Sales Tools dan CRM App yang Perlu Dicoba di Tahun Ini

Sales Tools dan CRM app yang Perlu Dicoba di Tahun Ini

Agar bisa menang secara kecepatan dan efisiensi di tengah persaingan bisnis, Anda sebagai business owner, praktisi CRM (customer relationship management) sudah wajib menggunakan aplikasi sales tools dan CRM app (aplikasi CRM).

Aplikasi ini berfungsi efisiensi dalam pengelolaan data pelanggan, seperti membangun hubungan, mengelola sales pipeline, sampai  meningkatkan peluang closingan.

Nah apa saja dan contoh penerapan sales tools + CRM app yang perlu Anda coba di tahun ini?

Kita akan cari tahu bersama-sama di artikel CRM.ID ini, mulai dari macam-macam dan contoh penerapannya yang wajib dicoba, manfaatnya untuk bisnis Anda dengan berbagai skala bisnis, tren terbaru, hingga tipsnya.

Apa Itu Sales Tools dan CRM App

crm banner 1

Sales tools dan aplikasi CRM adalah dua aplikasi yang saling berkaitan.

Aplikasi ini berfungsi membantu tim sales dalam menjalankan aktivitas penjualan sehari-hari.

Contohnya mulai dari mencari leads, melakukan follow up, mengatur jadwal meeting, sampai menganalisis performa penjualan, dan fokusnya sebagian besar pada aktivitas penjualan.

Sementara itu, CRM atau customer relationship management adalah sistem untuk mengelola data dan komunikasi pelanggan.

CRM berfungsi sebagai pangkalan data pelanggan (data center), mulai dari informasi kontak, data kontak dalam bentuk grafik, riwayat chat, sampai status transaksi.

Perbedaan antara keduanya terletak pada fokusnya. Sales tools membantu kegiatan penjualan yang dan closing.

Sementara CRM membantu pengelolaan hubungan dengan pelanggan yang berfokus pada komunikasi dan follow up.

Tapi sekarang ini, kedua aplikasi ini sudah bisa saling terkoneksi satu sama lain. Ada juga aplikasi CRM yang ada fitur sales tools.

Begitu pula sebaliknya, ada aplikasi sales yang terdapat fitur CRM.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Marketing Tools untuk Bisnis dan Contohnya

Alasan Penggunaan Sales Tools dan CRM Masih Penting di Tahun Ini

Alasan Penggunaan Sales Tools dan CRM Masih Penting di Tahun Ini

Perubahan perilaku konsumen menjadi alasan sales tools dan CRM masih dibutuhkan.

Saat ini kecepatan dan akurasi itu harus bisa berjalan beriringan.

Jika kerja masih menggunakan sistem manual, ya bisa saja cuma tidak efisien, workflow tidak rapi, dan pencarian data itu membutuhkan waktu pastinya.

Tools itu juga mendukung kolaborasi karyawan yang sistem kerjanya hybrid, remote atau kerja isales di lapangan.

Nah karena basisnya aplikasi itu cloud, jadi kolaborasi tim dari berbagai tempat tidak jadi masalah.

Dampaknya adalah data pelanggan tidak lagi berantakan, follow up lebih rapi, dan peluang peningkatan jumlah leads atau closing rate jauh lebih besar.

Selain itu kedua aplikasi tersebut membantu mengukur performa, pengambilan keputusan dan penyusunan strategi melalui data, jadi tidak menerka-nerka saat penyusunan strategi.

Baca Juga: CRM Tools: Pengertian dan Rekomendasi Terbaiknya

Manfaat Menggunakan Sales Tools dan CRM untuk Bisnis

1. Pengelolaan Leads Lebih Rapi/Terstruktur

Semua data leads tersimpan dalam satu sistem terpusat.

Sehingga tim sales jadi tahu harus menghubungi siapa, kapan, dan dengan pendekatan seperti apa terhadap leads atau pelanggan tersebut.

Sehingga pengelolaan menjadi lebih rapi dan terstruktur.

2. Meningkatkan Produktivitas Tim Sales

Dengan sistem otomasi atau menggunakan template quick reply, tugas-tugas manual dan berulang seperti input data, pengiriman pesan atau email follow up, pengingat jadwal (reminder) bisa Anda lakukan secara otomatis.

Tim sales lebih terfokus pada aktivitas yang lebih strategic dan menghasilkan penjualan lebih banyak.

3. Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Aplikasi sales atau CRM menyediakan laporan dan analisis data yang membantu supervisor memahami performa tim, sales funnel, sampai peluang dan potensi penjualan.

4. Meningkatkan Customer Experience

Dengan riwayat interaksi yang tersimpan rapi, tim sales bisa memberikan pendekatan customer experience baik saat membeli hingga menggunakan produk atau layanannya.

5. Efisiensi Proses dan Kemudahan Melakukan Sales Forecasting

Penggunaannya bisa membuat alur penjualan lebih efisien dan cepat.

Selain itu dengan mengacu pada analis data sebelumnya bisa menjadi tolok ukur untuk memprediksi penjualan, minat dan perilaku pelanggan, serta potensi bagus atau tidaknya kinerja tim di waktu yang akan datang.

Baca Juga: Apa itu Customer Experience? Contoh dan Strateginya

Tantangan Ketika Bisnis Anda Tidak Menggunakan Sales Tools dan CRM

Tantangan Ketika Bisnis Anda Tidak Menggunakan Sales Tools dan CRM

Perusahaan atau tim yang belum menggunakan sales tools dan CRM biasanya menghadapi beberapa masalah, terutama dalam hal efisiensi dan pengelolaan yang rapi.

Salah satunya adalah data pelanggan yang berantakan di banyak tempat, seperti spreadsheet, data tersimpan folder komputer masing-masing tim, atau di chat pribadi sales.

Masalah lainnya adalah follow up yang sering tidak berjalan secara berkala.

Akhirnya banyak peluang penjualan hilang begitu saja karena beberapa calon pelanggan lupa dan tidak mendapatkan reminder lagi.

Selain itu, supervisor kesusahan saat memantau performa tim sales secara langsung dan berkala.

Karena tidak ada sistem informasi terpusat untuk melakukan evaluasi kinerja dan sulit menentukan strategi perbaikan selanjutnya.

Baca Juga: 7 Aplikasi CRM untuk Tingkatkan Kinerja Customer Service

Kriteria Memilih Sales Tools dan CRM App yang Tepat

Tidak semua jenis tools cocok untuk setiap bisnis.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami kriteria pemilihannya ya, agar sesuai dengan kebutuhan.

Kriteria Pertama: Kemudahan Penggunaan

Tools yang pemakaiannya terlalu memusingkan malah membuat tim Anda susah menggunakan dan waktunya banyak terbuang.

Sedangkan di sisi lain, saat ini tren desain itu mengarah ke tampilan antarmuka lebih sederhana dan minimalis, ya untuk mengurangi cognitive load seperti itu.

Kriteria Kedua: Kesesuaian Fitur dengan Kebutuhan Bisnis

UMKM atau jenis bisnis Anda tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan perusahaan enterprise atau berskala besar lainnya.

Memilih tools dengan fitur berlebihan bisa membuat penggunaan yang overkill tanpa manfaat yang sesuai kebutuhan.

Kriteria Ketiga: Skalabilitas

Pemilihan sales tools itu harus mempertimbangkan skalabilitas.

Artinya bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan pertumbuhan bisnis, baik dari sisi jumlah pengguna atau kompleksitas bisnis proses di tim sales.

Kriteria keempat: Kemampuan Integrasi dengan Aplikasi Lain

Aplikasi sales dan CRM idealnya bisa terhubung dengan tools lain seperti email marketing, WhatsApp, aplikasi akuntansi, atau marketing automation.

Kriteria Kelima: Mempertimbangkan Harga dan Model Berlangganannya

Anda perlu memastikan kalau biaya yang dikeluarkan sebanding dengan manfaat yang diperoleh dan skalabilitas bisnis Anda.

Untuk itu mengecek beberapa harga layanan aplikasi tersebut mengurangi peluang menyesal di kemudian hari.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Aplikasi CRM untuk Bisnis Indonesia 2025

Jenis-jenis Sales Tools yang Perlu Dicoba

Jenis-jenis Sales Tools yang Perlu Dicoba

Aplikasi ini hadir dalam berbagai jenis dengan fungsi yang berbeda-beda juga. Berikut ini beberapa kategori yang perlu Anda pertimbangkan:

Sales Tools untuk Lead Generation

Lead generation tools membantu bisnis Anda menemukan calon pelanggan atau leads.

Tools ini biasanya digunakan untuk mengumpulkan data leads dari website, landing page, media sosial, atau dari database perusahaan.

Dengan lead generation ini, tim tidak perlu lagi melakukan pencarian leads secara manual.

Semua data langsung masuk ke sistem dan siap untuk di follow up.

Tools untuk Sales Communication

Sales communication membantu mengelola komunikasi dengan leads dan/atau pelanggan, baik melalui email, telepon, atau via chat WhatsApp.

Tools ini biasanya lengkap dengan fitur tracking, sehingga tim tahu apakah email sudah dibuka atau pesan sudah dibaca.

Komunikasi yang terorganisir membuat tim sales lebih konsisten dalam melakukan follow up dan mengurangi risiko miskomunikasi.

Tools untuk Sales Automation

Sales automation tools dirancang untuk mengotomatiskan proses penjualan yang sifatnya manual.

Contohnya adalah pengiriman email otomatis, pesan follow up, sampai penugasan atau deliver leads ke sales lain.

Tools automation ini memberikan kelebihan dalam hal proses sales menjadi lebih cepat dan mengurangi beban kesalahan (error).

Tools untuk Sales Analytics dan Reporting

Analytics tools membantu tim sales dan supervisor (misalnya Anda) memahami efektivitas penjualan.

Mulai dari jumlah leads, conversion rate, sampai closing rate termonitor dengan mudah.

Penggunaan data analitik ini untuk mengevaluasi strategi sales selama ini dan menentukan langkah perbaikan kedepannya jika masih belum baik.

Baca Juga: Tips dan Cara Menggunakan Aplikasi Analisis Data Bisnis

Contoh Penggunaan Sales Tools dan Aplikasi CRM

Contoh Penggunaan Sales Tools dan Aplikasi CRM

Ada beberapa contoh penggunaan tools tersebut, misalnya:

Untuk UMKM dan Startup

Sales tools untuk UMKM atau startup, aplikasi tersebut biasanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sederhana dan dasar.

Untuk segmen pasar ini lebih banyak berfokus pada manajemen kontak, sales pipeline yang lebih sederhana, dan fitur follow up dasar saja.

Kelebihannya berada pada kemudahan penggunaan dan waktu implementasi yang singkat, business process-nya masih terbilang sederhana dan pendek.

Penerapan di bidang ini cocok untuk bisnis yang baru mulai membangun sistem sales dan ingin meningkatkan pengelolaan data pelanggan lebih rapi.

Untuk Bisnis Menengah

Bisnis menengah biasanya memiliki tim sales yang lebih besar dari skala UMKM atau startup  dan proses penjualan jauh lebih kompleks.

Oleh sebab itu, aplikasi yang digunakan perlu memiliki fitur otomasi pesan atau follow up.

Selain itu ada dashboard reporting lebih advanced, dan manajemen tim yang baik (artinya supervisor bisa melihat langsung aktivitas tim).

Penggunaan aplikasi untuk skala bisnis ini bisa membantu sales manager memantau performa tim secara real time dan memastikan setiap leads bisa tertangani dengan baik.

Untuk Enterprise atau Bisnis Besar

Untuk perusahaan besar, sales tools sudah menjadi bagian dari ekosistem bisnis secara keseluruhan.

Aplikasi skala enterprise ini memiliki fitur dengan kustomisasi fitur, tingkat keamanan dan perlindungan data lebih ketat, dan punya kemampuan integrasi yang banyak dengan platform lain.

Sangat cocok untuk bisnis dengan volume penjualan besar dan proses sales yang jauh lebih kompleks.

Baca Juga: Enterprise Adalah: Ini Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Tren Sales Tools dan CRM di Tahun Ini

Perkembangan teknologi membuat sales tools dan CRM juga ikutan berubah. Salah satu tren terbesar adalah integrasi dengan artificial intelligence (AI).

AI digunakan untuk memprediksi peluang closing, merekomendasikan langkah-langkah terbaik saat menghadapi pelanggan, sampai analisis perilaku pelanggan/calon pelanggan (leads).

Tren lainnya adalah sales tools dan CRM berbasis cloud (SaaS) dan mobile

Sehingga tim sales bisa mengakses data kapan saja dan di mana saja, terutama untuk tim sales lapangan.

Selain itu, mempersonalisasi kebutuhannya di setiap touchpoint customer journey punya dampak besar saat ini.

Sales tools dan CRM membantu bisnis memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam dan memberikan pendekatan yang relevan di setiap tahap funnel.

Baca Juga: Tren Digital Marketing yang Perlu Diketahui Business Owner

Kesalahan Saat Menggunakan Sales Tools dan CRM

Kesalahan Saat Menggunakan Sales Tools dan CRM

Penggunaan sales tools dan CRM juga sering menemui hambatan dan beberapa kesalahan.

Misalnya menggunakan terlalu banyak tools tanpa integrasi yang jelas dan akhirnya justru malah membingungkan dan overwhelmed.

Kesalahan lainnya adalah kurangnya pelatihan/training untuk tim sales.

Jadi meskipun tools secanggih apapun tidak akan berfungsi apa-apa tanpa penguasaan cara penggunaan tools-nya.

Saat ini penggunaan data itu jadi sebuah kebutuhan. Sayangnya tidak semua bisnis (khususnya yang masih pemula) memanfaatkan penggunaan data yang baik dan benar.

Nah aplikasi seperti sales tools dan CRM bisa digunakan sebagai pengelolaan data-data sales dan pelanggan, sales pipeline, menyimpan kontak, menganalisis perilaku pelanggan melalui riwayat chat dan transaksi.

Baca Juga: Software CRM Sales: Keuntungan, Fitur, dan Rekomendasinya

Contoh dan Tips Memanfaatkan Penggunaan Sales Tools dan CRM di Bisnis Anda

Agar sales tools dan CRM benar-benar memberikan dampak pada penjualan Anda, ada beberapa tips yang bisa diterapkan:

Menentukan Tujuan Penggunaan Sales Tools dan CRM Secara Jelas

Tujuan penggunaan aplikasi bisa berbeda sesuai kebutuhan, apakah untuk meningkatkan closing rate, mempermudah proses follow up, atau meningkatkan retensi pelanggan.

Menyusun Sales Workflow atau Pipeline yang Rapi

Sebelum mengimplementasikan tools. sebaiknya aplikasi sales dan CRM yang digunakan bisa mendukung proses atau alur kerja yang sudah ada sebelumnya.

Sehingga saat mengintegrasikannya tidak membingungkan tim sales atau CS.

Melakukan Evaluasi Secara Berkelanjutan

Anda bisa menggunakan data dari CRM dan sales tool untuk menilai performa penjualan dan sesegera mungkin melakukan perbaikan dan penyusunan ulang strategi jika diperlukan.

Sedangkan untuk contoh studi kasusnya misalnya:

Banyak bisnis atau perusahaan yang berhasil meningkatkan penjualan setelah menggunakan aplikasi sales dan CRM.

Salah satu contohnya misalnya bisnis B2B yang sebelumnya hanya mengandalkan spreadsheet saja.

Penggunaan spreadsheet dalam tahap tertentu itu memang menguntungkan, tapi bisa merasakan kewalahan ketika data-datanya sudah banyak dan mulai berantakan.

Nah penggunaan tools itu bisa meningkatkan conversion rate karena follow up lebih rapi dan terjadwal, serta memudahkan dalam analisis data dan bisa export data ke format spreadsheet.

CRM ID

Baca Juga: Aplikasi CRM Real Estate: 8 Rekomendasi Terbaiknya

Kesimpulan

Demikian artikel penjelasan terkait sales tools dan CRM app yang perlu Anda gunakan di tahun ini.

Dengan tools tersebut, Anda bisa mengelola leads dengan lebih rapi, meningkatkan produktivitas tim sales, dan memberikan customer experience yang lebih baik.

Untuk itu Anda perlu mencoba dan mengevaluasi penggunaan sales tools serta CRM app yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda di tahun ini.

Misalnya dengan menggunakan sales tools dan aplikasi CRM seperti CRM.id.

CRM.id bisa mengelola follow up penjualan, daftar kontak baru, segmentasi kontak, riwayat chat, transfer agen tanpa kehilangan percakapan, dan lain sebagainya.

Untuk itu segera lakukan demo aplikasi bersama tim kami di tautan berikut.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

16 + 7 =