Panduan Etika Penggunaan data di Software CRM

Panduan Etika Penggunaan data di Software CRM

Etika penggunaan data pelanggan saat ini sangat penting untuk melindungi hak-hak konsumen/pelanggan.

Dan hal ini adalah data pelanggan sebagai salah satu aset penting bagi bisnis Anda.

Banyak perusahaan, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), mulai menggunakan software CRM untuk menyimpan dan mengelola informasi pelanggan.

Karena sistem ini, customer service bisa mencatat berbagai informasi seperti nama pelanggan, nomor telepon, alamat email, riwayat transaksi, sampai data-data penting.

Informasi yang tersimpan pada Aplikasi CRM sering kali bersifat sensitif.

crm banner 2

Jika data pelanggan digunakan secara sembarangan dampaknya merugikan pelanggan dan reputasi bisnis itu sendiri.

Artikel CRM.id ini akan membahas terkait panduan etika penggunaan data di software CRM, khususnya untuk UKM dan tim customer service (CS).

Yang mencakup jenis data pelanggan yang tersimpan di CRM, etika dalam pengelolaan data, serta cara-cara untuk memastikan data pelanggan digunakan secara bertanggung jawab.

Daftar isi show

Peran Software CRM untuk Mengelola Data Konsumen

Software CRM (customer relationship management) adalah aplikasi yang bisa membantu Anda dalam mengelola hubungan dengan pelanggan.

Melalui sistem ini, Anda bisa menyimpan data pelanggan yang mudah diakses oleh tim yang membutuhkan.

CRM biasanya menyimpan berbagai jenis data seperti identitas pelanggan, riwayat chat dan catatan komunikasi yang pernah terjadi antara pelanggan dan perusahaan.

Dengan adanya software CRM ini membuat pengelolaan data pelanggan menjadi lebih efisien.

Tim customer service bisa dengan cepat menemukan informasi yang diperlukan tanpa harus mencari data secara manual.

Karena semua informasi pelanggan tersimpan dalam satu sistem, maka butuh keamanan dan etika penggunaan data harus Anda perhatikan dengan baik.

Jika tidak, sistem CRM bisa menjadi sumber risiko kebocoran data.

Baca Juga: Peran CRM Digital Marketing untuk Pengelolaan Customer

Kenapa Tim Customer Service Harus Paham Etika Penggunaan Data Pelanggan?

Customer service adalah salah satu bagian perusahaan yang paling sering mengakses data pelanggan.

Setiap hari CS menggunakan informasi tersebut untuk menjawab pertanyaan pelanggan.

Terus juga sering menangani komplain atau memberikan bantuan perihal produk dan layanan.

Karena penggunaan data yang tinggi inilah, customer service harus memiliki pemahaman yang kuat mengenai etika penggunaan data.

Tanpa pemahaman tersebut, risiko penyalahgunaan menjadi lebih besar.

Misalnya, customer service yang tidak memahami etika data mungkin secara tidak sengaja membagikan informasi pelanggan kepada pihak yang tidak berwenang.

Atau menggunakan data pelanggan untuk kepentingan pribadi.

Dengan memahami etika penggunaan data, tim customer service bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan menjaga keamanan informasi sensitif pelanggan.

Kenapa Tim Customer Service Harus Paham Etika Penggunaan Data?

Baca Juga: Mengenal Prinsip Etika Data Pribadi Konsumen untuk CS

Peran Etika Penggunaan Data Pelanggan Buat Owner UKM (Usaha Kecil dan Menengah)

1. Meningkatkan Kepercayaan dan Membangun Kesetiaan Pelanggan

Kepercayaan pelanggan adalah langkah dasar dan cukup penting untuk keberhasilan bisnis.

Apabila pelanggan sudah merasa aman dan percaya pada Anda, mereka akan dengan memberikan data pribadi mereka.

Biasanya hal ini juga terjadi pada pelanggan yang loyal dan lebih sering menggunakan produk atau layanan dari perusahaan Anda.

Mereka juga antusias menanyakan produk, fitur, atau layanan terbaru ke tim customer service.

Karena dipercaya, maka etikanya Anda harus benar-benar pastikan menjaga keamanan data dan menggunakan data sesuai kebutuhan.

Dengan begitu, Anda dan perusahaan telah menunjukkan sikap menghargai privasi pelanggan.

Dalam jangka panjang bisa memperkuat hubungan antara perusahaan dan pelanggan.

2. Melindungi dan Menjaga Reputasi Bisnis Anda

Reputasi bisnis sangat bergantung pada bagaimana perusahaan memperlakukan pelanggan mereka.

Jika terjadi kebocoran data atau penyalahgunaan informasi pelanggan, reputasi perusahaan bisa rusak dalam waktu singkat dan kepercayaan pelanggan menjadi luntur.

Bagi UKM yang sedang fokus memperkuat brand, reputasi adalah sesuatu yang sangat berharga.

Oleh sebab itu, menjaga etika penggunaan data pelanggan harus menjadi prioritas pertama.

3. Etika Penggunaan Data Bisa Menghindari Penyalahgunaan Informasi Konsumen

Kerentanan penyalahgunaan data pelanggan oleh pihak tertentu itu sangat rentan kalau tidak ada mekanisme aturan dan kebijakan privasi yang jelas.

Misalnya, informasi kontak pelanggan digunakan untuk kepentingan pribadi, dibagikan kepada pihak luar tanpa izin, atau sampai dijual ke pihak lain (pengiklan).

Etika penggunaan data membantu mencegah risiko tersebut dengan menetapkan batasan yang jelas.

Batasan siapa yang boleh mengakses data dan untuk tujuan penggunaannya.

Baca Juga: Customer Success: Seperti Apa Dampaknya ke Bisnis UKM

Jenis Data Pelanggan yang Biasa Tersimpan di Aplikasi CRM

Jenis Data Pelanggan yang Biasa Tersimpan di Aplikasi CRM

Data Identitas Pelanggan

Jenis data pelanggan yang biasanya tersimpan di dalam software CRM adalah data identitas pelanggan.

Informasi ini mencakup nama lengkap, nomor telepon (kontak), alamat email, alamat rumah, serta identitas lain yang membantu Anda untuk mengenali pelanggan.

Data identitas ini sangat penting karena jadi dasar dalam setiap komunikasi antara pelanggan dan perusahaan.

Jika tidak ada data identitas yang jelas (setidaknya informasi dasar), perusahaan kesulitan memberikan layanan yang tepat kepada pelanggan.

Namun, karena sifatnya yang pribadi, data identitas juga termasuk informasi yang harus dijaga dengan sangat hati-hati.

Penyalahgunaan data identitas menimbulkan berbagai masalah, termasuk potensi penipuan atau pelanggaran privasi pelanggan.

Data Riwayat Transaksi Pelanggan

Software CRM juga sering menyimpan riwayat transaksi pelanggan.

Data ini mencakup produk atau layanan yang pernah dibeli, tanggal pembelian, jumlah transaksi, serta metode pembayaran yang digunakan.

Riwayat transaksi membantu perusahaan memahami kebiasaan belanja pelanggan.

Informasi ini bisa digunakan untuk memberikan rekomendasi produk yang lebih sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka atau buat meningkatkan kualitas layanan.

Data transaksi juga harus termasuk dalam jenis data pribadi yang harus dilindungi dan pengelolaannya harus tepat.

Informasi ini tidak boleh disebarkan secara sembarangan karena bisa mengungkap kebiasaan belanja pelanggan.

Data Riwayat Interaksi dan Komunikasi Layanan Pelanggan

Selain data identitas dan transaksi, CRM.id misalnya juga menyimpan riwayat interaksi antara pelanggan dan tim customer service.

Catatan ini biasanya mencakup chatting di WhatsApp melalui API yang tersambung dengan CRM.id, atau tiket keluhan dan komplain.

Data ini sangat berguna untuk memastikan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan yang tepat.

Jika pelanggan pernah mengalami masalah sebelumnya, tim customer service bisa mengecek kembali history tersebut dan memberikan solusi yang lebih tepat sasaran.

Data Preferensi dan Perilaku Pelanggan

Beberapa sistem CRM juga dilengkapi dengan pencatatan minat dan preferensi pelanggan, salah satu implementasinya bisa menggunakan fitur labelling dan tag.

Contohnya seperti produk yang paling sering dibeli, kategori yang diminati, atau waktu pembelian yang paling sering dilakukan.

Informasi ini membantu Anda memahami perilaku pelanggan dan menyesuaikan strategi marketing baik melalui broadcast pesan, pengiriman di grup, komunitas.

Misalnya, perusahaan bisa menawarkan promosi yang lebih sesuai minat pelanggan.

Penggunaan data seperti ini memang menguntungkan dalam proses retargeting, menyesuaikan pada minat pelanggan dan lebih tepat sasaran.

Tapi etika penggunaan data harus benar-benar diperhatikan agar tidak melanggar privasi pelanggan atau eksploitasi data secara berlebihan.

Baca Juga: Perilaku Pelanggan: Jenis, Faktor, dan Contohnya

9 Etika Penggunaan Data di Software CRM yang Wajib Dipahami Tim CS

Etika Penggunaan Data di Software CRM yang Wajib Dipahami Tim CS

1. Gunakan Data Pelanggan Hanya untuk Kepentingan Operasional dan Beberapa Strategi Bisnis

Data pelanggan yang tersimpan dalam sistem CRM hanya boleh digunakan untuk tujuan yang berkaitan dengan kegiatan bisnis.

Contohnya seperti pelayanan pelanggan, pengolahan transaksi, atau analisis kebutuhan pelanggan.

Customer service tidak boleh menggunakan data tersebut untuk kepentingan pribadi atau aktivitas yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.

Misalnya Anda sebagai customer service mengakses dan memproses data pelanggan baru yang mencakup informasi dasar dan beberapa aktivitasnya.

Jika mengikuti etika di poin ini, maka ketika berada di luar pekerjaan, Anda sudah tidak boleh mengakses data tersebut (kecuali ada kebutuhan khusus atau mendesak).

Atau setidaknya sudah tidak boleh mengcopy lalu menyebarkan di media sosial atau penjualan data, dan sebagainya.

2. Hindari Mengakses Data Jika Tidak Berhubungan dengan Pekerjaan Customer Service

Setiap karyawan seharusnya hanya mengakses data pelanggan yang relevan dengan pekerjaannya.

Mengakses data tanpa alasan kerja yang jelas merupakan pelanggaran etika dan rawan untuk disalahgunakan.

Selain berpotensi melanggar privasi pelanggan, tindakan ini juga bisa meningkatkan risiko kebocoran data.

3. Tidak Boleh Menyebarkan Informasi Pelanggan ke Pihak Lain

Informasi pelanggan tidak boleh dibagikan kepada pihak lain tanpa izin dari pelanggan.

Hal ini termasuk memberikan data kepada teman, keluarga, atau pihak luar perusahaan.

Di lingkungan kerja, data juga sebaiknya hanya dibagikan kepada rekan kerja yang memang membutuhkan informasi tersebut untuk menyelesaikan tugasnya.

Baca Juga: Tips dan Contoh Kata Kata Broadcast Promosi WhatsApp

4. Harus Ada Persetujuan Pelanggan untuk Mengirim Promosi Atau Broadcast

Jika ingin mendapatkan kepercayaan dan respect, harus ada consent terkait penggunaan data untuk kepentingan promosi, marketing, dan broadcasting.

Anda bisa menanyakan kesetujuan atau tidak datanya digunakan untuk mempersonalisasi pesan broadcast dan pesan marketing.

Mengirim pesan promosi kepada pelanggan tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu, bisa membuat pelanggan merasa terganggu.

Etika Penggunaan Data di Software CRM - Harus Ada Persetujuan Pelanggan untuk Mengirim Promosi Atau Broadcast

5. Jaga Kerahasiaan Informasi Pelanggan dan Tidak Menyebarkan Data ke Publik

Setiap karyawan yang memiliki akses ke sistem CRM harus menjaga kerahasiaan informasi pelanggan.

Data tersebut tidak boleh dibagikan di luar sistem atau ditampilkan di tempat yang tidak aman.

Tindakan seperti ini dapat dianggap sebagai pelanggaran privasi.

6. Hapus atau Hancurkan Data yang Tidak Lagi Digunakan

Data pelanggan yang sudah tidak digunakan sebaiknya dihapus atau sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Hal ini membantu mengurangi risiko penyalahgunaan data.

7. Patuhi Kebijakan Privasi Perusahaan, GDPR, atau UU PDP

Setiap perusahaan biasanya memiliki kebijakan privasi dan keamanan data.

Dan biasanya kebijakan privasi dan keamanan data ini memiliki acuan ke standar asosiasi tertentu.

Misalnya GDPR (General Data Protection Regulation) dan UU PDP (Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi).

Semua karyawan, terutama customer service harus memahami dan mematuhi aturan tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: 15 Tips dan Cara Menjaga Keamanan Data Pelanggan Anda

Cara Menerapkan Etika Penggunaan Data di Tim Customer Service

1. Membuat SOP dan Kebijakan/Etika Penggunaan dan Pengelolaan Data Pelanggan

Langkah pertama yang bisa Anda dan perusahaan lakukan adalah membuat SOP (standar operasional prosedur) terkait pengelolaan data pelanggan.

SOP ini harus menjelaskan bagaimana pengumpulan, penyimpanan, pengelolaan data perlindungannya.

2. Mengatur Hak Akses Data Berdasarkan Peran/Role

Tidak semua karyawan harus memiliki akses ke seluruh data pelanggan.

Perusahaan atau administrator bisa membatasi akses data berdasarkan peran masing-masing karyawan.

3. Memberikan Pelatihan Privasi Data kepada Tim

Pelatihan mengenai keamanan dan etika penggunaan data sangat penting untuk tim customer service.

Dengan pelatihan yang tepat, karyawan bisa memahami risiko yang terkait dengan pengelolaan data pelanggan.

4. Menerapkan 9 Etika Penggunaan Data (Section Sebelumnya)

Dengan menerapkan 9 etika penggunaan data tersebut, Anda sudah mengikuti best practice perlindungan dan keamanan data pelanggan.

5. Menggunakan Fitur Keamanan pada Software CRM

Sebagian besar software CRM memiliki fitur keamanan data, manajemen hak akses, enkripsi data, dan lain sebagainya.

Misalnya CRM.id, produk CRM dari PT CRM Berhati Nyaman yang berlokasi di Yogyakarta ini menyediakan fitur-fitur keamanan pada aplikasi, mencakup:

  • Enkripsi Data, Selama penggunaan bertukar data (menggunakan CRM), enkripsi data mencegah pencurian informasi
  • Infrastruktur Server, yaitu menggunakan cloud infrastructure/penyedia hosting AWS (Amazon Web Services) yang punya standar keamanan tinggi.
  • Sertifikasi ISO/IEC 27001, memenuhi standar internasional untuk manajemen keamanan informasi.
  • Manajemen Hak Akses (Role), CRM.id bisa mengatur peran (role) pengguna dengan pembatasan akses data sesuai kebutuhan tim.
  • Terkoneksi Aman, aplikasi CRM yang terintegrasi dengan WhatsApp Business API resmi sehingga mengurangi risiko akun ke-banned dan kehilangan data.
  • Backup Online, karena data tersimpan di cloud, sehingga data tetap aman walaupun komputer Anda/perusahaan Anda rusak atau hilang

Perusahaan sebaiknya memanfaatkan fitur-fitur ini untuk melindungi data pelanggan.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Software CRM untuk Industri Keuangan

Kesimpulan

Etika penggunaan data di software CRM adalah bagian penting dalam pengelolaan hubungan pelanggan.

Data pelanggan memang memberikan banyak manfaat bagi bisnis Anda, tapi saat memanfaatkan informasi tersebut harus secara bertanggung jawab.

Dengan memahami jenis data yang tersimpan pada sistem CRM, menerapkan prinsip etika penggunaan data, serta mengikuti kebijakan privasi perusahaan.

Dengan begitu, bisa melindungi informasi pelanggan sekaligus meningkatkan kualitas layanan customer service.

Jika melakukan hal itu, Anda dan perusahaan akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan pelanggan dan mudah membangun hubungan yang awet.

Untuk itu CRM.id memudahkan Anda untuk menjaga data pelanggan.

Karena di CRM.id sudah sebisa mungkin mengikuti panduan etika penggunaan dan keamanan data pelanggan.

Jadi Anda tidak perlu ragu data-data pelanggan Anda akan bocor dan ada penyalahgunaan data.

Jika Anda tertarik untuk mencoba fiturnya, silahkan untuk request demo dengan mengisi form demo aplikasi ini.

Setelah tertarik untuk menggunakan versi aplikasi secara penuh, Anda bisa mengisi form daftar aplikasi berikut untuk persiapan onboarding tim.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

6 + five =