Strategi SMS marketing mencakup pesan SMS yang personalized , segmentasi dan clustering, penggunaan template, terintegrasi dengan CRM tools dan SMS gateway yang berguna untuk komunikasi bisnis.
Faktanya, SMS masih menjadi salah satu channel komunikasi yang dipakai di berbagai kepentingan bisnis.
Penggunaannya untuk orang-orang yang masih belum terkena eksposur besar pada internet.
Meskipun penggunaannya sudah tidak sesering WhatsApp, Telegram, dan channel lainnya.
Sebagai seorang customer service (CS), Anda harus punya pengetahuan yang beragam di berbagai channel layanan customer service, salah satunya SMS marketing ini.
Untuk itu CRM.id sebagai platform yang memudahkan kerja customer service, akan membahas seputar strategi SMS marketing ini sampai pada layanan SMS Gateway.
Apa Saja Jenis SMS Marketing yang Biasa Customer Service Gunakan?
Pada praktiknya, ada beberapa jenis SMS marketing yang biasa tim customer service gunakan.
1. SMS Reminder
SMS reminder adalah pesan pengingat yang dikirim pada pelanggan terkait suatu aktivitas tertentu.
Contohnya pengingat pembayaran tagihan biaya, pengingat jadwal layanan, dan reminder untuk janji temu.
Pesan SMS reminder membuat pelanggan agar tidak melewatkan hal-hal penting.
Templatenya yang bisa CS pakai seperti ini:
“Halo [Nama], Jika Anda menerima pesan ini, tidak lain adalah reminder kalau tagihan Anda akan jatuh tempo besok. Silahkan lakukan pembayaran sebelum tanggal tersebut.”

2. SMS Marketing Follow Up
Follow up adalah bagian penting di pelayanan customer. Hal itu karena ada tindak lanjut setelah CS mengirimkan pesan.
Tim CS mengirim SMS untuk menanyakan customer experience setelah membeli produk.
Hal itu untuk memastikan services-nya berjalan sesuai planning. Bisa juga sebagai additional reminder untuk penawaran tertentu.
Contoh template SMS yang bisa CS gunakan:
“Halo [Nama], terima kasih telah menggunakan layanan kami. Jika ada pertanyaan atau kendala, silahkan hubungi customer service kami di kontak [nomor]”
Baca Juga: Pentingnya Follow Up dengan Customer dan Cara Melakukannya
3. SMS Promosi
Walaupun biasanya dilakukan oleh tim marketing, SMS promosi juga bisa dilakukan oleh customer service.
Contohnya promo khusus pelanggan lama, diskon ulang tahun pelanggan, dan adanya penawaran saat upgrade layanan.
Contoh:
“Halo [Nama], nikmati promo spesial hari ini. Dapatkan diskon 20% untuk produk pilihan. Info lengkapnya di website kami.”
4. SMS Marketing Berbentuk Konfirmasi Transaksi
Konfirmasi transaksi sebagai salah satu penggunaan SMS yang paling sering kita jumpai.
Misalnya untuk konfirmasi pesanan, pembayaran, dan status pengiriman.
Pesan ini buat meningkatkan kepercayaan pelanggan pada pelayanan Anda.
Contoh template dari CRM.id:
“Terima kasih telah melakukan pemesanan. Pesanan Anda sedang diproses dan akan segera kami kirimkan, mohon untuk menunggu ya kak sampai tiba di alamat tujuan, terima kasih.”
5. SMS Survey Kepuasan Pelanggan
Customer service menggunakan SMS untuk meminta feedback dari customer.
Meskipun belum tentu dibalas, tapi cukup efektif untuk generasi yang lebih tua atau ketika tidak ada jangkauan internet.
Contohnya:
“Terima kasih telah menggunakan layanan kami. Jika berkenan, kakak bisa memberi penilaian layanan kami di tautan berikut.”
Survey semacam ini membantu melihat kualitas pelayanan yang sudah Anda berikan dan sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Baca Juga: Aplikasi Chatting untuk Bisnis: Ini 10 Rekomendasinya
Bagaimana Strategi SMS Marketing yang Sebaiknya CS Lakukan?

Agar SMS marketing benar-benar tepat, customer service perlu menerapkan strategi yang tepat juga.
Penelitian dari Jaya Ramadaey Bangsa, dkk menemukan kalau:
“Peningkatan efektifitas SMS marketing bisa dengan strategi yang lebih baik untuk menghadapi tantangan seperti risiko spam dan persaingan dengan platform digital lainnya.“
Hal ini dijabarkan pada penelitiannya yang berjudul “The Effectiveness of SMS-Marketing on the Purchase Decision of the People of Salatiga City”.
Untuk itu, berikut ini CRM.id menjabarkan strategi SMS marketing yang bisa customer service lakukan.
1. Mengirim SMS di Waktu yang Tepat
Timing jadi faktor penting di SMS marketing.
Beberapa waktu yang biasanya tepat untuk mengirim SMS yang CRM.id sarankan:
- Pagi hari sebelum jam kerja
- Siang hari setelah jam makan siang (waktu istirahat)
- Sore hari saat jam-jam pulang kerja
Mengirim SMS terlalu malam atau terlalu pagi bisa membuat pelanggan merasa terganggu.
2. Menggunakan Bahasa yang Singkat dan Jelas
Karena SMS memiliki batas karakter, pesan harus dibuat sesingkat mungkin tapi tetap jelas.
Beberapa prinsip yang biasa CS gunakan, yakni: gunakan kalimat yang simple, hindari kata-kata yang tidak penting, dan tetap fokus pada inti pesan yang customer pahami.
Misalnya: “Terima kasih telah berbelanja. Pesanan Anda sedang kami proses.”
3. Menggunakan Pesan yang Langsung Terikat pada Personal Experience
Personal experience adalah strategi penting dalam komunikasi dengan customer.
Dengan bantuan software customer relationship management seperti CRM.id, tim CS bisa memasukkan informasi pelanggan seperti nama, log transaksi, dan minat customer pada produk.
Contoh SMS personalisasi:
“Halo Kak Budi, pesanan Anda terkait HP 14s-DQ5115TU sudah kami kirim hari ini. Mohon untuk menunggu barang Kak Budi sampai di tujuan ya”
Pesan seperti ini jauh lebih personalized daripada hanya menggunakan pesan yang terlalu general.

Baca Juga: Personalized Marketing, Cara Biar Lebih Dekat ke Customer
4. Customer Segmentation Berguna untuk Clustering
Tidak semua pelanggan memiliki kebutuhan dan minat yang sama pentingnya
Karena itu, SMS marketing sebaiknya berdasarkan pada customer segmentation.
Beberapa contoh segmentasinya yaitu pelanggan baru, active customer, customer lama, dan customer yang jarang bertransaksi.
5. Menggunakan Call to Action (CTA) yang Jelas di SMS
Meskipun istilah call to action atau CTA itu lebih banyak kita kenal di channel digital marketing lain, seperti email, website, artikel blog, postingan media sosial.
Tapi kita bisa tarik juga ke konteks SMS marketing.
CTA mengarahkan customer untuk melakukan tindakan tertentu, misalnya dari post atau stories di media sosial untuk mengunjungi website.
Dari website atau artikel blog ke nomor WhatsApp, email, atau grup komunitas di Telegram atau Discord.
Dengan adanya CTA yang jelas akan meningkatkan antusiasme respon customer.
Contoh CTA di SMS:
- “Anda bisa mengunjungi aplikasi website CRM berikut untuk melihat fitur-fitur dan harganya”
- “Apakah Anda tertarik untuk mencoba produk Shampoo Lifebuoy Strong & Shiny 340 ml dengan membalas SMS ini untuk konfirmasi”
- “Hubungi CS kami untuk informasi lebih lanjut terkait detail produk NVIDIA GeForce RTX 3050”
6. Menggunakan Template SMS
Template SMS membantu tim CS bekerja jauh lebih efisien.
Hal itu karena CS hanya melakukan sedikit penyesuaian tanpa harus membuat dan merombak keseluruhan dari awal.
Beberapa template yang bisa Anda gunakan, seperti: template follow up customer, bisa juga log kegiatan transaksi, dan reminder pembayaran.
Dengan template, CS sudah tidak perlu lagi repot-repot mengetik pesan dari awal setiap kali berkomunikasi dengan pelanggan.
Baca Juga: 14 Contoh Strategi Pemasaran dan Penjelasan Lengkapnya
Apa Saja Kesalahan yang Sebaiknya CS Hindari di SMS Marketing?

SMS marketing juga memiliki beberapa potensi kesalahan yang sebaiknya CS hindari. Jika tidak ada risiko menghambat saat akan melayani pelanggan.
Beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari:
1. Mengirim SMS Terlalu Sering
Mengirim terlalu banyak SMS membuat pelanggan merasa terganggu.
Akibatnya pelanggan bisa saja mengabaikan pesan, menganggap SMS Anda sebagai spam dan berhenti menggunakan services Anda.
Karena itu perlu ada pengaturan frekuensi pengiriman dengan baik.
2. Pesan Terlalu Panjang
SMS seharusnya singkat dan langsung ke intinya.
Apabila SMS terlalu panjang, maka akan membuat customer jadi malas membacanya.
3. Mengirim SMS di Waktu yang Salah
Waktu pengiriman sangat mempengaruhi respon pelanggan.
Mengirim SMS tengah malam atau sangat pagi bisa merusak customer experience.
Baca Juga: 7 Kesalahan Supervisor Customer Service yang Wajib Dihindari
Tools yang Bantu Customer Service Kelola SMS Marketing

Agar SMS marketing berjalan tepat sasaran, perusahaan biasanya menggunakan beberapa tools pendukung, antara lain:
1. SMS Gateway
SMS Gateway adalah sistem yang membuat sebuah perusahaan bisa mengirim SMS massal secara tersistem dari aplikasi atau komputer.
Keuntungan menggunakan SMS gateway yaitu:
- Pengiriman SMS dalam jumlah besar
- Otomatisasi penggunaan pesan
- Terhubung dengan sistem lain
2. Software CRM Indonesia (CRM.id)
Software CRM membantu Anda mengelola data pelanggan dan interaksinya.
Anda bisa menyimpan data kontak pelanggan, melihat log atau aktivitas komunikasi, dan mengirim SMS otomatis sesuai aktivitas customer.
Menghubungkan antara CRM dan SMS gateway membuat proses komunikasi dengan pelanggan jadi lebih efisien dan terarah.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Aplikasi CRM Telemarketing Terbaik
Bagaimana Tips Memaksimalkan SMS Marketing? (Sedikit Tips dari CRM.id)?
Agar strategi SMS marketing memberikan hasil, customer service perlu nerapkan beberapa tips sakti ini.
Pertama, pastikan pesan terkirim benar-benar relevan dengan kebutuhan pelanggan. Pesan yang sesuai akan lebih mudah menarik perhatian.
Kedua, kombinasikan SMS dengan channel komunikasi lain seperti WhatsApp atau email. Strategi seperti ini menjangkau customer dengan karakteristik yang berbeda.
Ketiga, lakukan evaluasi berkala pada performa SMS marketing.
Yaitu dengan melihat data response rate atau tingkat konversi, Anda bisa mengetahui strategi mana yang paling tepat sasaran.
Terakhir, manfaatkan data pelanggan yang terdapat dari aplikasi CRM (contoh CRM.id) untuk membuat pesan jauh lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Aplikasi Chatting untuk Bisnis: Ini 10 Rekomendasinya
Kesimpulan
Demikian penjelasan dari CRM.id seputar startegi SMS marketing yang bisa CS lakukan.
Meskipun SMS marketing saat ini sudah tidak terlalu seksi lagi, tapi jadi salah satu strategi komunikasi dengan pelanggan yang penting sampai saat ini.
Di pembahasan sebelumnya, strategi SMS marketing yang tepat, mencakup:
1). Membuat pesan SMS jadi personalized untuk orang yang tidak terjangkau jaringan internet.
2). Pengelompokan pelanggan menurut minat dan atribut-atribut atau parameter tertentu.
3). Penggunaan template SMS untuk mempersingkat waktu dan effort dengan melakukan sedikit adjustment.
4). Ada sistem terintegrasi dengan Aplikasi CRM.id dan SMS Gateway.
Dari strategi-strategi tersebut, CS bisa memaksimalkan potensi SMS marketing untuk meningkatkan customer engagement dan customer loyalty.
Ada sejumlah fitur-fitur di CRM.id yang menyediakan OpenAPI yang berfungsi untuk integrasi dengan channel yang ada dan juga manajemen kontak pelanggan.
Apabila Anda tertarik mencoba fitur-fiturnya, mulai mencoba demo Aplikasi WhatsApp CRM bersama tim ahli kami pada tautan demo aplikasi berikut.
Setelah Anda mengisi form demo, tim kami akan menghubungi Anda dan menjadwalkan 1-on-1 meeting.
Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi melalui nomor WhatsApp ini.
- Cari Tahu Apa Itu WhatsApp Call & Fungsinya untuk Bisnis - 17 Juli 2026
- Mengulik Meta Business Suite: Fitur & Aplikasinya untuk Bisnis - 17 Juli 2026
- Voice of Customer: Cara Ubah Feedback Jadi Loyalitas Pelanggan - 16 Juli 2026