Promosi Produk Digital: Contoh Kata-kata, Cara dan Strategi

Promosi Produk Digital Contoh Kata-kata, Cara dan Strategi

Promosi produk digital dari tahun ke tahun semakin populer, hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang berkembang pesat.

Contoh produk digital itu seperti aplikasi/software, ebook, online course, membership, dan sebagainya.

Ada sejumlah alasan orang-orang sekarang lebih banyak beralih membuat dan mempromosikan produk digital.

Misalnya karena lebih fleksibel, tingkat skalabilitasnya mudah, mengurangi biaya operasional, dan bisa dijual tanpa batasan wilayah.

Namun, ketika mempromosikan produk digital itu tidak akan berjalan mulus, pasti akan mengalami tantangan

Contoh, bagaimana menyiapkan kata-katanya? cara dan strategi supaya promosi produk digital berhasil atau market fit?

Untuk itu di artikel CRM.ID ini kita akan membahas promosi produk digital, mulai dari contoh kata-kata promosi.

Terus kita akan membahas juga cara dan strategi yang bisa Anda terapkan agar product-market fit.

Beberapa penjelasan beberapa konsep dasar terkait promosi produk digital.

Jadi artikel ini cocok untuk Anda seorang business owner, digital content creator, digital marketer, dan product marketer.

Hingga calon pengusaha pemula yang ingin merintis penjualan di produk digital.

Contoh Kata-kata Promosi Produk Digital

Contoh Kata-kata Promosi Produk Digital

Saat mempromosikan produk digital juga harus memperhatikan aspek merangkai kata-kata, atau kita sebut dengan copywriting.

Menggunakan copywriting yang bagus mempercepat deliver pesan dan mempengaruhi tindakannya untuk membeli atau tertarik mencoba. 

Berikut ini beberapa contoh yang bisa Anda terapkan:

Contoh 1 (Mengedukasi dan Mempertanyakan dari Suatu Problem):

Banyak pebisnis online sudah rajin banget melakukan promosi, tapi kenapa tidak berdampak pada penjualannya?

Masalahnya itu bukan di produknya bagus atau tidak, melainkan sudahkah menggunakan strategi yang tepat?

Promosi Produk Digital 2 (Storytelling):

Dulu saya sering menggunakan iklan dengan budget tinggi. Tapi saya juga bingung kenapa iklan yang di-running itu closing nya minim?

Sampai akhirnya saya menemukan pola dan temuan sederhana yang mengubah cara pandang saya mempromosikan produk digital.

Contoh 3 (Value-based Product):

Produk digital bukan soal fitur-fitur yang ditawarkan, tapi bagaimana fitur tersebut membantu Anda mencapai hasil lebih cepat, lebih efisien, dan punya values yang jelas.

Jika dari contoh 1 sampai 3 lebih banyak menggunakan promosi soft selling, maka untuk nomor 4-6 lebih bernuansa hard selling.

Jenis hard selling ini cocok digunakan ketika akan launching produk, promo waktu tertentu, atau diskon.

Contoh 4:

Ebook “Membangun Bisnis Digital Dari Nol dengan Modal HP Doang” akan segera launching.

Khusus hari ini dan sembilan PO (pre-order) pertama, akan mendapatkan potongan 40% + bonus template closingan.

No. 5:

Pendaftaran bootcamp ditutup 48 jam lagi. Ayo jangan lewatkan kesempatan ini ningkatin skill digital marketing Anda.

Anda bisa memperoleh insight menarik dari praktisi yang sudah puluhan tahun di industri digital marketing.

Contoh 6:

Membangun sistem penjualan berbasis digital itu ada manfaat dan tantangannya. Tapi dengan aplikasi [ABC] Anda bisa mengatasinya.

Anda bisa klik sekarang dan coba mulai bangun sistem penjualan digital Anda sekarang juga dan nikmati semua kemudahan, aksesibilitas, dan fleksibilitasnya.

Selain 6 contoh kata-kata promosi sebelumnya, Anda bisa menggunakan kata-kata berdasarkan jenis produk digital yang ditawarkan.

Promosi Ebook

Ebook ini dirancang untuk membantu Anda memahami cara-cara praktis membangun bisnis digital dari nol, tidak perlu banyak teori, secukupnya saja.

Online Course

Berlaku sampai hari ini saja! Dibuka pendaftaran online course cara menjadi customer service yang baik dan fast response. Yuk segera daftarkan dirimu dan ikuti cara sistematisnya yang bisa langsung kamu praktikkan.

Promosi Software / Aplikasi

Sederhanakan proses kerja sales dan customer service Anda dengan satu tools CRM.ID. CRM.ID dirancang khusus untuk pengelolaan data dan komunikasi pelanggan via WA dengan banyak agent/users.

Khusus Promosi Membership

Promosi atau penawaran membership itu berupa memberikan value pada pelanggan dengan bergabung ke komunitas eksklusif.

Di dalamnya bisa membuat mereka berdiskusi, mendapatkan materi webinar gratis, ikut kegiatan meeting.

Terus juga akses materi lebih cepat, dan lainnya yang membantu mereka berkembang setiap bulan.

Contoh:

Bergabung dengan komunitas digital+ untuk mendapatkan sejumlah akses eksklusif seperti akses ke webinar gratis, materi pos dan artikel, acara komunitas, diskusi dengan expert tiap minggu, hanya dengan Rp 149.000 saja.

Baca Juga: 100 Kumpulan Kata-Kata Promosi untuk Tingkatkan Penjualan

Cara Promosi Produk Digital (Menggunakan Channel Marketing)

crm banner 2

1. Promosi Melalui Media Sosial

Media sosial adalah channel untuk promosi produk digital karena bisa melakukan edukasi dan hiburan, sekaligus interaksi langsung.

Konten yang seimbang biasanya terdiri dari:

  • Konten edukasi dan tips, tutorial, atau insight tertentu
  • Konten personal atau storytelling
  • Testimoni dan hasil pengguna
  • Penawaran produk secara bertahap
  • Teaser produk (ketika akan launching)
  • Live session dan QnA

Platform seperti Instagram, TikTok, dan LinkedIn cocok untuk mempromosikan produk digital dengan lebih santai atau formal, informatif berbasis foto, video, dokumen, atau tulisan, serta mengedukasi.

2. Promosi Menggunakan Website dan Landing Page

Website atau landing page berfungsi untuk menyediakan informasi detail terkait produk digital dan bisa mengoptimalkan rasio konversi.

Dari website atau landing page ini biasanya nanti calon pelanggan atau klien akan mengisi form, atau menghubungi via nomor WhatsApp atau live chat, jika sudah tertarik membeli.

Untuk bisa menarik audiens menjadi leads ada beberapa elemen-elemen penting yang harus diperhatikan di landing page:

  • Headline yang jelas dan menarik (relevan dengan masalah calon pelanggan)
  • Penjelasan masalah dan solusi dari produk digital tersebut
  • Manfaat utama produk yang bisa segera audiens rasakan begitu menggunakannya
  • Testimoni, review, dan social proof lainnya
  • Call to action yang jelas, apakah mengarah pada pengisian form pendaftaran/demo, menghubungi via WA, atau lainnya

3. Promosi Melalui Email dan WhatsApp Marketing

Email dan WhatsApp sangat efektif untuk membangun hubungan lebih personal dengan pelanggan.

Untuk itu, keduanya sangat cocok digunakan untuk proses leads generation dan nurturing, serta proses follow up.

Penggunaan yang tepat meliputi:

  • Edukasi bertahap sebelum penawaran, misalnya rutin mengirimkan email newsletter dan blast/broadcast pesan WhatsApp.
  • Pesan yang dikirimkan harus menjawab dan relevan pada masalah target audiens, to the point, dan dan tidak berlebihan (bertele-tele).
  • Perlu melakukan follow up untuk calon pembeli yang belum checkout secara berkala.
  • Agar memudahkan dalam penargetan pesan, maka perlu menggunakan database yang sudah terkelola dengan baik.
  • Karena untuk menyasar dengan karakteristik kontak yang berbeda, jadi perlu melakukan personalisasi atau penyesuaian pesan.
  • Menjaga konsistensi dan frekuensi pengiriman pesan broadcast
  • Bisa menggunakan automation atau chatbot jika skala bisnisnya sudah besar dengan melayani ratusan hingga ribuan pelanggan perharinya.

Baca Juga: Strategi WhatsApp Marketing yang Jitu Meningkatkan Leads

Strategi Promosi Produk Digital yang Terbukti Berhasil

Ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan untuk promosi produk digital, misalkan seperti content marketing, search engine optimization (SEO), social media marketing, email marketing, WhatsApp marketing, hingga video marketing.

Namun ada beberapa strategi lainnya, seperti:

1. Funnel Marketing

Yaitu membangun flow yang mengikuti marketing funnel dan customer journey mapping, seperti awareness > edukasi pasar dan audiens (membangun ketertarikan) > penawaran produk > closing.

2. Lead Magnet

Lead magnet itu bertujuan untuk menarik leads lebih banyak lagi untuk mencoba atau demo produk digital.

Ada beberapa cara untuk membuat lead magnet, yaitu dengan memberikan free ebook, mini course, template, atau free trial.

3. Program Affiliate dan Referral

Untuk memperluas jangkauan dengan tidak atau menggunakan influencer, bisa coba dengan menggunakan program affiliate dan referral.

Nantinya mereka akan terlibat memasarkan produk Anda, setiap penjualan tertentu mendapatkan komisi dan rekomendasi dari hasil pelanggan yang telah mencoba.

4. Berkolaborasi dengan Influencer dan KOL (Key Opinion Leader)

Selain program affiliate, Anda bisa juga memanfaatkan jaringan influencer dan KOL untuk diajak bekerja sama.

Tujuannya untuk memperluas jangkauan sesuai niche audience influencer tersebut. Kerja sama ini bisa juga berlaku untuk komunitas atau brand lain.

5. Retargeting Ads (Penargetan Ulang Iklan)

Menarget ulang audiens tidak ada lain lagi kalau bukan untuk mempersuasi calon pelanggan yang sudah tertarik tapi masih belum keinginan membeli.

Ada beberapa faktor yang membuat mereka sudah tertarik tapi belum ingin membeli, seperti belum ada dana/budget, belum masuk kebutuhan prioritas tinggi, masih perlu review brand lebih lanjut.

Nah dengan adanya retargeting ads ini bisa memicu mereka segera membelinya.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Online: Manfaat dan Cara Menyusunnya

Nah setelah kita membahas contoh kata-kata promosi produk digital, cara, dan strateginya, kita akan bahas beberapa supporting material sebagai penunjang section utama.

Apa Itu Promosi Produk Digital?

Apa Itu Promosi Produk Digital

Promosi produk digital adalah aktivitas pemasaran yang bertujuan untuk memperkenalkan, meyakinkan audiens dan menjual produk-produk digital.

Karena sifatnya yang tidak bisa dilihat atau disentuh secara langsung, maka penyesuaian pesan promosi produk adalah membangun dan membina kepercayaan antara penjual dan calon pembeli.

Sementara itu beberapa contoh produk digital, seperti:

  • Ebook
  • Online course atau video course
  • Software, aplikasi, dan beberapa tools digital lainnya
  • Template (desain, spreadsheet, atau dokumen)
  • Membership dan produk berbasis langganan
  • Webinar dan workshop online

Berbeda dengan produk fisik, promosi produk digital harus lebih menekankan manfaat, value, kepercayaan, dan solusi yang ditawarkan, bukan sekadar spesifikasi produk.

Baca Juga: Konten Digital: Ini Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Tujuan Promosi Produk Digital

Promosi produk digital bukan hanya berfokus pada jualan saja. melainkan ada beberapa fungsi lainnya, seperti:

1. Meningkatkan Brand Awareness

Calon pelanggan harus sadar atau mengetahui terlebih dulu bahwa produk Anda ada di pasaran dan relevan dengan permasalahan atau keluhan mereka.

2. Membangun Kepercayaan (Trust Building)

Karena sifatnya yang tidak bisa dipegang langsung, maka modal mempromosikan produk digital harus menggunakan faktor membangun trust dan menyediakan value dari fitur-fiturnya sebelum adanya transaksi pembelian.

3. Mengedukasi Pasar dan Audiens

Selain untuk berjualan, produk digital memiliki nilai tambah jika memberikan edukasi seperti cara penggunaan, manfaat penggunaan fitur, contoh kasus penggunaannya di konteks bisnis yang berbeda, dan lain sebagainya.

Caranya Anda bisa membangunnya melalui content marketing seperti artikel blog, tutorial penggunaan, knowledge base, FAQ, melalui email newsletter, atau melalui media sosial.

4. Mengubah Dari Leads Menuju Conversion

Apapun strategi yang diterapkan, tujuan akhir dari promosi produk digital tentunya adalah adanya orang yang membeli, memakai, dan berlangganan produk Anda, bukan?

Konversi bahasa lainnya adalah ketika menghasilkan closingan dan revenue dari calon pelanggan dan berpeluang mengubah menjadi loyal customer.

5. Menciptakan Repeat Order atau Mengubah Menjadi Pelanggan Loyal

Promosi produk digital yang baik membuka peluang pada peningkatan upselling (menawarkan kesan eksklusif pada produk digital).

Selain itu cross-selling (menawarkan produk sejenis atau produk terkait), dan pembelian berulang (repeat order) seperti memperpanjang langganan.

Baca Juga: 10 Cara Mempromosikan Produk Anda di Tahun 2025

Karakteristik Promosi Produk Digital Itu Seperti Apa?

Karakteristik Promosi Produk Digital Itu Seperti Apa?

Promosi produk digital memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan produk yang berbasis fisik.

Karakteristik promosi produk digital yang tepat sasaran itu mencakup:

  • Mampu menjelaskan masalah audiens dengan jelas dan memberikan value, bukan hanya sekedar fitur
  • Promosi produk digital harus diimbangi dengan penawaran solusi yang relevan dengan konten edukasi.
  • Adanya dukungan social proof seperti testimoni, review, atau studi kasus
  • Memiliki call to action yang yang jelas dan mudah dipahami. Sehingga users tahu langkah selanjutnya seharusnya melakukan apa saja, seperti: beli, daftar, download, atau konsultasi.

Baca Juga: 10 Contoh Media Promosi dan Fungsinya

Kesalahan Saat Mempromosikan Produk Digital

Beberapa kesalahan yang sering terjadi di lapangan:

  • Terlalu fokus ke jualan-jualan dan penawaran dari awal, daripada berfokus memberikan value dan manfaat pada audiens.
  • Tidak memahami target market dan customer journey-nya
  • Copywriting promosi kurang “nendang” dan masih terlalu general
  • Tidak membangun trust sejak awal. Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, jika basis dari promosi produk digital itu adalah membangun kepercayaan.
  • Tidak ada CTA (call to action) yang jelas mengarah ke target tertentu, misalnya apakah pengisian formulir (form) pendaftaran, email, atau WA.

Tips Meningkatkan Konversi Promosi Produk Digital

  1. Menggunakan headline yang spesifik, jelas, memancing atensi, dan relevan dengan kebutuhan audiens
  2. Memberikan social proof dan studi kasus keberhasilan implementasi dan pengguna yang masalahnya terbantu ketika menggunakan produk digital Anda.
  3. Menyederhanakan alur/proses pembelian, misalnya dari cek website/landing page bisa langsung mengarahkan ke WhatsApp atau tata letak form pendaftaran lebih simple
  4. Untuk memberikan alternatif pilihan, Anda bisa melakukan A/B testing
  5. Menggunakan follow up secara berkala dan konsisten

Contoh Ilustrasi Promosi Produk Digital

Sebuah perusahaan SaaS (software as a service) bisa meningkatkan penjualan hingga 3x lipat dengan:

  • Menggunakan konten artikel blog, yang mengedukasi gratis terkait produk, tips penggunaan, dan insight di industri yang berkaitan dengan produk
  • Menggunakan media sosial dengan postingan Feed, Reels, Carousels, Stories untuk berbagi konten-konten informasi, hiburan, dan membangun interaksi melalui komentar, posting ulang stories, dan membalas DM.
  • Menggunakan webinar dan template/free ebook untuk menarik prospek (lead magnet)
  • Menggunakan SEO untuk meningkatkan konten blog, landing page, dan website di posisi atas SERP.
  • Bekerja sama dengan influencer, program referral, affiliate, dan komunitas untuk menjangkau lebih banyak awareness dan interaksi.
  • Menggunakan email dan pesan broadcast di WA untuk pengiriman follow up
  • Menggunakan penawaran terbatas dengan bonus tertentu dan diberi jangka waktu (misalnya hanya berlaku dalam waktu 48 jam).
CRM ID

Baca Juga: 10 Cara Mempromosikan Produk Anda di Tahun 2025

Kesimpulan

Demikian penjelasan tentang contoh kata-kata, cara, dan strategi promosi produk digital.

Dari penjelasan sebelumnya kita bisa melihat bahwa promosi produk digital itu bukan hanya menjual produk (produk kami bagus dengan fitur ini dan itu).

Tapi juga bagaimana cara membangun kepercayaan, memberikan value, dan mengarahkan audiens untuk lebih mudah konversi.

Dengan contoh kata-kata, cara, dan strategi yang tepat itu + penjelasan pendukungnya, Anda bisa meningkatkan peluang produk digital Anda laku dan berkembang secara bertahap.

Nah untuk bisa seperti itu tentu juga butuh aplikasi seperti WhatsApp sebagai salah satu corong akhir di konversi.

Tapi WhatsApp Business biasa tidak mendukung penggunaan banyak admin, kan itu sangat repot ketika Anda sudah mulai membina hubungan dengan banyak pelanggan, bukan?

Tidak mungkin kan hanya satu orang men-handle secara keseluruhan. Nah disitulah Anda perlu mengintegrasikan WhatsApp dengan aplikasi CRM, melalui API dari WhatsApp.

CRM.ID sebagai penyedia WhatsApp Business API Integrator mempermudah Anda mempromosikan produk digital ke calon atau pelanggan, melalui manajemen chat, multi agent, pengelolaan follow up, broadcast message.

Jadi tunggu apalagi? Yuk segera lakukan demo aplikasi bersama tim kami di tautan berikut.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

nineteen − 17 =