Event Marketing, Strategi untuk Brand Awareness Pelaku UKM

Event Marketing, Strategi untuk Brand Awareness Pelaku UKM

Event marketing adalah strategi promosi yang mempertemukan brand dengan calon pelanggan lewat acara, mulai dari bazar, pameran, workshop, sampai webinar.

Untuk pelaku UKM, event marketing efektif membangun brand awareness karena pengunjung mencoba produk, bertemu pemiliknya, lalu pulang dengan cerita yang mudah mereka ingat.

Penelitian pada UKM fashion di Bandung menemukan kalau event marketing berdampak positif terhadap brand awareness, selama acaranya tersusun matang dan meninggalkan pengalaman berkesan.

Masalahnya, banyak UKM berhenti di hari-H, kondisi stand ramai, foto bagus, lalu nomor pengunjung yang berantakan di buku tamu dan chat HP pribadi admin.

Untuk itu di artikel ini CRM.ID akan bahas jenis event untuk budget kecil, langkah menyusun strategi, cara memakai WhatsApp sebelum sampai sesudah acara, dan cara mengukur hasilnya. Anda juga akan mendapat kerangka follow-up 72 jam serta template gratis.

crm banner 2

CRM.ID adalah aplikasi CRM sekaligus penyedia WhatsApp API resmi dalam ekosistem Kledo, bersama software akuntansi Kledo dan aplikasi absensi Gajihub.

Alurnya jadinya seperti ini, dari sebuah event akan mendapatkan calon pelanggan/leads, lalu di aplikasi CRM seperti CRM.ID mengelola chat WhatsApp mereka, dan Kledo mencatat transaksinya.

Apa Itu Event Marketing dan Kenapa UKM Perlu Mencobanya?

Belch dan Belch memandang event marketing sebagai promosi yang utamanya memberi pengalaman langsung kepada audiens, sedangkan Kotler dan Keller menggambarkannya sebagai kegiatan ketika perusahaan mensponsori acara dan program tertentu sebagaimana yang dijelaskan pada bab teori skripsi IAIN Kediri.

Dari kedua pandangan itu, Anda bisa menarik 3 ciri yaitu audiens berinteraksi dengan brand secara langsung, interaksi berjalan dua arah, dan brand berkesempatan mengumpulkan data kontak.

Tujuan dari event marketing ini adalah menanamkan nama brand di benak target pasar. Manfaat turunannya mencakup sampling produk, pengumpulan kontak, bahan konten media sosial, dan berjejaring dengan komunitas lain.

Survei Splash terhadap lebih dari 1.000 marketer di Amerika Serikat pada awal 2025 mencatat bahwa 72% responden menilai event sebagai channel marketing paling efektif.

Apa Itu Event Marketing dan Kenapa UKM Perlu Mencobanya

Kate Hammitt, Head of Marketing Splash, menyampaikan bahwa organisasi atau suatu bisnis yang membangun program event berdampak dan mengukurnya akan lebih kuat meningkatkan sales pipeline.

Survei itu menggambarkan perusahaan korporasi, jadi anggap datanya sebagai pijakan saja, bukan target UKM.

Kementerian UMKM mencatat 65,5 juta UMKM menyumbang 61,9% PDB, dan salah satu tantangannya adalah lemahnya jejaring pasar dan event menjawab tantangan itu langsung.

Baca Juga: Pengertian Marketing Campaign, Contoh & Cara Mengukur

Jenis Event Marketing yang Cocok untuk UKM dengan Budget Terbatas

Tabel berikut ini merangkum 4 format paling sesuai untuk kebutuhan UKM.

Jenis EventBiayaCocok untukHasil atau Impact
Bazar atau CFDRendah sampai sedangKuliner, fashionJangkauan lokal dan sampling
Workshop atau kelas kecilRendahKriya, kecantikan, jasaKedekatan dan lead berkualitas
Open house atau grand openingSedangBisnis berlokasi fisikKunjungan pertama
Webinar atau live onlineSangat rendahJasa dan B2BLead lintas kota

1. Bazar, Pameran, dan Car Free Day untuk Jangkauan Lokal

Bazar dan CFD menempatkan produk Anda di depan ratusan orang dalam sehari. Penelitian pengabdian masyarakat tentang UMKM TahuLogi di Kediri menemukan bahwa banyak UMKM belum memaksimalkan event seperti CFD.

Studi pada UMKM Cita Rasa di Pemalang melaporkan keikutsertaan di pameran dan expo membantu memperkenalkan produk, memperluas jaringan, dan membentuk citra positif.

2. Workshop, Kelas Kecil, dan Open House untuk Membangun Kedekatan

Kelas berisi 15 sampai 30 peserta menghasilkan lead yang lebih hangat daripada keramaian bazar.

Peserta menghabiskan satu sampai 2 jam bersama Anda, sehingga mereka mengenal Anda sebagai ahli.

3. Event Online dan Kolaborasi Komunitas

Webinar dan live menekan biaya venue hampir nol. Anda juga bisa menumpang event orang lain lewat sponsorship.

Kajian sponsorship marketing pada UMKM menyimpulkan kalau kombinasi sponsorship, media partner, dan konten digital meningkatkan brand awareness serta penjualan.

Baca Juga: Marketing Plan: Jenis, Cara Membuat, dan Contohnya

Cara Membuat Strategi Event Marketing untuk UKM

Cara Membuat Strategi Event Marketing untuk UKM

1. Tentukan Tujuan Brand Awareness yang Terukur

Tulis 3 angka sebelum memesan stand yaitu jumlah orang yang ingin Anda jangkau, jumlah nomor WhatsApp berizin yang ingin Anda kumpulkan, dan jumlah orang yang harus menyebut nama brand Anda seminggu kemudian.

Contohnya 300 pengunjung, 100 nomor berizin, dan 30 orang yang menyebut brand pada H+7. Untuk kerangka tujuan yang lebih lengkap, baca template brand marketing strategy dari CRM.ID.

2. Kenali Audiens, Lalu Pilih Format Event

Tanyakan di mana pelanggan ideal Anda biasa berkumpul. Apakah pasar akhir pekan, kampus, komunitas hobi, atau grup WhatsApp perumahan.

Peneliti Universitas Indonesia menyebut pelanggan menginginkan event yang inovatif dan terpadu, jadi samakan tema, visual, dan pesan dari poster undangan sampai balasan chat.

3. Susun Budget dengan Jatah Khusus Follow Up

Banyak UKM menghabiskan semua budgeting untuk stand, banner, dan hadiah.

Patokan dari CRM.ID yaitu sisihkan sekitar 15% untuk follow up, misalnya hadiah kecil bagi pengunjung yang membalas, biaya pesan template WhatsApp, dan jam kerja admin. Tapi Anda harus tetap menyesuaikan dengan margin produk Anda.

Baca Juga: Cara Termudah Menerapkan Strategi Konten Marketing

Event Marketing dengan WhatsApp (Pra-Event, Hari-H, dan Pasca Event)

Pra-Event >> Undang Pelanggan dan Mengumpulkan Izin Kontak

Anda bisa memulai dari database pelanggan yang sudah ada, misalnya pelanggan lama, pengikut Instagram, dan anggota grup.

Meta mewajibkan bisnis mendapat izin (opt-in) sebelum mengirim pesan, dan izin itu harus menyebut jelas nama bisnis serta keinginan penerima untuk menerima pesan.

Tambahkan kotak centang di formulir pendaftaran, misalnya saya bersedia menerima info acara dari Nama Brand lewat WhatsApp.

Kirim undangan 10 hari dan 2 hari sebelum acara. Pemula bisa membaca panduan broadcast WhatsApp CRM.ID dan artikel cara WA blast.

Hari-H >> QR Code yang Langsung Membuka Chat WhatsApp

Event Marketing dengan WhatsApp (Pra-Event, Hari-H, dan Pasca Event)

Pasang QR code besar di stand yang membuka chat WhatsApp dengan pesan terisi otomatis, misalnya Halo, saya dari Bazar Oktober dan mau tahu promo hari ini.

Pesan itu menjadi penanda sumber, sehingga Anda tahu lead mana datang dari event yang mana saja.

Pengunjung yang mengirim pesan duluan juga membuka jendela layanan 24 jam, saat Anda boleh membalas dengan pesan bebas.

Kalau tim Anda terdiri dari beberapa orang, pakai satu nomor dengan banyak agen. Bahan bacaan WhatsApp multi agent CRM.ID menjelaskan 3 cara resminya.

Beri label tiap chat dengan label “hot lead” untuk yang siap beli, “warm” untuk yang masih bertanya, “cold” untuk yang hanya mampir.

Pasca-Event >> Kerangka Follow-Up 72 Jam

Menurut rangkuman statistik yang mengutip survei Certain 2025, 94% marketer mengaku perusahaannya gagal mengubah lead event menjadi peluang bisnis atau konversi.

Karena itu, 3 jam pertama setelah acara sama berharganya dengan semua hari-H. Tabel berikut ini menjelaskan secara ringkas.

WaktuActionIsi Pesan
0 sampai 3 jam setelah acaraTerima kasih personalSapa dengan nama, kirim foto stand atau katalog
Setelah 24 jamNilai tambahTips atau panduan terkait produk
Setelah 72 jamPenawaran pesertaVoucher khusus pengunjung event
H+7Survei recallPertanyaan dengan brand apa yang Anda ingat dari event kemarin?

Selama masih dalam waktu 24 jam, Anda bebas membalas tanpa terkena biaya. Setelah itu, WhatsApp mewajibkan template pesan yang sudah mendapat persetujuan, dan sejak 1 Juli 2025 Meta menagih per pesan template.

Untuk lead dari iklan Click to WhatsApp, Meta memberi waktu pesan gratis selama 72 jam jika Anda membalas dalam 24 jam pertama. Kalau untuk pesan otomatis, lihat panduan WhatsApp notification API untuk UKM.

Baca Juga: Payday Sale: Tips Maksimalkan Penjualan di Hari Gajian

Apakah Event yang Ramai Akan Selalu Menambah Pelanggan?

Tidak selalu, karena ada beberapa alasan antara lain nomor yang tercatat di kertas mudah hilang kalau tidak segera ditindaklanjuti.

Selain itu admin membalas dari HP pribadi sehingga riwayat chat ikut pergi saat admin berganti dan tidak ada satu orang pun yang melakukan follow up.

Pelatihan CRM untuk UMKM di Universitas Mataram menyoroti kondisi serupa yaitu banyak pelaku usaha belum punya pencatatan pelanggan rapi, padahal menjaga pelanggan lama lebih hemat daripada mencari pelanggan baru, setidaknya 5x lebih hemat.

Nah aplikasi CRM mampu menutup celah itu, karena satu inbox bersama akan menyimpan riwayat chat, label menandai tingkat minat, dan tim Anda bisa memantau balasan tim.

Mariana Afianti, owner Batik Lurik, bisa mengawasi pelayanan CS homestay secara real time. Buat pemula bisa memulai dari pengertian CRM dan manfaatnya.

Baca Juga: 14 Contoh Strategi Pemasaran dan Penjelasan Lengkapnya

Contoh dan Studi Kasus Event Marketing UKM

Contoh dan Studi Kasus Pemasaran Acara UKM

Human’s Gift (Launching Katalog lewat New Drop Party)

Brand streetwear Human’s Gift dari Jambi menggelar New Drop Party untuk meluncurkan katalog terbaru pada Februari 2022.

Penelitian di Universitas Mercu Buana menemukan bahwa brand ini menerapkan lima tahapan manajemen event menurut Goldblatt, dan lewat event pertamanya tingkat awareness mencapai level brand recall di Kota Jambi.

Dari hasil penelitian ini bisa kita lihat kalau satu event dengan momen jelas seperti launching produk, lebih mudah melekat di ingatan daripada kehadiran rutin tanpa ada cerita atau keterikatan.

Kasus Stand Kopi di Bazar 2 Hari

Misalnya ada brand kopi lokal ikut bazar 2 hari dan menjangkau 600 pengunjung stand.

Sebanyak 150 orang memindai QR, 100 memberi izin kontak, 40 membalas pesan jam ke 24, dan 12 membeli lewat voucher jam ke 72.

100 kontak berizin itu tetap menjadi database untuk peluncuran produk berikutnya.

Baca Juga: Black Friday: Sejarah dan 17 Strategi Marketingnya

Cara Mengukur Keberhasilan Event Marketing

Untuk mengukur keberhasilan dari event marketing, Anda bisa menggunakan beberapa metrik berikut:

  • Jangkauan atau reach, yaitu jumlah pengunjung stand atau peserta
  • Chat masuk dari QR, jumlah pesan dengan kata kunci event
  • Opt-in rate, jumlah izin kontak per jumlah jangkauan
  • Skor recall, persentase penerima survei H+7 yang menyebut nama brand Anda tanpa petunjuk
  • Penjualan 30 hari, omset dari kontak asal event

Catat semuanya dalam satu tabel per event, lalu bandingkan antar event. Biaya per kontak yang sudah mendapat persetujuan, yaitu total biaya event per jumlah opt-in, memberi Anda satu data untuk memutuskan apakah format itu layak Anda ulang.

Cara Mengukur Keberhasilan Pemasaran Event

Baca Juga: Strategi Data Driven Marketing dan Cara Mengukurnya

Kesimpulan

Demikian penjelasan CRM.ID terkait event marketing yang ternyata memberikan pelaku UKM sesuatu yang sulit Anda dapat lewat iklan, yaitu pertemuan langsung dengan calon pelanggan dan membangun koneksi secara langsung juga.

Riset pada UKM fashion Bandung, kasus Human’s Gift di Jambi, UMKM Cita Rasa di Pemalang, dan kajian sponsorship pada UMKM merujuk ke arah yang sama.

Event yang tersusun matang berpotensi menaikkan peluang brand awareness dan membantu brand kecil lebih dikenal oleh beberapa target market.

Beberapa contoh event marketing yang bisa Anda lakukan adalah bazar, workshop, webinar, dan kolaborasi komunitas sudah cukup untuk membuktikan format mana yang cocok dengan produk dan budget Anda.

Jika Anda ingin menggunakan satu nomor WhatsApp bisa melayani pesan dengan banyak agen tanpa khawatir terblokir, coba pertimbangkan penggunaan aplikasi CRM WhatsApp API resmi dari CRM.ID.

Anda bisa daftar gratis melalui kontak WhatsApp berikut dengan 1 channel WhatsApp dan 50 ribu chat per bulan, lalu bisa upgrade ke paket Pro jika sudah membutuhkan 2 channel WhatsApp dan fitur tanpa batasnya.

Tim CRM.ID mendampingi onboarding dan training lewat chat tanpa biaya tambahan, dan Kledo siap mencatat transaksi dari setiap event yang berhasil.

Ainur Rohman

Tinggalkan Komentar

three + 3 =