Apa Itu Salesman dan Bedanya dengan Jenis Sales Lain?

Apa Itu Salesman dan Bedanya dengan Jenis Sales Lain

Apa itu salesman dan perannya di distribusi dan perdagangan di Indonesia?

Tapi, jika Anda menganggap salesman hanya orang yang menawarkan barang, maka pemikiran dan konsep seperti itu sudah terbilang usang.

Di tahun 2026 ini, perannya telah berubah dari pengumpul pesanan menjadi data-driven sales di lapangan.

Artikel CRM.id (Aplikasi CRM) ini akan membahas apa itu salesman, berbagai jenisnya di Indonesia, sampai bagaimana aplikasi CRM dan WhatsApp mengubah cara mereka bekerja.

Apa Itu Salesman?

crm banner 3

Salesman adalah sales yang bertanggung jawab melakukan penjualan produk atau jasa dari perusahaan ke pelanggan (baik itu toko, distributor, maupun konsumen akhir).

Tapi, dari sudut pandang supply chain management, sales berfungsi sebagai jembatan informasi antara di kantor dengan keluhan customer di lapangan.

Mereka memastikan supply barang dari produsen ke pasar berjalan lancar dan membawa data tren pasar kembali ke perusahaan.

Perbedaan Salesman vs Sales Executive vs Sales Engineer

Banyak yang salah paham dengan menyamakan semua posisi sales, seperti ketiga peran sales, sales executive, atau sales engineer.

Tapi ketiganya punya beberapa peran yang berbeda, berikut ini perbedaannya:

  1. Salesman, biasanya fokus pada volume penjualan tinggi, retensi toko/retailer, dan aktivitas lapangan (FMCG, distribusi).
  2. Sales Executive, lebih fokus pada akuisisi klien korporasi (B2B) dengan siklus penjualan yang lebih panjang.
  3. Sales Engineer, sales dengan keahlian teknis (technical skill) di bidang tertentu (biasanya untuk produk mesin atau software kompleks).

Setelah Anda mengetahui perbedaan ketiganya, jadi lebih tepat sasaran saat menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Salesperson adalah: Tugas dan Kemampuan yang Dibutuhkan

Deep Dive (Menyelami) Jenis-Jenis Salesman di Indonesia

Deep Dive (Menyelami) Jenis-Jenis Salesman di Indonesia

Di Indonesia, struktur distribusi sangat unik karena adanya pasar tradisional yang masih sangat mendominasi.

Meskipun sekarang beberapa sudah perlahan memperlebar sayap ke dunia digital.

Hal ini melahirkan berbagai spesialisasinya dengan KPI berbeda-beda.

1. Apa itu Salesman Taking Order (TO)?

Salesman Taking Order (TO) tugasnya hanya mencatat pesanan dari pelanggan (toko/outlet) tanpa membawa barang di kendaraannya.

Cara Kerjanya:

TO bisa mengunjungi outlet sesuai jadwal dan mengecek stok, khususnya  yang sudah habis.

Lalu memasukkan pesanan ke aplikasi atau sistem perusahaan. Barang akan mereka kirimkan dari tim delivery/logistic.

Kelebihan atau Keunggulannya:

Fokus pada hubungan pelanggan dan cakupan outlet yang lebih banyak dalam sehari.

Tantangan yang Sering Dialami:

Sangat bergantung pada ketepatan waktu pengiriman oleh tim logistik.

Apabila pengiriman telat, sales TO yang akan diprotes oleh pemilik toko.

2. Salesman GT (General Trade)

General Trade (GT) lebih banyak mengacu pada pasar tradisional (toko kelontong, pasar tradisional, warung, pasar rakyat, dan sebagainya).

Maka, sales GT adalah mereka yang dikhususkan untuk menjual atau mendistribusikan produk atau barang ke area pasar tradisional tersebut.

Karakteristiknya:

Bisa handle ribuan outlet kecil dengan nilai transaksi per outlet yang mungkin rendah, tapi secara total volume sangat besar.

Fokus Salesman GT:

Lebih fokus ke pemerataan produk (distribusi) dan memastikan produk ada di rak paling depan warung.

3. Apa itu Salesman Motoris?

Jika Anda melihat pengendara motor dengan boks besar di belakangnya yang berisi produk (misalnya: rokok, kopi sachet, atau snack), itulah yang sales motoris kerjakan.

Perannya:

Menjangkau area yang tidak bisa dimasuki mobil/motor (gang sempit) dan melakukan distribusi ke warung-warung terkecil (mikro retail).

Strategi Biar Berhasil:

Biasanya mereka melakukan sistem cash and carry.

Artinya, bawa barang, tawarkan, langsung bayar di tempat. Hal ini sangat tepat untuk menjaga cash flow harian perusahaan.

Baca Juga: Sales Force Adalah: Pengertian, Peran , dan Tugasnya

4. Salesman Frozen (Frozen Food)

Apa itu Salesman Frozen (Frozen Food)

Jenis sales Ini adalah spesialisasi yang jarang dibahas secara mendalam.

Salesman frozen menangani produk yang membutuhkan cold chain management (rantai dingin), seperti sosis, nugget, es krim, atau daging beku.

Perbedaan besar jenis ini terdapat pada cara edukasi daripada terbatas pada cara menjualnya.

Mereka harus memastikan toko memiliki freezer yang layak dan suhu yang terjaga.

Jika listrik toko mati, produk rusak, dan itu menjadi tanggung jawab koordinasi dari sales frozen.

5. Apa itu Salesman TMC (PT Surya Madistrindo)?

Bagi Anda yang bergelut di industri rokok, pasti tidak akan asing dengan istilah TMC.

Salesman TMC (Task Force, Merchandising, dan Canvassing) punya peran penting dari PT Surya Madistrindo (anak perusahaan Gudang Garam).

Tugasnya adalah menjual sekaligus fokus pada merchandising (pemasangan POSM seperti poster, stiker, dan pajangan produk).

Di dunia TMC, visual produk di toko sangat penting. Mereka memiliki standar audit display yang sangat ketat daripada sales FMCG biasa.

6. Apa itu Sales Kanvas (Canvassing)?

Salesman canvassing membawa stok barang di dalam kendaraan (biasanya mobil box atau van) dan langsung melakukan transaksi di tempat.

Bedanya dengan TO (Taking Order), jika TO hanya mencatat pesanan, sales canvassing langsung menyerahkan barang dan menerima pembayaran atau tagihan.

Tapi punya risiko selisih stok fisik yang lebih tinggi dan beban biaya operasional kendaraan yang besar.

Tapi, kelebihannya adalah kecepatan produk baru ke pasar.

Baca Juga: Canvasser Adalah: Pengertian, Tugas, dan Cara Kerjanya

Apa Saja Perbedaan Jenis Salesman Itu?

Biar mudah membedakan jenis-jenis dan tipe salesman, CRM.id akan meringkas dan menyajikannya melalui tabel perbandingan berikut.

Tabel Perbandingan Jenis-jenisnya

Jenis SalesmanKendaraanMetode TransaksiFokusnya
Taking Order (TO)Motor/mobilOrder via app (aplikasi)Hubungan dan retensi 
MotorisMotor (boks)Cash and carryDistribusi produk atau barang melalui gang-gang sempit
KanvasMobil box, van, atau kendaraan lainnyaCash dan carryKecepatan distribusi
GT (General Trade)BervariasiBervariasiPasar tradisional
TMCMobil / motorSelling dan displayBranding dan merchandising
Salesman FrozenKendaraan pendinginTO / kanvasCold chain management

Baca Juga: Sales Advisor: Tugas, Gaji, dan Skill yang Diperlukan

Tools di 2026 yang Mempermudah Salesman (Pakai Aplikasi CRM dan WhatsApp)

Aplikasi WhatsApp CRM Yogyakarta (CRM.id)

Untuk mempermudah beberapa jenis salesman tersebut, maka perlu pakai beberapa tools, antara lain seperti WhatsApp yang terintegrasi Aplikasi CRM.

Lalu bagaimana integrasi WhatsApp CRM bisa membantu pekerjaannya di lapangan?

Dulu, salesman harus datang fisik hanya untuk bertanya seperti ini: “Ada pesanan, pak/bu/kak?”

Saat ini, untuk efisiensi bisa dengan menggunakan WhatsApp Business API yang terhubung dengan CRM.

Beberapa fungsinya antara lain:

1. Automated Order Ulang

Sistem CRM bisa memprediksi kapan stok di toko A akan habis berdasarkan data histori, lalu mengirimkan pesan WhatsApp otomatis kepada pemilik toko.

Salesman hanya perlu datang untuk validasi dan atau mengobrol dengan customer, sembari mengulik problem apa yang mereka alami.

Nantinya feedback tersebut bisa jadi bahan pengembangan product dan strategi marketing yang lebih terarah.

2. Katalog Terintegrasi Aplikasi Lain

Salesman kini membawa tablet atau smartphone yang berisi katalog interaktif.

Sekali klik, pesanan masuk ke gudang pusat, tagihan (invoice) terkirim otomatis ke WhatsApp pelanggan.

Studi Kasus Optimasi Salesman dengan WhatsApp CRM

Sebuah distributor FMCG berhasil meningkatkan efisiensi sales motoris sebesar 25% setelah menggunakan fitur automated routing.

Sistem CRM menentukan rute tercepat dan memberikan daftar toko yang memiliki potensi churn (berhenti berlangganan) tinggi agar menjadi prioritas.

Hal ini juga ada di penelitian berjudul The Impact of CRM Technology on Salesperson Performance.

Baca Juga: Sales Tools dan CRM App yang Perlu Dicoba di Tahun Ini

Skill Wajib Ini yang Perlu Ada pada Salesman

Skill Wajib Ini yang Perlu Ada pada Salesman

Untuk bertahan di persaingan yang ketat, salesman (semua jenis salesman) tidak cukup hanya bermodal jago ngomong, negosiasi, dan meyakinkan saat menjelaskan produk.

Masih ada skill lain yang tidak kalah penting, antara lain:

  • Literasi Data. Mampu membaca laporan penjualan mingguan di aplikasi sales mereka.
  • Resilience (Ketangguhan). Menghadapi penolakan di lapangan setiap hari.
  • Product Knowledge. Terutama untuk salesman frozen dan teknik yang butuh penjelasan spesifikasi.
  • Penguasaan Tools Digital. Mampu menggunakan CRM (seperti penyedia lokal seperti CRM.id atau menggunakan Salesforce, Hubspot) serta WhatsApp untuk koordinasi.

Baca Juga: Wajib Tahu! 10 Teknik Negosiasi Penting untuk Sales

Kesimpulan

Seperti itu penjelasan dari CRM.id terkait apa itu salesman dan detail-detailnya.

Salesman punya tugas untuk menghubungkan produk perusahaan dengan konsumen atau melakukan follow up/treatment khusus bagi leads/prospek di bisnis B2B.

Baik itu sales TO, GT, Motoris, sampai spesialisasi seperti TMC, semuanya memiliki peran penting di penjualan, khususnya untuk melancarkan rantai distribusi produk/barang.

Untuk mempermudah dan efisiensi semua tugas tersebut, salesman perlu bantuan tools sales, aplikasi CRM (bisa pakai WhatsApp) untuk melihat status leads, komunikasi dengan tim CS atau untuk kebutuhan follow up. 

Salah satu tools CRM yang bisa sales pakai, adalah Aplikasi CRM, dari CRM.id.

Fitur-fiturnya seperti cek status leads dan customer, menyatukan pesan dalam satu dashboard, dan kemudahan komunikasi dengan tim CS adalah beberapa keunggulannya.

Hanya dengan harga Rp 40/pesan dan tanpa biaya tersembunyi, Anda sudah bisa menikmati unlimited agent, users, dan messages.Untuk itu, jika tertarik mencoba, bisa menghubungi tim CRM.id dengan mengisi form demo aplikasi CRM berikut.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

eight − five =