alamat, jam buka, dan tautan menu atau daftar layanan
  3. Aktifkan pesan sapaan yang memuat format reservasi
  4. Aktifkan pesan di luar jam kerja dan tulis jam balasan Anda
  5. Simpan 3 balasan cepat seperti konfirmasi, permintaan DP, dan aturan keterlambatan
  6. Buat 6 label status, dari Tanya sampai Batal
  7. Pasang link wa.me atau QR code di tempat pelanggan menemukan Anda

Coba uji alur ini selama 7 hari lalu hitung berapa chat reservasi masuk dan berapa yang tuntas sampai status Hadir.

Baca Juga: 7 Peluang Bisnis Modal Kecil Menggunakan WhatsApp

Aturan 24 Jam dan Biaya Pesan Reservasi di WhatsApp

Aturan Meta ini jarang masuk panduan reservasi, padahal menentukan kapan pesan Anda gratis atau harus bayar.

Dokumentasi harga WhatsApp Business Platform menjelaskan kalau jendela layanan pelanggan terbuka setiap kali pelanggan mengirim pesan, dan tetap aktif 24 jam sejak pesan terakhirnya.

Di dalam jendela itu, semua pesan non-template gratis, begitu pula template utility. Sedangkan di luar jendela, hanya template yang bisa terkirim.

Sejak 1 Juli 2025, Meta menagih per pesan template yang sampai. Pesan dari free entry point membuka jendela gratis selama 72 jam.

Untuk reservasi, aturan ini berarti 3 hal berikut:

  • Konfirmasi saat pelanggan baru chat selalu gratis
  • Pengingat H-1 sering jatuh di luar jendela, jadi Anda perlu template utility berbayar. Cek tarif Indonesia terbaru di halaman harga Meta
  • Minta pelanggan membalas Ya pada pengingat. Balasan itu membuka jendela 24 jam baru untuk pesan berikutnya

Baca Juga: Cara Membuat WhatsApp Ads UMKM dan Perhitungan Biaya

Reservasi Restoran, Hotel, Klinik, dan Salon, Data Apa Saja yang Perlu Anda Minta?

Reservasi restoran lewat WA dan reservasi hotel lewat WA menggunakan flow yang sama, tapi data wajibnya berbeda.

Jenis Bisnis/IndustriData WajibAturan yang Perlu Anda Tulis
RestoranJumlah tamu, area tempat duduk, acara khususBatas keterlambatan, DP untuk menu awal
HotelTanggal check-in dan check-out, tipe kamar, jumlah tamuKebijakan saat pembatalan dan jam check-in
KlinikNama pasien, keluhan singkat, dokter tujuanDokumen yang dibawa, aturan jadwal ulang
Salon dan barber (tukang cukurLayanan, durasi, nama kapsterDurasi yang memblokir jadwal, denda saat melakukan pembatalan

Tulis aturan itu di pesan sapaan dan di ringkasan konfirmasi. Pelanggan lebih mudah menerima aturan yang mereka baca sebelum mengirimkan reservasinya.

Baca Juga: 10 Aplikasi CRM Restoran Beserta Fitur dan Kelebihannya

Cara Mengirimkan Reminder atau Konfirmasi Reservasi yang Tidak Datang

Penelitian acak di Kaiser Permanente Washington melibatkan 125.076 kunjungan layanan primer dan 33.593 kunjungan kesehatan mental.

Pesan teks tambahan menurunkan peluang no show 7% di layanan primer dan 11% di kesehatan mental.

Para peneliti menyimpulkan kalau dengan reminder tambahan lebih hemat kalau Anda arahkan ke jadwal yang berisiko tinggi.

Hasil WhatsApp punya cerita yang berbeda sebagaimana hasil pengujian acak di Punjab, India mengirim 2 pesan WhatsApp, 3 hari dan 1 hari sebelum kontrol, kepada 388 pasien hipertensi. 

Kehadiran 21,8% pada kelompok pesan dan 19,6% pada kelompok kontrol, dan peneliti tidak menemukan bukti perbedaan atau tidak menemukan hasil yang signifikan (probabilitas atau p = 0,603). Mereka menduga intensitas intervensi terlalu rendah.

Cara Mengirimkan Reminder atau Konfirmasi Reservasi yang Tidak Datang

Dari hasil tersebut bisa kita lihat kalau mengirim pesan WA saja belum cukup, Anda juga perlu memperhatikan waktu pengiriman, isi pesan, dan ajakan membalas juga ikut menentukan.

Satu penelitian preprint dari Buenos Aires membandingkan 4 strategi reminder di  WhatsApp. Ketiga strategi aktif menurunkan no show daripada tanpa pengingat/reminder, tapi studi itu belum lolos tinjauan peneliti lain.

Untuk tamu rombongan atau jadwal mahal, coba telepon staf pada jadwal berisiko menurunkan no show dari 36% ke 33% di studi lain.

Semua studi tersebut berasal dari klinik. Polanya tetap berguna untuk restoran atau salon, karena penyebab no show sama yaitu lupa dan tidak ada ajakan untuk membatalkan.

Anda bisa menggunakan jadwal berikut ini:

  • H-3: pesan konfirmasi dengan tombol atau kata “Ya” dan “Ubah Jadwal”
  • H-1: pengingat berisi jam, alamat, dan aturan keterlambatan
  • H-2 jam: pesan singkat dengan link lokasi

Baca Juga: Strategi SMS Marketing yang Sebaiknya Dilakukan Oleh CS

Simulasi Perhitungannya, Berapa Rupiah yang Hilang karena No-Show?

Biaya no show reservasi = Reservasi per hari x Tingkat no-show x Nilai per reservasi

Data-data berikut adalah asumsi penulis untuk contoh ilustrasi saja. Anda bisa mengganti dan menyesuaikan dengan hitung-hitungan di bisnis Anda.

Misalnya penulis ambil contoh untuk kasus restoran dengan 30 reservasi per hari, tingkat no-show 12%, dan nilai per meja Rp 240.000 (3 tamu, Rp 80.000 per orang). Hasilnya 3,6 meja kosong atau Rp 864.000 per hari dan Rp 25,92 juta per bulan.

Kalau ada reminder dan konfirmasi akan menurunkan no-show ke 9%, kerugian berkurang menjadi Rp 19,44 juta per bulan. Selisihnya Rp 6,48 juta.

Anda bisa melakukan perhitungannya sendiri dengan lebih singkat menggunakan template kalkulator di file berikut ini.

Template Sheets:

Draft Template Docs:

Baca Juga: Contoh Biaya Marketing, Cara dan Rumus Perhitungannya

Workflow Reservasi WA Otomatis dengan CRM yang Bisa Anda Lakukan

CRM menyambungkan semua langkah-langkah tersebut dalam satu layar, flownya seperti ini:

  1. Pelanggan menekan link atau QR dan masuk ke chat
  2. Bot menyapa lalu mengirim formulir Flows atau format reservasi
  3. Data masuk ke CRM sebagai kontak baru dengan label Menunggu DP
  4. Admin atau bot mengkonfirmasi dalam jendela 24 jam
  5. Sistem reservasi akan mengirim reminder H-3 dan H-1
  6. Staf mengubah status menjadi Hadir atau No-show setelah jam reservasi

Anda bisa mempelajari tiap bagiannya melalui template bot WA untuk sambutan dan FAQ, fitur WhatsApp CRM untuk customer service, dan contoh penerapan di usaha laundry yang menggunakan tag kontak serta pembagian chat ke petugas.

Pantau juga metrik WhatsApp automation kalau pelanggan lebih sering menggunakan agen atau memblokir nomor, flow otomatis perlu Anda rapikan dulu sebelum melakukan ekspansi.

Tim sales juga bisa menggunakan riwayat reservasi untuk campaign WhatsApp marketing ke tamu yang sudah pernah datang.

Soal kekuatan WhatsApp untuk bisnis, ITWeb melaporkan kalau Will Cathcart, saat memimpin WhatsApp, menyebutkan kalau 175 juta orang mengirim pesan ke bisnis setiap hari.

Dari data tersebut menunjukkan kalau pelanggan sudah terbiasa bertanya dan memesan melalui chat.

Baca Juga: WhatsApp Form, Apa Peran dan Cara Membuatnya?

Kesimpulan

Reservasi lewat WhatsApp berjalan baik kalau pelanggan dan pemilik bisnis menggunakan format yang sama.

Pelanggan cukup mengirim nama, tanggal, jam, dan jumlah orang, lalu menunggu ringkasan konfirmasi.

Sedangkan untuk pemilik bisnis menjaga jadwal tetap rapi lewat label status, balasan cepat, dan aturan yang tertulis dengan jelas.

4 jenis sistem tadi membentuk proses langkah-langkah yang bisa Anda naiki sesuai jumlah reservasi yang masuk.

Mulai dari chat manual, naik ke WhatsApp Business App, tambahkan lewat link dan QR, lalu pindah ke Platform, Flows, dan CRM saat agen bertambah.

Aturan jendela 24 jam menentukan kapan pesan gratis dan kapan Anda perlu template berbayar, jadi rancang alur konfirmasi dan reminder dengan aturan itu yang mudah Anda lupakan.

Kirim konfirmasi H-3, pengingat H-1, dan minta balasan. Pantau status Hadir dan No-show setiap minggu, lalu ubah jadwal pesan berdasarkan data Anda sendiri.

Kalau Anda sudah siap merapikan reservasi WhatsApp di bisnis Anda, Anda perlu mencoba aplikasi WhatsApp CRM dari CRM.ID secara gratis untuk menyatukan chat, label, pesan otomatis, dan riwayat pelanggan di satu dashboard.

Atau jika Anda lebih nyaman menggunakan WhatsApp langsung, bisa dengan mencoba menghubungi tim CRM.ID melalui nomor WhatsApp berikut.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

16 − three =