25 Contoh Template Percakapan Customer Service dengan Pelanggan

25 Contoh Template Percakapan Customer Service dengan Pelanggan

Ada beberapa contoh percakapan customer service dengan pelanggan yang bisa digunakan oleh admin CS baru untuk bahan referensi.

Business owner juga sering membutuhkan hal yang sama saat ingin merapikan cara timnya membalas chat WhatsApp.

Beberapa riset menilai kalau 90% customer menilai balasan cepat itu penting atau sangat penting, dan 60% mengartikan cepat yaitu kurang dari 10 menit.

Kalau tim Anda masih bingung harus membalas apa saat customer bertanya terkait harga, komplain barang rusak, atau minta refund, artikel CRM.ID ini bisa jadi cheat sheet langsung pakai.

25 template percakapan/chat berikut ini mulai dari sapaan pertama, saat menghubungi kontak, saat komplain, sampai follow up pelanggan lama, gaya bahasa, sampai beberapa aturan-aturan yang perlu Anda perhatikan.

Kenapa Template Percakapan Customer Service Penting untuk Bisnis Anda?

crm banner 1

Template membantu tim menjaga kualitas jawaban yang isinya tetap seragam meskipun yang membalas orang berbeda meskipun chat masuk bersamaan dari banyak pelanggan.

WhatsApp jadi channel CS paling dominan di Indonesia. CRM.ID merangkum data Statista yang mencatat lebih dari 112 juta pengguna WhatsApp aktif di Indonesia.

Rata-rata open rate pesan WhatsApp bisnis mencapai 98%, jauh di atas email yang hanya sekitar 20%, meskipun ada beberapa kajian juga open rate WA tidak sampai 90%.

Data internal Meta juga menunjukkan 71% masyarakat Indonesia mengirim pesan ke akun bisnis setiap hari, dan 83% responden merasa layanan jadi lebih cepat serta efisien ketika agen AI atau template otomatis membantu mereka.

Angka-angka ini menunjukkan kalau pelanggan Anda sudah menggunakan WhatsApp, dan mereka menilai kecepatan serta konsistensi jawaban sebagai bagian dari kualitas layanan itu sendiri.

Baca Juga: Pengelolaan Komunikasi Pelanggan: Contoh, Aplikasi, Caranya

Aturan yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Pakai Template WhatsApp

Ada satu aturan teknis dari Meta, yakni WhatsApp Business API mengenal istilah customer service window, yaitu jendela waktu 24 jam sejak pelanggan mengirim pesan terakhir.

Selama jendela ini terbuka, bisnis boleh membalas bebas dengan teks apa pun.

Begitu 24 jam berlalu tanpa balasan baru dari pelanggan, nomor bisnis Anda wajib menggunakan template resmi hasil persetujuan Meta sebelum bisa melanjutkan chat secara bebas lagi, sesuai pembahasan di Conversation Types.

Aturan ini berlaku untuk sebuah bisnis yang menggunakan WhatsApp Business API atau sudah terintegrasi CRM, bukan untuk WhatsApp Business App biasa yang Anda operasikan manual dari HP.

Aturan yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Pakai Template WhatsApp

Kalau tim Anda pakai WhatsApp Business API, siapkan template follow up terpisah dari template balasan cepat harian (quick reply), karena dua-duanya punya aturan pengiriman yang berbeda.

Detail fitur quick reply dan cara kerjanya bisa Anda cek langsung di Pusat Bantuan WhatsApp, yang juga sering dibahas pada Blog CRM.ID.

Baca Juga: 10 Contoh Template Broadcast Whatsapp Untuk Bisnis Anda

25 Contoh Template Percakapan Customer Service dengan Pelanggan

Template berikut ini bisa langsung Anda pakai atau sesuaikan dengan nama produk dan gaya bahasa brand Anda. Isi bagian dalam kurung siku sesuai kebutuhan.

Template/Contoh Percakapan Customer Service dengan Pelanggan Saat Menerima Pelanggan Baru di WhatsApp

1. Sapaan pembuka secara general: “Halo Kak, terima kasih sudah menghubungi [Nama Toko]. Ada yang bisa kami bantu hari ini?”

2. Menyapa dengan nama pelanggan: “Halo Kak Rania, senang bisa membantu. Boleh cerita dulu kebutuhannya seperti apa, biar kami arahkan ke solusi yang paling pas?”

3. Sapaan saat pelanggan klik iklan atau katalog: “Halo kak, terima kasih sudah tertarik dengan [nama produk]. Mau kami kirimkan detail lengkap termasuk harga dan cara pesannya?”

4. Sapaan untuk pelanggan lama yang kembali menghubungi CS: “Halo Kak Rian, senang lihat Kakak balik lagi. Ada pesanan baru atau ada hal lain yang bisa kami bantu?”

Contoh Percakapan Customer Service dengan Pelanggan Saat Menjawab Pertanyaan Produk dan Harga

5. Menjelaskan product knowledge: “[Nama produk] cocok untuk [kegunaan utama]. Bahan dan spesifikasinya [sebutkan singkat]. Kakak mau tahu soal ukuran, warna, atau stok dulu?”

Contoh Template Percakapan Customer Service dengan Pelanggan

6. Menjawab pertanyaan terkait harga: “Untuk [nama produk], harganya Rp [harga] per [satuan]. Kalau beli lebih dari [jumlah], ada harga khusus juga. Mau saya bantu hitungkan?”

7. Menjawab keberatan harga: “Kami paham harganya terasa berbeda dari kompetitor. Yang membuat produk kami tahan lebih lama adalah [alasan spesifik]. Boleh saya kirim testimoni pelanggan yang sudah pakai?”

8. Menawarkan alternatif produk sesuai budget: “Kalau budgetnya di kisaran itu, kami punya [nama produk alternatif] yang fungsinya mirip dengan harga lebih ringan. Mau saya kirim fotonya?”

Template Konfirmasi Pesanan dan Pembayaran

9. Konfirmasi pesanan masuk: “Pesanan Kak Sari untuk [nama produk] sudah kami terima. Total tagihannya Rp [jumlah]. Boleh kirim alamat lengkap dan metode pembayaran yang Kakak mau?”

10. Konfirmasi pembayaran masuk: “Pembayaran Kakak sudah kami terima, terima kasih. Pesanan langsung kami proses dan estimasi kirim [tanggal]”.

11. Mengingatkan pembayaran belum masuk: “Halo Kak, kami cek pesanannya masih menunggu pembayaran. Kalau ada kendala transfer, kabari kami ya, siapa tahu kami bisa bantu carikan solusinya.”

Template Menangani Komplain Pelanggan

12. Merespon komplain barang rusak: “Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Kak. Boleh kirim foto produknya dan nomor pesanan? Kami langsung proses penggantian atau refund sesuai pilihan Kakak.”

Pelanggan: “Ini baru sampai tapi sudah retak, kecewa banget.”

Customer service: “Kami mengerti kekecewaannya, kak, dan minta maaf untuk pengalaman ini. Kami akan kirim unit pengganti hari ini juga tanpa biaya tambahan.”

13. Merespon komplain layanan lambat: “Terima kasih sudah sabar menunggu, Kak. Kami akui responnya kali ini kurang cepat dan kami evaluasi supaya tidak terulang. Sekarang, ada yang bisa kami bantu selesaikan dulu?”

14. Menenangkan pelanggan yang emosi: “Saya dengar kekesalannya, Kak, dan itu wajar. Izinkan saya bantu cari jalan keluarnya sekarang. Boleh ceritakan detail masalahnya dari awal?”

Contoh Percakapan Customer Service dengan Pelanggan Terkait Update Pengiriman dan Keterlambatan

Contoh Percakapan Customer Service dengan Pelanggan Terkait Update Pengiriman dan Keterlambatan

15. Update status pengiriman rutin: “Update untuk pesanan Kak [Nama], paketnya sudah di perjalanan dan estimasi sampai [tanggal]. Nomor resinya [nomor], Kakak bisa pakai untuk lacak sendiri juga.”

16. Menjelaskan keterlambatan pengiriman: “Mohon maaf, kak, pesanan mengalami keterlambatan karena [alasan singkat]. Kami sedang koordinasi dengan kurir dan update terbaru akan kami kirim dalam 24 jam.”

17. Menawarkan kompensasi atas keterlambatan: “Sebagai permintaan maaf atas keterlambatannya, kami berikan voucher Rp [jumlah] untuk pembelian berikutnya. Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Kak.”

Contoh Template Percakapan Customer Service dengan Pelanggan Terkait Refund dan Pembatalan

18. Memproses permintaan refund: “Baik Kak, refund untuk pesanan [nomor] akan kami proses dalam 1×24 jam ke rekening yang sama dengan pembayaran awal. Nanti kami kabari kalau dana sudah kami kirim.”

19. Menangani permintaan pembatalan pesanan: “Pesanan bisa kami batalkan karena belum masuk proses pengiriman. Mau kami proses refund penuh, atau kami alihkan ke produk lain, Kak?”

Contoh Template Follow Up dan Re-engagement Pelanggan

20. Follow up setelah penawaran belum ada jawaban dari CS: “Halo Kak, mau nanya kabar soal penawaran [nama produk] kemarin. Ada pertanyaan yang belum terjawab, atau ada yang bisa kami bantu jelaskan lagi?”

21. Menghubungi pelanggan lama untuk repeat order: “Halo Kak Intan, sudah lama tidak order lagi. Stok [nama produk] favorit Kakak sedang ready, mau kami siapkan lagi?”

Template Chat Auto Reply di Luar Jam Kerja

Template Chat Auto Reply di Luar Jam Kerja

22. Pesan otomatis di luar jam operasional kantor/bisnis: “Terima kasih sudah menghubungi [Nama Toko]. Tim kami aktif setiap [jam operasional]. Pesan Kakak sudah kami catat dan akan kami balas segera saat jam kerja mulai.”

23. Pesan otomatis saat jumlah chat sedang tinggi: “Halo Kak, saat ini antrian chat kami sedang cukup padat. Mohon tunggu sebentar, tim kami akan membalas sesegera mungkin sesuai urutan masuk.”

Contoh Template Percakapan Customer Service dengan Pelanggan Terkait Penutup Chat dan Ucapan Terima Kasih

24. Menutup percakapan setelah masalah terselesaikan: “Senang bisa bantu selesaikan ini, Kak. Kalau ada pertanyaan lain nanti, jangan ragu chat kami lagi ya. Terima kasih sudah menghubungi [Nama Toko].”

25. Meminta review atau testimoni: “Terima kasih sudah belanja di [Nama Toko], Kak. Kalau berkenan, boleh minta waktu sebentar untuk kasih ulasan singkat? Sangat membantu kami berkembang.”

Baca Juga: 20 Contoh Dialog Komplain Pelanggan Simple dan Praktis

Cara Personalisasi Template Lewat WhatsApp CRM

Contoh template tersebut berguna sebagai framework, tapi kelemahannya sama untuk semua bisnis yaitu kalau menggunakannya tanpa menggunakan data pelanggan, jawabannya terasa kaku.

Maka di bagian ini WhatsApp CRM berperan, sistem ini menyimpan riwayat chat, nama, dan history pembelian setiap pelanggan dalam satu dashboard.

Sehingga template bisa terisi otomatis dengan nama dan konteks pesanan tanpa admin harus mengetik ulang setiap kali.

Chat dari banyak agen juga tergabung dalam satu nomor bisnis yang sama, jadi tidak ada lagi pelanggan yang harus mengulang cerita masalahnya ke admin yang berbeda.

Kombinasi template siap pakai dan data pelanggan yang otomatis muncul inilah yang membuat balasan terasa personal, meski admin mengirimnya dalam hitungan detik.

Baca Juga: Personalisasi Konten: Pengertian, Manfaat, dan Caranya

Kekeliruan yang Membuat Template Terasa Kaku di Mata Pelanggan

Beberapa kebiasaan berikut sering muncul dan justru membuat customer merasa terabaikan, walaupun niatnya baik untuk mempercepat respon.

Mengirim template tanpa menyesuaikan nama atau konteks pesanan membuat pelanggan hanya akan membuat jadi sebatas nomor antrian.

Membalas komplain dengan template standar tanpa membaca detail masalahnya juga berisiko memperparah kekecewaan, karena customer merasa tim customer service tidak benar-benar memperhatikan keluhannya.

Kebiasaan lain yang sebaiknya Anda hindari adalah mengabaikan brand voice, karena template yang terlalu formal untuk brand yang santai, atau sebaliknya, membuat komunikasi terasa tidak selaras.

Solusinya, Anda bisa melatih admin untuk menyesuaikan minimal satu elemen personal di setiap balasan, entah nama, detail pesanan, atau referensi chat sebelumnya.

Baca Juga: 10 Contoh Template Email Marketing dan Tips Menulisnya

Kesimpulan

Punya template saja belum cukup kalau chat pelanggan masih tersebar di banyak nomor, banyak admin, dan sulit Anda lacak.

Dengan Aplikasi WhatsApp CRM dari CRM.ID, semua percakapan, riwayat pelanggan, dan template quick reply bisa Anda kelola dalam satu dashboard, sehingga tim CS bisa membalas lebih cepat tanpa kehilangan sentuhan personal.

Anda bisa mencoba daftar gratis CRM.ID dulu untuk lihat langsung bagaimana template-template tersebut bekerja lebih efektif saat terhubung dengan data pelanggan asli.

Selain itu bisa menanyakan langsung bagaimana proses dan syarat-syaratnya saat sesi konsultasi dengan senior consultant CRM.ID, Anda bisa mendaftar melalui nomor WhatsApp ini.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

3 × 4 =